Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pendampingan Penulisan Dan Publikasi Karya Ilmiah Bagi Guru SMA Se-Kota Samarinda Sapulete, Jance J; cahyono, Didik; Fauzi, Muhammad Sukron; Naheria, Naheria; Cahyaningrum, Gyta Krisdiana; Saiin, Muhammad; Huda, Muchamad Samsul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4621

Abstract

Program pengabdian masyarakat "Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pendampingan Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah Bagi Guru SMA Se Kota Samarinda" bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri guru dalam menulis dan menerbitkan artikel ilmiah. Program ini menggunakan metode pendampingan dan lokakarya intensif untuk meningkatkan pemahaman guru tentang penulisan artikel, manajemen referensi, dan prosedur pengiriman ke jurnal ilmiah. Sebagian besar peserta menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam keterampilan menulis ilmiah dan menyusun artikel yang memenuhi standar publikasi. Meskipun beberapa peserta menghadapi kendala pada tahap akhir publikasi, pendampingan tambahan diberikan untuk memastikan keberhasilan mereka. Tingkat kepuasan peserta yang tinggi menunjukkan efektivitas dan relevansi program untuk mengembangkan kompetensi guru di SMA Negeri Kota Samarinda. Keberhasilan program dievaluasi berdasarkan persentase pencapaian dari pre-test sebelum pendampingan, yang mencapai 40%, sedangkan post-test meningkat menjadi 90%, menunjukkan peningkatan 50% dalam kemampuan peserta untuk mempublikasikan karya ilmiah. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman penulisan artikel ilmiah, kemampuan menyusun artikel, penguasaan penggunaan referensi dan teknik manajemen daftar pustaka. Secara keseluruhan, program ini berdampak positif pada profesionalisme guru dan memiliki potensi untuk meningkatkan budaya akademik di sekolah mereka, berfungsi sebagai model pengabdian masyarakat berkelanjutan yang mendorong pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan dan berkontribusi pada kualitas pendidikan yang lebih baik.
Multicultural Education in Indonesia: A Comparison with Educational Practices in Multinational Countries Judijanto, Loso; Atikah, Nur; Akbar, Riolandi; Sapulete, Jance J; Fauzi, Muhammad Sukron; Naofal, Muhammad
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025): #2
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1323

Abstract

Multicultural education is a crucial approach to addressing the increasing complexity of cultural, ethnic, and religious diversity, particularly in Indonesia as a multicultural nation. This study aims to analyze the implementation of multicultural education in Indonesia and to compare it with practices in multinational countries such as Canada and Australia. The research employed a literature review method by analyzing various scholarly sources, including journal articles, books, research reports, and relevant national and international education policies published between 2015 and 2025. The findings indicate that although Indonesia has established policy frameworks supporting multicultural education, its implementation continues to face significant challenges, particularly in integrating multicultural values into the curriculum and in the limited availability of teacher training for managing cultural diversity in the classroom. In contrast, Canada and Australia demonstrate more systematic and integrated practices of multicultural education, despite ongoing challenges related to socio-economic disparities. The study concludes that the gap between policy and practice remains the primary barrier to the effective implementation of multicultural education in Indonesia. Therefore, a more holistic policy reformulation, the development of inclusive curricula, and the strengthening of teacher competencies are necessary to ensure that multicultural education can be implemented effectively and sustainably.