Santosa, Zacky Arivaie
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kinerja membran karagenan-PVA sebagai anode baterai fleksibel: Performance of carrageenan-pva membrane as anode for flexible battery Ibrahim, Bustami; Sumaryanto, Heru; Sriarsy, Nailus; Santosa, Zacky Arivaie
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 27 No. 12 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(12)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v27i12.57204

Abstract

Energi listrik berperan penting dalam kehidupan manusia dan telah menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas sehari-hari. Sumber energi listrik yang umum digunakan salah satunya adalah baterai, yang dikenal sebagai sumber energi yang fleksibel karena dapat dimanfaatkan di berbagai tempat dan situasi. Baterai mengandung berbagai bahan kimia yang berbahaya misalnya merkuri, mangan, timbel, nikel, litium, dan kadmium. Kebutuhan akan energi terbarukan dan teknologi penyimpanan yang ramah lingkungan sangat dibutuhkan untuk mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rasio karagenan dan PVA terbaik berdasarkan kinerja membran karagenan-PVA sebagai anode organik dalam aplikasi baterai kertas. Metode yang digunakan meliputi persiapan membran dengan variasi rasio karagenan dan PVA, karakteristik membran, daya serap air, analisis gugus fungsi, kuat tarik, konduktivitas proton dan elektrisitas baterai kertas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran dengan rasio 3:1 memberikan hasil terbaik dengan konduktivitas proton tertinggi sebesar 9,310-6 S/cm, daya serap air sebesar 93,91%, arus listrik tertinggi sebesar 0,008±0,001 mA, tegangan listrik tertinggi sebesar 0,24±0,02 V dan daya listrik tertinggi sebesar 0,0019±0,0004 mW. Hasil spektrum FTIR dari membran karagenan-PVA menunjukkan tidak terjadi reaksi kimia atau pembentukan gugus baru. Karagenan-PVA berpotensi menjadi bahan baterai fleksibel yang ramah lingkungan.
Characteristics of DHA-rich masked tuna eye oil and its application in fortified lokum formulation: Characteristics of DHA-rich masked tuna eye oil and its application in fortified lokum formulation Suseno, Sugeng Heri; Trilaksani, Wini; Santoso, Joko; Ibrahim, Bustami; Santosa, Zacky Arivaie
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 12 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(12)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/01dy9s27

Abstract

Tuna eye oil is a source of omega-3 fatty acids, particularly docosahexaenoic acid (DHA); however, its application in food products remains limited because of its strong fishy odor and high susceptibility to oxidation. This study aimed to determine the most effective masking treatment for tuna eye oil to reduce fishy odor and improve oxidative stability and sensory acceptance in fortified lokum. The study was conducted in three stages: (1) extraction of tuna eye oil using centrifugation, (2) oil masking with lemon or ginger oil at concentrations of 12.5, 25, and 37.5%, and (3) formulation of fortified lokum using the selected masked oil. The extracted oil exhibited a free fatty acid (FFA) content of 0.42%, peroxide value (PV) of 7.44 meq/kg, anisidine value (AnV) of 9.98 meq/kg, and total oxidation (TOTOX) value of 24.84 meq/kg. Masking with lemon oil or ginger oil at 37.5% reduced oxidation parameters (FFA 0.12–0.28%; PV 4.49–6.61 meq/kg; p-AnV 3.08–3.75 meq/kg; TOTOX 12.06–16.96 meq/kg), enhanced antioxidant activity (IC₅₀ 140.76–166.41), and preserved the fatty acid profile, with DHA accounting for 29–30% of the total fatty acids. Fortification of lokum with masked tuna eye oil increased fat, EPA, and DHA levels, accompanied by measurable reductions in hardness and chewiness. Overall, masking tuna eye oil with 37.5 % %lemon and ginger oils effectively improved oxidative stability, with lemon oil showing the most balanced performance in terms of oxidation parameters, antioxidant activity, and sensory acceptance of fortified lokum.