Globalisasi membawa dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk terhadap nilai dan karakter generasi muda. Di tengah kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi, generasi muda menghadapi tantangan serius berupa krisis identitas, lunturnya nilai moral, serta meningkatnya perilaku individualistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam membentuk dan memperkuat karakter generasi muda agar tetap memiliki landasan moral yang kuat di era globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam mengajarkan nilai-nilai universal seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, tolong-menolong, serta rasa hormat terhadap sesama. Nilai-nilai ini jika diterapkan secara konsisten dalam proses pendidikan formal maupun nonformal, dapat menjadi filter bagi generasi muda dalam menyaring pengaruh negatif globalisasi. Selain itu, pendidikan Islam juga memiliki pendekatan holistik yang mencakup dimensi spiritual, intelektual, emosional, dan sosial, sehingga mampu membentuk manusia seutuhnya. Kesimpulannya, pendidikan Islam memiliki kontribusi yang signifikan dalam pembangunan karakter generasi muda dan dapat dijadikan sebagai solusi alternatif dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya revitalisasi pendidikan Islam yang kontekstual, adaptif, dan terintegrasi dalam sistem pendidikan nasional agar mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia dan kompeten secara global.