Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memerlukan strategi yang mampu mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan peserta didik secara terpadu. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah metode simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn serta pengaruhnya terhadap partisipasi dan kompetensi kewarganegaraan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Sumber data berupa artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan pembelajaran berbasis simulasi. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode simulasi memberikan pengalaman belajar yang kontekstual melalui aktivitas seperti musyawarah, pemilihan umum, dan pengambilan keputusan bersama. Metode ini meningkatkan keterlibatan peserta didik, kemampuan bekerja sama, komunikasi, negosiasi, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan. Selain itu, simulasi membantu peserta didik menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari sehingga pemahaman dan internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan menjadi lebih optimal. Dengan demikian, metode simulasi efektif diterapkan dalam pembelajaran PKn untuk membentuk warga negara yang demokratis, aktif, dan bertanggung jawab.