Mahmud, Aulia Meylindah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Ice Breaking dalam Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik pada Pelaksanaan Layananan Bimbingan Konseling Mahmud, Aulia Meylindah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dikdasmen.v4i2.2403

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi munculnya berbagai perilaku peserta didik pada saat kegiatan layanan bimbingan konseling berlangsung. Perilaku tersebut berupa adanya perasaan acuh tak acuh saat pelaksanaan layanan bimbingan konseling yang diberikan, kurang semangat, selalu gelisah, rasa enggan, malas, lesu dan merasa tidak bergairah. Tujuan penelitian ini adalalah untuk mengetahui efektivitas pemberian ice breaking dalam meningkatkan keaktifan peserta didik sebelum pelaksanaan layanan bimbingan konseling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan lembar observasi. Hasil pengamatan keaktifan peserta didik saat tidak diberikan ice breaking sebelum pelaksanaan layanan Bimbingan konseling pada siklus I yaitu 70% dan pada siklus II dengan pemberian ice breaking sebelum pelaksanaan layananan bimbingan konseling menjadi meningkat menjadi 90%. Maka dari data diatas dapat disimpulkan bahwa pemberian ice breaking sangat efektif meningkatkan keaktifan peserta didik pada pelaksanaan layanan bimbingan konseling.
Pengaruh Persepsi Warna (Cerah Vs Gelap) Terhadap Daya Ingat Memori Jangka Pendek Pada Siswa SMP: Studi Eksperimen dengan Gambar Buah-Buahan Mahmud, Aulia Meylindah; Ananda Ade Salsabila; Siti Wardah Annisa; Lukman Nadjamuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.9738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi warna (cerah vs gelap) terhadap daya ingat memori jangka pendek pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen-kuasi dengan desain pre-test dan post-test tiga kelompok. Sampel terdiri atas 12 siswa yang dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok warna cerah, warna gelap, dan kontrol (hitam-putih). Instrumen yang digunakan berupa gambar buah-buahan dalam tiga versi warna. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji t berpasangan, Mixed ANOVA, dan uji Tukey HSD. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam daya ingat memori jangka pendek pada semua kelompok setelah perlakuan, dengan peningkatan paling besar pada kelompok warna cerah. Meskipun interaksi antara waktu dan kondisi tidak signifikan, perbedaan antara kelompok cerah dan kontrol menunjukkan signifikansi yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan warna cerah dalam stimulus visual dapat meningkatkan retensi informasi jangka pendek pada siswa SMP.
Perkembangan Emosional Remaja Broken Home Annisa, Siti Wardah; Salsabila, Ananda Ade; Mahmud, Aulia Meylindah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.6768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak broken home terhadap perkembangan emosional remaja. Melalui studi kasus pada tiga remaja, penelitian ini menemukan bahwa broken home memiliki pengaruh signifikan terhadap berbagai aspek perkembangan emosional remaja, termasuk perasaan dan pengalaman pribadi, hubungan dengan orang tua dan keluarga, strategi pengendalian emosi, pencarian identitas diri, citra diri, dan kebutuhan akan kemandirian. Remaja yang mengalami broken home cenderung mengalami fluktuasi emosi yang signifikan, kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat, dan mengalami hambatan dalam pencarian identitas diri. Penelitian ini menyoroti pentingnya dukungan sosial dan intervensi psikologis bagi remaja yang mengalami broken home.