Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pendidikan Dalam Perspektif Filsafat Islam Menurut Pemikiran Al-Farabi dan Relevansinya di Era Moderen M. Rafi Alfazri; Intan Probowati; Herlini Puspika Sari
Reflection : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 4 (2024): Reflection : Islamic Education Journal
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/reflection.v1i4.186

Abstract

This study aims to explore the relevance of Al-Farabi's thought in the context of modern education, with an emphasis on the integration of moral and spiritual values in the curriculum. The method used in this research is descriptive qualitative analysis with a library research approach. The results show that Al-Farabi's educational thought is still very relevant in creating individuals who are noble and active in society, especially amid the negative impact of globalization. It is emphasized that education should focus on character development, spirituality, and ethical understanding, in line with the goals of Islamic education. This research recommends that educators incorporate moral and spiritual values in the contemporary curriculum to produce intellectual and moral individuals, and face the challenges of an increasingly complex age.
TANTANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL Intan Probowati; Nova Mulyani; Rizky Azzahra; Herlini Puspika Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era digital membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Lembaga pendidikan Islam menghadapi tantangan besar dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar tetap relevan dan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi era digital serta strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui studi literatur dan wawancara dengan para pendidik di lembaga pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi meliputi kesiapan infrastruktur teknologi, keterampilan digital tenaga pendidik, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan zaman. Selain itu, terdapat kekhawatiran terhadap dampak negatif digitalisasi terhadap nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran. Untuk mengatasi tantangan ini, lembaga pendidikan Islam perlu mengadopsi teknologi secara bijak, meningkatkan literasi digital bagi pendidik dan peserta didik, serta mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai Islam. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun era digital membawa tantangan, dengan strategi yang tepat, lembaga pendidikan Islam dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jangkauan dakwah Islam.