Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Digitalisasi Digitalisasi Sistem Administrasi Kepengurusan Kampung Muliyati, Muliyati; Maharudin, Didy; Rahim, Astari; muchsin, muhamad; Gombo, Bildaria; Setya, Raihan; wonmaly, samuel; frengkyladja, frengkyladja
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.889

Abstract

Digitalisasi sistem administrasi pemerintahan kampung menjadi kebutuhan mendesak dalam era transformasi digital, namun implementasinya di wilayah terpencil menghadapi berbagai tantangan kompleks. Pengabdian ini bertujuan menganalisis kondisi sistem administrasi sebelum digitalisasi, mendeskripsikan proses pelatihan Google Drive, dan mengidentifikasi hambatan implementasi di Kampung Traimelyan, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Metode service learning digunakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan pelatihan praktis, dan evaluasi dengan pendekatan kualitatif menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan kondisi awal sistem administrasi konvensional dengan keterbatasan kapasitas penyimpanan perangkat, tidak adanya backup data, dan kesulitan akses informasi. Pelatihan berhasil membekali aparatur dengan keterampilan menggunakan cloud storage untuk migrasi data, pengorganisasian folder, dan berbagi dokumen. Implementasi Google Drive menghasilkan peningkatan signifikan dalam efisiensi pengelolaan dokumen, aksesibilitas data real-time dari berbagai perangkat, dan keamanan informasi administrasi. Hambatan yang dihadapi mencakup koneksi internet tidak stabil, literasi digital rendah, dan kondisi geografis menantang. Program ini membuktikan digitalisasi di wilayah terpencil dapat terlaksana dengan pendekatan kontekstual, pendampingan intensif, dan pemanfaatan teknologi sederhana yang aplikatif. Keberlanjutan memerlukan dukungan infrastruktur, pendampingan lanjutan, dan replikasi model ke kampung lain.
Pendampingan Teknis dan Manajerial Tim Futsal Putri dalam Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Kompetisi Muhamad Muchsin; Muliyati Muliyati; Astari Rahim; Mustakim Mustakim; Didy Maharudin
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 7, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v7i1.14605

Abstract

This community service program aimed to improve the competition readiness of the FISIP Cenderawasih University Women’s Futsal Team through integrated technical, managerial, and psychological assistance. The initial assessment showed that the athletes’ average technical score was 66.1, management knowledge among team administrators was 49.6, and mental readiness was 64.2%. The program used a Participatory Action Research approach consisting of diagnosis, action planning and implementation, observation, and reflection involving 16 athletes, 2 coaches, and 5 administrators. The intervention was conducted from January to February 2026 through structured technical drills, tactical simulations, team management workshops, and mental strengthening sessions. The outcomes showed measurable improvement: the average technical score increased to 85.5 (up 29.4%), managerial knowledge rose to 85.2 (up 71.8%), and mental readiness reached 90.1% (up 40.3%). Tactical understanding also improved, indicated by 93.8% of athletes being able to apply team formations correctly and a 71% reduction in positional errors during match simulations. The team subsequently reached the final of the AAFI Series 1 Ramadhan Cup and won second place. The novelty of this program lies in the integration of technical, managerial, and mental assistance within one short-cycle mentoring model for women’s university futsal.
DARI SECURITY BORDER KE WELFARE BORDER: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ATAS TRANSFORMASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KAWASAN PERBATASAN DI INDONESIA Muhamad Muchsin; Didy Maharudin
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v7i1.133

Abstract

Kawasan perbatasan Indonesia selama ini lebih sering dibingkai sebagai ruang pengamanan kedaulatan daripada ruang pemenuhan kesejahteraan warga. Perkembangan kebijakan mutakhir menunjukkan adanya pergeseran bertahap menuju orientasi welfare border yang menempatkan masyarakat perbatasan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek pengawasan. Artikel ini bertujuan mensintesis perkembangan literatur tentang transformasi kebijakan pembangunan kawasan perbatasan di Indonesia, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat pergeseran tersebut, serta merumuskan model analitis welfare border yang relevan bagi kebijakan sosial. Penelitian menggunakan systematic literature review berbasis PRISMA 2020 terhadap 51 dokumen terbitan 2021-2025 yang diperoleh dari Google Scholar, Garuda, DOAJ, Crossref, dan situs resmi kebijakan. Analisis tematik menunjukkan bahwa transformasi dari security border ke welfare border ditandai oleh empat perubahan utama: meningkatnya penggunaan perspektif human security, integrasi kawasan perbatasan ke dalam agenda RPJMN 2025-2029, penguatan indikator pengukuran kesejahteraan melalui IPKP, dan tumbuhnya perhatian pada pemberdayaan masyarakat serta kerja sama lintas batas. Namun, literatur juga menegaskan bahwa warisan security logic masih kuat dalam desain kelembagaan, orientasi proyek fisik, dan ketimpangan kapasitas pusat-daerah. Artikel ini menyimpulkan bahwa welfare border di Indonesia perlu dibangun di atas lima dimensi, yaitu keamanan manusia, layanan dasar, penghidupan berkelanjutan, tata kelola kolaboratif, dan pemberdayaan berbasis wilayah. Temuan ini penting bagi pengembangan kajian kesejahteraan sosial di wilayah perbatasan sekaligus bagi perumusan kebijakan yang lebih adil, partisipatif, dan berorientasi hasil kesejahteraan.
Digitalisasi Administrasi dan Peningkatan Kinerja Tata Kelola Kampung: Analisis Efektivitas Pelayanan, Transparansi, dan Partisipasi Masyarakat di Kampung Yuwanain Muchsin, Muhamad
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap.2026.012.02.9

Abstract

The urgency of digital transformation in village administrations reflects the need to enhance public service efficiency, strengthen transparency in governance, and expand opportunities for community participation. This study examines the extent to which administrative digitalization improves service performance, information access, and citizen engagement, while also assessing the readiness of village officials in Yuwanain Village. Using a correlational survey design, the research involved residents and officials selected through stratified random sampling. Data obtained through questionnaires were analyzed using descriptive statistics, regression, and correlation techniques to determine relationships among variables. The findings show digitalization is positively associated with better service delivery, transparency, and higher community participation. Additionally, officials' competence emerges as a key factor in reinforcing the outcomes of digital transformation. These results offer practical insights for local governments in shaping targeted digitalization policies and provide theoretical contributions to the development of digital governance models at the village level.  
Digital Governance dan Tantangan Integrasi Data Sektor Publik: Studi pada Satu Data Indonesia di Tingkat Provinsi Papua Muhamad Muchsin
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v15i2.7872

Abstract

Kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) merupakan instrumen strategis dalam transformasi digital sektor publik menuju tata kelola yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berbasis bukti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis secara komprehensif dinamika implementasi dan tantangan multidimensi dalam integrasi data sektor publik dibawah kerangka SDI pada tingkat Provinsi Papua. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 28 informan kunci, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kebijakan selama periode Maret-Oktober 2023. Hasil penelitian mengidentifikasi enam dimensi tantangan utama: (1).Fragmentasi sistem informasi dan inkompatibilitas standar data; (2).Kesenjangan infrastruktur digital antara pusat dan daerah terpencil; (3).Kapasitas sumber daya manusia aparatur belum memadai dalam literasi data dan tata kelola data; (4).Kompleksitas koordinasi kelembagaan dan lemahnya sinkronisasi regulasi; (5).Resistensi budaya organisasi dan mentalitas sektoral; serta (6).Isu sensitivitas dan keamanan data dalam konteks sosio politik Papua yang unik. Diskusi analitis menyoroti interkoneksi antar-tantangan tersebut yang membentuk siklus hambatan sistemik. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan SDI di wilayah dengan karakteristik khusus seperti Papua memerlukan pendekatan adaptive digital governance yang kontekstual, menekankan pembangunan kapasitas endogen, pendampingan teknis yang intensif, dan kepemimpinan transformasional yang mampu membangun koalisi antar-pemangku kepentingan. Rekomendasi kebijakan yaitu perlunya desain kebijakan yang lebih diferensiatif, peta jalan implementasi yang realistis, serta model pendanaan dan insentif yang berkelanjutan.