Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Tingkat Kesadaraan Berdemokrasi Siswa Kelas VIII di SMP Nasrani 2 Medan T.P 2021/2022 Sinambela, Martina Ratna Sari; Siahaan, Monalisa; Pasaribu, Kondios
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.05 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3800

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Tingkat Kesadaran Berdemokrasi Siswa Kelas VIII SMP Nasrani 2 Medan Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Nasrani 2 Medan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Normalitas, Uji Regresi Linear Sederhana, dan Uji Keberartian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berpengaruh positif terhadap Tingkat Kesadaran Berdemokrasi Siswa, yang menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel (21.979 > 1,988). Kemudian hasil perhitungan Uji Keberartian Regresi diperoleh fhitung > ftabel (52,277 > 3,109) dan nilai signifikannya 0,00 < 0,05. Maka dapat disimpulkan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat adalah berartiKata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraaan, Perilaku Demoratis. AbstractThis study aims to determine whether the effect of civic education on the level of democratic awareness of class VIII students of SMP Nasrani 2 Medan in the academic year 2021/2022. This type of reseach is a survey with a quantitative approach. The population in this study were all grade VIII student of SMP Nasrani 2 Medan in the 2021/2022 academic year. The analytical method used in this study is Normality Test, Simple Linear Regression Test, and the Significance Test. The result of the study indicate that civic education has a positive effect on the level of students’ democratic awareness, which indicates that the value of thitung > ttabel (21.979 > 1,988). Then the result of the calculation of the Regression Significance Test are obtained of fhitung > ftabel (52,277 > 3,109) and the significant value was 0,00 < 0,05. So it can be concluded that the independent variable and the dependent is significantKeyword: Civic Education, Democratic Behavior.
Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Mencegah Kenakalan Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Sidikalang Siagian, Reky Hoklae Aldo; Pardede, Lukman; Siahaan, Monalisa Marta; Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i3.1031

Abstract

Kenakalan siswa merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan karakter, proses pembelajaran, serta iklim pendidikan secara keseluruhan. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian dan moral siswa melalui penanaman nilai-nilai luhur Pancasila, norma hukum, serta tanggung jawab sebagai warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran guru PPKn dalam mencegah kenakalan siswa di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PPKn, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran dan kedisiplinan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn menjalankan perannya tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, konselor, dan teladan bagi peserta didik. Melalui pembelajaran yang berbasis nilai, diskusi moral, serta pendekatan personal, guru PPKn mampu menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial kepada siswa.
Peran Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Studi Kasus Pada Mata Pelajaran PPKN di Kelas 10 SMA Negeri 1 Muara Sinambela, Martogu S; Pardede, Lukman; Siahaan, Monalisa Marta; Pasaribu, Kondios
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i3.1033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui penggunaan metode studi kasus pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di kelas X SMA Negeri 1 Muara. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PPKn yang sering dianggap membosankan dan hanya berfokus pada aspek teori. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn dan siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai fasilitator, motivator, dan inovator dalam pembelajaran. Penggunaan metode studi kasus terbukti efektif meningkatkan minat belajar siswa karena mendorong keterlibatan aktif, berpikir kritis, dan pemahaman kontekstual terhadap materi. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan variasi kemampuan siswa, guru mampu mengatasinya melalui pemanfaatan media pembelajaran dan perencanaan yang matang. Dengan demikian, peran guru dan metode studi kasus sangat relevan dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan bermakna.
Peran Pendidik Mata Pelajaran PPKN Dalam Membentuk Sikap Toleransi Dan Kepedulian Sosial Siswa Di Kelas VII Purba, Klarissa Theodora Br.; Siahaan, Monalisa Marta; Pardede, Lukman; Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.1093

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pendidik mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membentuk sikap toleransi dan kepedulian sosial siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Pancur Batu. Nilai-nilai toleransi dan kepedulian sosial merupakan bagian yang penting dari pendidikan karakter yang harus ditanamkan sejak dini, khususnya melalui pembelajaran PPKn yang memuat materi tentang keberagaman, hak asasi manusia, dan kehidupan bermasyarakat. Penelitian inni menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PPKn dan siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Pancur Batu. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn memiliki peran strategis dalam membentuk sikap toleransi dan kepedulian sosial siswa melalui metode belajar yang variatif, nasihat, dan pendekatan nilai pancasila dalam kegiatan belajar mengajar. Guru juga menghadapi beberapa kendala seperti latar belakang siswa yang berbeda, kurangnya kesadaran siswa, keterbatasan waktu dalam menyampaikan materi. Namun, guru tetap berupaya mengatasi kendala tersebut melalui komunikasi,serta kerjasama dengan pihak sekolah. Dengan demikian, peran guru PPKn sangat penting dalam membentuk karakter siswa agar memiliki sikap toleransi dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat
Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Tingkat Kesadaraan Berdemokrasi Siswa Kelas VIII di SMP Nasrani 2 Medan T.P 2021/2022 Sinambela, Martina Ratna Sari; Siahaan, Monalisa; Pasaribu, Kondios
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3800

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Tingkat Kesadaran Berdemokrasi Siswa Kelas VIII SMP Nasrani 2 Medan Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Nasrani 2 Medan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Normalitas, Uji Regresi Linear Sederhana, dan Uji Keberartian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berpengaruh positif terhadap Tingkat Kesadaran Berdemokrasi Siswa, yang menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel (21.979 > 1,988). Kemudian hasil perhitungan Uji Keberartian Regresi diperoleh fhitung > ftabel (52,277 > 3,109) dan nilai signifikannya 0,00 < 0,05. Maka dapat disimpulkan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat adalah berartiKata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraaan, Perilaku Demoratis. AbstractThis study aims to determine whether the effect of civic education on the level of democratic awareness of class VIII students of SMP Nasrani 2 Medan in the academic year 2021/2022. This type of reseach is a survey with a quantitative approach. The population in this study were all grade VIII student of SMP Nasrani 2 Medan in the 2021/2022 academic year. The analytical method used in this study is Normality Test, Simple Linear Regression Test, and the Significance Test. The result of the study indicate that civic education has a positive effect on the level of students’ democratic awareness, which indicates that the value of thitung > ttabel (21.979 > 1,988). Then the result of the calculation of the Regression Significance Test are obtained of fhitung > ftabel (52,277 > 3,109) and the significant value was 0,00 < 0,05. So it can be concluded that the independent variable and the dependent is significantKeyword: Civic Education, Democratic Behavior.