Muchsin, Muhamad
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH Muchsin, Muhamad
IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Ihtirom Edisi April 2024
Publisher : LP2M STAI AL-UTSMANI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70412/itr.v3i1.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Pancoran Bondowoso dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan beberapa strategi, antara lain pelatihan rutin tahunan, supervisi dan monitoring berkala, penghargaan atas kinerja guru, serta penerapan kedisiplinan yang ketat. Pelatihan tahunan dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam model pembelajaran dan pembuatan modul. Supervisi dan monitoring memastikan bahwa guru mengajar sesuai standar, sedangkan penghargaan dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif mendorong motivasi dan inovasi guru. Penerapan disiplin yang tegas juga berkontribusi pada peningkatan kinerja guru secara signifikan. Kesimpulannya, kombinasi dari strategi-strategi ini efektif dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan di madrasah.  
Digitalisasi Digitalisasi Sistem Administrasi Kepengurusan Kampung Muliyati, Muliyati; Maharudin, Didy; Rahim, Astari; muchsin, muhamad; Gombo, Bildaria; Setya, Raihan; wonmaly, samuel; frengkyladja, frengkyladja
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.889

Abstract

Digitalisasi sistem administrasi pemerintahan kampung menjadi kebutuhan mendesak dalam era transformasi digital, namun implementasinya di wilayah terpencil menghadapi berbagai tantangan kompleks. Pengabdian ini bertujuan menganalisis kondisi sistem administrasi sebelum digitalisasi, mendeskripsikan proses pelatihan Google Drive, dan mengidentifikasi hambatan implementasi di Kampung Traimelyan, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Metode service learning digunakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan pelatihan praktis, dan evaluasi dengan pendekatan kualitatif menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan kondisi awal sistem administrasi konvensional dengan keterbatasan kapasitas penyimpanan perangkat, tidak adanya backup data, dan kesulitan akses informasi. Pelatihan berhasil membekali aparatur dengan keterampilan menggunakan cloud storage untuk migrasi data, pengorganisasian folder, dan berbagi dokumen. Implementasi Google Drive menghasilkan peningkatan signifikan dalam efisiensi pengelolaan dokumen, aksesibilitas data real-time dari berbagai perangkat, dan keamanan informasi administrasi. Hambatan yang dihadapi mencakup koneksi internet tidak stabil, literasi digital rendah, dan kondisi geografis menantang. Program ini membuktikan digitalisasi di wilayah terpencil dapat terlaksana dengan pendekatan kontekstual, pendampingan intensif, dan pemanfaatan teknologi sederhana yang aplikatif. Keberlanjutan memerlukan dukungan infrastruktur, pendampingan lanjutan, dan replikasi model ke kampung lain.
Digital Governance dan Tantangan Integrasi Data Sektor Publik: Studi pada Satu Data Indonesia di Tingkat Provinsi Papua Muchsin, Muhamad
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v15i2.7872

Abstract

Kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) merupakan instrumen strategis dalam transformasi digital sektor publik menuju tata kelola yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berbasis bukti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis secara komprehensif dinamika implementasi dan tantangan multidimensi dalam integrasi data sektor publik dibawah kerangka SDI pada tingkat Provinsi Papua. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 28 informan kunci, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kebijakan selama periode Maret-Oktober 2023. Hasil penelitian mengidentifikasi enam dimensi tantangan utama: (1).Fragmentasi sistem informasi dan inkompatibilitas standar data; (2).Kesenjangan infrastruktur digital antara pusat dan daerah terpencil; (3).Kapasitas sumber daya manusia aparatur belum memadai dalam literasi data dan tata kelola data; (4).Kompleksitas koordinasi kelembagaan dan lemahnya sinkronisasi regulasi; (5).Resistensi budaya organisasi dan mentalitas sektoral; serta (6).Isu sensitivitas dan keamanan data dalam konteks sosio politik Papua yang unik. Diskusi analitis menyoroti interkoneksi antar-tantangan tersebut yang membentuk siklus hambatan sistemik. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan SDI di wilayah dengan karakteristik khusus seperti Papua memerlukan pendekatan adaptive digital governance yang kontekstual, menekankan pembangunan kapasitas endogen, pendampingan teknis yang intensif, dan kepemimpinan transformasional yang mampu membangun koalisi antar-pemangku kepentingan. Rekomendasi kebijakan yaitu perlunya desain kebijakan yang lebih diferensiatif, peta jalan implementasi yang realistis, serta model pendanaan dan insentif yang berkelanjutan.