Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kewarganegaraan Sebagai Hak Konstitusional: Penegak Hak Sipil dan Politik di Indonesia Ahmad Muhamad Mustain Nasoha; Ashfiya Nur Atqiya; Hanifah Muslimah; Rana Inas Zahira; Dina Setiana Pratiwi
Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 5 (2024): Oktober : KONSENSUS : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/konsensus.v1i5.441

Abstract

This study examines citizenship as a constitutional right in Indonesia, focusing on the foundational principles of citizenship, the roles of state institutions, challenges in the enforcement of rights, and relevant case studies. The research employs a doctrinal legal methodology with a normative approach, incorporating legislative, case law, conceptual, historical, and comparative perspectives. Data is collected from primary, secondary, and tertiary legal sources through a literature review. The analysis reveals that the foundational principles of citizenship are enshrined in the 1945 Constitution of Indonesia (UUD 1945), which includes the right to participate in government, the right to decent work, and other social rights. State institutions such as the President, the People's Consultative Assembly (DPR), and the judiciary play crucial roles in the enforcement of constitutional rights. However, several challenges persist, including human rights violations, injustices within the legal system, and barriers to political participation. Case studies related to administrative issues in the 2024 elections, human rights violations in Papua, and the controversy surrounding the Omnibus Law on Job Creation illustrate practical issues in the implementation of constitutional rights.
Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter Mahasiswa Rana Inas Zahira
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v3i2.457

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memainkan peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi PAI dalam membangun nilai-nilai karakter mahasiswa di UIN Raden Mas Said Surakarta, khususnya nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan dan observasi umum terhadap pendekatan pembelajaran PAI yang diterapkan di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kurikulum PAI telah memuat nilai-nilai karakter yang kuat, implementasinya masih menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam hal penyampaian materi yang kurang kontekstual dan metode yang kurang interaktif. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dalam strategi pengajaran, seperti penggunaan media digital, pendekatan dialogis, dan integrasi isu-isu kontemporer agar lebih relevan dengan kehidupan mahasiswa. Pendidikan Islam terbukti menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter mahasiswa, namun diperlukan adaptasi yang berkelanjutan agar tetap efektif di tengah perubahan sosial dan budaya yang cepat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan kurikulum PAI yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman dan generasi muda.