Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Digitalisasi Digitalisasi Sistem Administrasi Kepengurusan Kampung Muliyati, Muliyati; Maharudin, Didy; Rahim, Astari; muchsin, muhamad; Gombo, Bildaria; Setya, Raihan; wonmaly, samuel; frengkyladja, frengkyladja
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.889

Abstract

Digitalisasi sistem administrasi pemerintahan kampung menjadi kebutuhan mendesak dalam era transformasi digital, namun implementasinya di wilayah terpencil menghadapi berbagai tantangan kompleks. Pengabdian ini bertujuan menganalisis kondisi sistem administrasi sebelum digitalisasi, mendeskripsikan proses pelatihan Google Drive, dan mengidentifikasi hambatan implementasi di Kampung Traimelyan, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Metode service learning digunakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan pelatihan praktis, dan evaluasi dengan pendekatan kualitatif menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan kondisi awal sistem administrasi konvensional dengan keterbatasan kapasitas penyimpanan perangkat, tidak adanya backup data, dan kesulitan akses informasi. Pelatihan berhasil membekali aparatur dengan keterampilan menggunakan cloud storage untuk migrasi data, pengorganisasian folder, dan berbagi dokumen. Implementasi Google Drive menghasilkan peningkatan signifikan dalam efisiensi pengelolaan dokumen, aksesibilitas data real-time dari berbagai perangkat, dan keamanan informasi administrasi. Hambatan yang dihadapi mencakup koneksi internet tidak stabil, literasi digital rendah, dan kondisi geografis menantang. Program ini membuktikan digitalisasi di wilayah terpencil dapat terlaksana dengan pendekatan kontekstual, pendampingan intensif, dan pemanfaatan teknologi sederhana yang aplikatif. Keberlanjutan memerlukan dukungan infrastruktur, pendampingan lanjutan, dan replikasi model ke kampung lain.
Good Governance dan Reformasi Birokrasi dalam Konteks Otonomi Daerah: Belajar dari Inggris, Australia, Indonesia maharudin, Didy; Muliyati, Muliyati; Rahim, Astari
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melakukan analisis komparatif mendalam tentang implementasi prinsip good governance dan agenda reformasi birokrasi dalam kerangka otonomi daerah di Inggris, Australia, dan Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus komparatif, penelitian mengumpulkan data dari dokumen kebijakan, laporan resmi pemerintah, publikasi OECD dan Bank Dunia, serta artikel jurnal bereputasi terbitan 2019-2024. Temuan menunjukkan bahwa Inggris telah bergerak dari New Public Management menuju model Public Value Governance dengan fokus pada co-production dan social value, sementara Australia memelopori Digital-Era Governance melalui integrasi teknologi dan data terbuka. Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam kerangka regulasi namun menghadapi tantangan implementasi berupa kapasitas kelembagaan terbatas, budaya birokrasi patrimonial, dan fragmentasi kebijakan. Studi ini menyimpulkan bahwa pembelajaran kritis dari Inggris dan Australia khususnya dalam penguatan sistem akuntabilitas berbasis kinerja, pemanfaatan teknologi untuk transparansi, dan pendekatan kolaboratif dalam pelayanan publik dapat diadaptasi secara kontekstual untuk mempercepat reformasi birokrasi di Indonesia. Rekomendasi kebijakan difokuskan pada penguatan kapasitas kelembagaan daerah, integrasi sistem informasi berbasis data, dan penciptaan ekosistem akuntabilitas multipihak.
PENGARUH PELATIHAN, KEPEMIMPINAN, DAN TRANSFORMASI DIGITAL TERHADAP KINERJA SEKTOR PUBLIK: MODEL REFORMASI SDM TERINTEGRASI Maharudin, Didy; Yuliana; Yani, Sri Indra
JIM UPB (Jurnal Ilmiah Manajemen Universitas Putera Batam) Vol 14 No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jimupb.v14i1.10929

Abstract

This study examines the integrated effects of human resource management reforms in Indonesia's public sector, focusing on the synergistic relationships between training effectiveness, transformational leadership, and digital transformation. Using a mixed-methods approach that combines quantitative surveys of 250 public sector employees with in-depth qualitative interviews of 15 senior administrators, this research provides compelling evidence that integrated HRM reforms produce significantly better outcomes than isolated interventions. The structural equation modeling analysis reveals that digital transformation serves as a powerful amplifier, enhancing training effectiveness by 45% and leadership impact by 38%. The study identifies three critical success factors for successful public sector HRM reform: strategic alignment with organizational objectives, technological infrastructure readiness, and comprehensive change management capabilities. These findings offer valuable insights for policymakers and public administrators seeking to enhance organizational performance through strategic human resource management. The research contributes to both theoretical understanding and practical implementation of public sector reforms in developing countries, particularly in the unique context of Indonesian bureaucracy. The integrated HRM reform model developed in this study explains 67% of variance in organizational performance, demonstrating its strong predictive power and practical utility for public sector transformation initiatives.
Social Media Provocation and Public Opinion Shifts in Government Policy Evaluation: A PRISMA Systematic Review Muliyati, Muliyati; Maharudin, Didy
Research Horizon Vol. 5 No. 6 (2025): Research Horizon - December 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.6.2025.843

Abstract

The rapid growth of social media has changed how public opinion forms and evaluates government policies, often through provocative content that spreads quickly and creates strong emotional reactions. This systematic literature review examines how such provocation causes shifts in public opinion, especially in non-election periods and emerging democracies. The study uses the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) framework to analyze 25 high-quality studies published between 2021 and 2025, selected from 309 initial records across several databases. Results show that social media provocation has a moderate to large effect on opinion shifts, with negative sentiment toward government policies appearing in more than half of cases. Opinion changes follow three clear temporal phases within 72 hours: initial exposure, social amplification, and crystallization. TikTok and Twitter display the highest levels of provocation, while digital literacy strongly reduces individual vulnerability. These findings highlight the need for proactive digital governance and faster government responses. Current regulations and reactive strategies are often too slow to counter rapid provocation. The review recommends building strong media literacy programs, creating early-warning systems, and adjusting platform algorithms to limit outrage-driven content in order to protect democratic stability in the digital age.
Peran Dies Natalis Universitas Cenderawasih dalam Mengonstruksi Identitas Nasional dan Menginternalisasikan Karakter Pancasila Yuyun, Nurfadilla; Pantan, Angeline Martien; Simyapen, Mardiani; Maharudin, Didy; Rahim, Astari
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2112

Abstract

Penelitian ini mengkaji fungsi strategis kegiatan kampus dalam memperkuat identitas nasional dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di Universitas Cenderawasih, Papua. Metode studi kasus kualitatif dengan triangulasi data diterapkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 informan, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Dies Natalis berperan sebagai medium integrasi sosial melalui tiga mekanisme: konstruksi identitas nasional melalui interaksi lintas etnis, internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam praktik kolaboratif, dan transformasi karakter melalui pengalaman langsung. Implementasi kelima sila Pancasila terlihat dalam desain program yang memadukan kearifan lokal Papua dengan nilai-nilai nasional. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya konsep contact hypothesis dan experiential learning dalam konteks masyarakat multikultural ekstrem, sekaligus mengisi celah kajian tentang mekanisme spesifik kegiatan non-akademik di wilayah berpotensi konflik. Disimpulkan bahwa kegiatan kampus yang terstruktur berpotensi signifikan dalam membentuk karakter mahasiswa yang kompeten secara intelektual dan berkesadaran kebangsaan tinggi. Implikasi praktisnya, model kegiatan berbasis glokalisasi nilai ini dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan kemahasiswaan dan pendidikan karakter di perguruan tinggi multikultural lain di Indonesia.
Pendampingan Teknis dan Manajerial Tim Futsal Putri dalam Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Kompetisi Muchsin, Muhamad; Muliyati, Muliyati; Rahim, Astari; Mustakim, Mustakim; Maharudin, Didy
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 7, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v7i1.14605

Abstract

This community service program aimed to improve the competition readiness of the FISIP Cenderawasih University Women’s Futsal Team through integrated technical, managerial, and psychological assistance. The initial assessment showed that the athletes’ average technical score was 66.1, management knowledge among team administrators was 49.6, and mental readiness was 64.2%. The program used a Participatory Action Research approach consisting of diagnosis, action planning and implementation, observation, and reflection involving 16 athletes, 2 coaches, and 5 administrators. The intervention was conducted from January to February 2026 through structured technical drills, tactical simulations, team management workshops, and mental strengthening sessions. The outcomes showed measurable improvement: the average technical score increased to 85.5 (up 29.4%), managerial knowledge rose to 85.2 (up 71.8%), and mental readiness reached 90.1% (up 40.3%). Tactical understanding also improved, indicated by 93.8% of athletes being able to apply team formations correctly and a 71% reduction in positional errors during match simulations. The team subsequently reached the final of the AAFI Series 1 Ramadhan Cup and won second place. The novelty of this program lies in the integration of technical, managerial, and mental assistance within one short-cycle mentoring model for women’s university futsal.
Standarisasi dan Profesionalisme Guru PAUD di Indonesia: SLR tentang Dampak Kebijakan Sertifikasi terhadap Kualitas Pengajaran Nur Rahayu Yakin; Didy Maharudin; Roswati
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.4991

Abstract

Abstract This study examines how teacher certification policy shapes the professionalism and teaching quality of Early Childhood Education (PAUD) teachers in Indonesia. Using a Systematic Literature Review guided by PRISMA 2020, the study analyzed 35 empirical articles and policy documents published between 2015 and 2026 from Google Scholar, Garuda, DOAJ, Scopus, and ScienceDirect. The review shows that certification primarily strengthens formal professional recognition and teacher welfare through professional allowances, but its effect on classroom practice remains uneven. The literature consistently places teacher self-efficacy as an important mediator connecting certification, motivation, instructional innovation, adaptability, and the quality of teacher-child interaction. Persistent barriers were also identified, including unequal access between formal and nonformal PAUD teachers, administrative overload, limited follow-up professional development, infrastructure gaps, and weak digital competence. These findings indicate that certification should be treated as the entry point for continuous professional development, supported by equitable policy design, stronger managerial supervision, and systematic digital competency development. Abstrak Penelitian ini mengkaji bagaimana kebijakan sertifikasi guru membentuk profesionalisme dan kualitas pengajaran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review yang mengacu pada PRISMA 2020, penelitian ini menelaah 35 artikel empiris dan dokumen kebijakan yang terbit pada periode 2015-2026 dari Google Scholar, Garuda, DOAJ, Scopus, dan ScienceDirect. Hasil telaah menunjukkan bahwa sertifikasi terutama memperkuat pengakuan profesi secara formal dan meningkatkan kesejahteraan guru melalui tunjangan profesi, tetapi pengaruhnya terhadap praktik pembelajaran di kelas belum merata. Literatur juga memperlihatkan bahwa self-efficacy guru menjadi mediator penting yang menghubungkan sertifikasi dengan motivasi, inovasi pembelajaran, kemampuan adaptasi, dan kualitas interaksi guru-anak. Hambatan yang masih menonjol meliputi ketimpangan akses antara guru PAUD formal dan nonformal, beban administrasi, terbatasnya pengembangan profesional lanjutan, kesenjangan infrastruktur, serta lemahnya kompetensi digital. Temuan ini menegaskan bahwa sertifikasi perlu ditempatkan sebagai pintu masuk pengembangan profesional berkelanjutan, yang didukung desain kebijakan yang lebih adil, supervisi manajerial yang kuat, dan penguatan kompetensi digital secara sistematis.