Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Token Economy Sebagai Teknik Untuk Meningkatkan Active Learning pada Anak Usia Dini di TK Mutiara Kota Kupang Huky, Eduardus Julio Angga; Alta, Maria Chayani Firsta; Utari, Dianova Dinda; Kore, Nikita Septiara; Tokan, Manggota Alviani Benga; Artati, Mardiana
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini merupakan kelompok usia yang dalam memenuhi tugas perkembangan harus melalui proses bermain dan belajar. Beberapa anak kesulitan dalam beradaptasi dengan proses pembelajaran di kelas. Hal ini menunjukan perilaku non-active learning. Modifikasi perilaku ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku active-learning pada anak usia dini di TK Mutiara Kota Kupang menggunakan token economy. Pemodifikasi perilaku melibatkan guru sebagai pemodifikasi utama dalam meningkatkan active-learning siswa. 2 target yaitu anak usia dini di TK Mutiara terlibat secara langsung dalam penerapan token economy. Hasil modifikasi perilaku ini menunjukan bahwa token economy efektif untuk meningkatkan perilaku active learning anak usia dini.
Pembiasaan Berkata Tolong, Maaf dan Terima Kasih di PPA Marantha Oebufu Bisinglasi, Clarissa; Maharani, Elviana; Banik, Merlinda; Rezkita, Reifani; Artati, Mardiana; Dopen, Zyvrha; Donusina, Edho
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i1.1725

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan kata-kata ajaib (tolong, maaf, terima kasih) pada anak usia 9-11 tahun di PPA Maranatha Oebufu melalui metode pembiasaan dengan teknik modeling. Melalui serangkaian kegiatan seperti menonton video, role-play, dan diskusi, anak-anak diajak untuk memahami pentingnya kata-kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan kata-kata ajaib setelah mengikuti program ini. Anak-anak mampu mempraktikkan kata-kata tersebut dalam berbagai situasi dan menceritakan pengalaman mereka. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa metode pembiasaan dengan teknik modelling efektif dalam membentuk karakter anak usia dini.
Efektivitas Teknik Token Ekonomi Dalam Meningkatkan Perilaku Menabung Pada Anak Usia Dini TKK Kasih Karunia Kupang Yakin, Rifky; Mboeik, Jorgi; Riberu, Rosalia; Ketty, Icha; Bessie, Vialin; Artati, Mardiana
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1786

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan tahap kritis dalam mengembangkan keterampilan dasar, termasuk literasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku menabung pada anak usia dini melalui pendekatan token ekonomi di TKK Kasih Karunia Kupang. Kegiatan dilaksanakan selama tiga minggu dengan melibatkan 9 anak, menggunakan dua metode utama: modelling dan token economy. Metode modelling memungkinkan anak-anak melihat langsung proses menabung, sementara token economy memberikan motivasi tambahan dengan memberikan token setiap kali anak menabung. Kegiatan terdiri dari tiga sesi yang mencakup pengenalan konsep menabung, pembagian celengan, permainan interaktif, dan pemberian reward. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran menabung pada anak-anak. Pada sesi pertama, anak-anak diperkenalkan konsep menabung melalui cerita dan video. Sesi kedua dan ketiga menunjukkan peningkatan konsistensi menabung, dengan beberapa anak menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengumpulkan token. Penelitian ini membuktikan bahwa teknik token economy efektif dalam memotivasi anak-anak untuk menabung, mengembangkan kesadaran finansial, dan membentuk kebiasaan positif pengelolaan keuangan
Conformity and Cyber-Aggression Behavior in Adolescent Social Media Users Sau, Lidia Yana R. L.; Benu, Juliana Marlin Y.; Artati, Mardiana
Journal of Health and Behavioral Science Vol 7 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jhbs.v7i3.22370

Abstract

This study aims to examine the relationship between conformity and cyber-aggression behavior among adolescent social media users in Kupang City. A quantitative correlational approach was employed, involving 360 adolescents aged 12 to 22 years who are active social media users. The instruments used were conformity and cyber-aggression scales. Data analysis using Spearman’s Rho test revealed a significant positive correlation between conformity and cyber-aggression behavior, with a correlation coefficient of 0.163 and a significance value of p = 0.002 (p < 0.05). These findings indicate that the higher the level of conformity among adolescents, the greater their tendency to engage in aggressive behavior on social media. This result is important as a basis for developing strategies to prevent online aggressive behavior among adolescents.
THE LITERATURE REVIEW: CHILDHOOD EXPERIENCES OF RELATIONSHIPS AND THE UNEMOTIONAL NATURE OF RELATIONSHIPS IN ADOLESCENTS huru, guen julia kana; Manafe, Rizky Pradita; Artati, Mardiana
Journal of Health and Behavioral Science Vol 7 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jhbs.v7i3.23793

Abstract

This study aims to evaluate the tendency of Callous Unemotional (CU) traits in early adolescents based on perceptions of parental parenting styles: authoritarian, democratic, and permissive. A comparative cross-sectional design was used. A sample of 236 junior high school students in Pati Regency was selected using cluster random sampling. The research instruments were the Callous Unemotional Traits Scale and the Parental Authority Questionnaire (PAQ). The results showed significant differences in the tendency of CU traits based on parenting style type (p < 0.05). Authoritarian parenting was associated with higher levels of CU traits, while democratic parenting resulted in lower levels. Permissive parenting showed variable results. These results support the theory that tight control and lack of autonomy can hinder children's emotional development. Practical implications highlight the importance of positive parenting styles in preventing the development of CU traits in adolescents.
Analisis Model Peluang Kecelakaan Sepeda Motor dengan Big Five Personality Kore, Desri M. Hale; Djahamouw, Putri D. K; Artati, Mardiana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62472

Abstract

Traffic accidents occur due to many factors, one of which is the human factor which is the main cause but is still often ignored. This study was conducted to determine the influence of human characteristics and personality on a person's chances of experiencing a motorcycle accident. The results of the analysis of the structural equation modeling and multinomial logistic regression methods were obtained from a one-time accident probability model Log P = -0.977 – 21.33X31 – 2.42 X32 – 1.401X5.31 and a more than one accident chance model Log P = -0.108 – 21.33X31 + 0.481X5.22 + 0.181X6.52 + 0.292X7.4. Primary school education level, junior high school education level, brake and motorcycle light checks, chatting while driving and personality neuroticism (pre-pandemic) have a significant influence on the chances of accidents either once or more than once. From this relationship, it can be concluded that there is a need for prevention to minimize the accident rate such as early introduction of traffic safety, the importance of vehicle inspections, good and correct driving attitudes and the existence of psychological tests for personality.
HUBUNGAN TOXIC PARENTING DENGAN SELF ESTEEM SISWA DI SMA KRISTEN Saiputa, Anaci Omega; Wijaya, R. Pasifikus Christa; Artati, Mardiana; Marni, Marni
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.9761

Abstract

Toxic parenting is a detrimental parenting pattern that can hinder adolescents’ psychological development, particularly in shaping their self-esteem. This parenting style includes excessive demands, emotional neglect, and demeaning criticism directed toward the child. This study aims to examine the relationship between toxic parenting and self esteem among students at SMA Kristen 1 Kalabahi. Employing a quantitative approach with a correlational design, the study involved 215 students aged 14-19 years selected using a quota sampling technique. The instruments used were the Toxic Parenting Scale based on the aspects proposed by Dunham, Dermer, and Carlson and the Self-Esteem Inventory developed by Coopersmith. The results indicated a significant negative relationship between toxic parenting and self-esteem (r = -0.306; p = 0.000), meaning that higher levels of toxic parenting are associated with lower levels of self-esteem. Most students were categorized as having moderate self-esteem (82.8%) and moderate levels of toxic parenting (76.3%). Regression analysis showed that toxic parenting contributed 9.36% to the variance in self-esteem, with the dismissive parents aspect being the most dominant factor in lowering students’ self-esteem. These findings highlight the crucial role of emotional bonding between parents and children in fostering healthy self-esteem, and suggest the need for parenting education interventions to promote healthier parenting practices that support adolescents’ psychological development.. ABSTRAK Toxic parenting merupakan pola asuh yang merugikan dan dapat menghambat perkembangan psikologis remaja, terutama dalam pembentukan self esteem. Pola asuh ini mencakup perilaku orang tua yang menuntut secara berlebihan, kurang memberi dukungan emosional, serta cenderung meremehkan atau mengkritik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara toxic parenting dengan self esteem pada siswa di SMA Kristen 1 Kalabahi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 215 siswa berusia 14–19 tahun yang dipilih melalui teknik quota sampling. Instrumen penelitian terdiri dari Skala Toxic Parenting berdasarkan aspek Dunham, Dermer, & Carlson serta Self Esteem Inventory dari Coopersmith. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara toxic parenting dan self esteem (r = -0,306; p = 0,000), yang berarti semakin tinggi tingkat toxic parenting yang dialami siswa maka semakin rendah self esteem mereka. Mayoritas siswa berada pada kategori self esteem sedang (82,8%) dan toxic parenting kategori sedang (76,3%). Analisis regresi menunjukkan bahwa toxic parenting memberikan kontribusi sebesar 9,36% terhadap variasi self esteem, dengan aspek dismissive parents menjadi faktor yang paling dominan dalam menurunkan self esteem siswa. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas hubungan emosional antara orang tua dan anak sangat penting dalam membangun self esteem yang sehat, serta perlunya intervensi berbasis edukasi parenting untuk meningkatkan pola asuh positif dalam mendukung perkembangan psikologis remaja..