Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGUATAN PEMBELAJARAN APRESISASI SASTRA MELALUI PELATIHAN MEMBACA PUISI Muhammad Chairil Imran; Dwi Syukriady; Erniati Erniati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12298

Abstract

Melihat penguatan pembelajaran apresiasi sastra sebagai sebuah kebutuhan bagi siswa di sekolah maka dosen wajib untuk memberikan pengetahuan terkait apresiasi sastra agar kualitas lulusan semakin meningkat sekaligus memperkuat literasi siswa. Pengajaran terkait apresiasi sastra bukan hal baru, namun siswa bisa dikatakan minim mendapatkannya sehingga tim pengabdian berinisiatif untuk mengadakan pelatihan membaca puisi sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap karya sastra. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi dan praktik serta Focus Grup Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan membaca puisi, siswa mendapatkan pengetahuan baru terkait membaca puisi, respon positif sesudah pelatihan juga tampak dari hasil Focus Grup Discussion, apresiasi siswa terhadap karya sastra semakin kuat dengan mengenal puisi.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL GURU MELALUI PELATIHAN QUIZIZZ Dwi Syukriady; Ashar Ashar; Musbaing Musbaing; Yuriatson Yuriatson; Sitti Patimah A
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15066

Abstract

Melihat pengenalan Quizizz sebagai sebuah kebutuhan bagi guru maka guru wajib untuk di bekali pengetahuan tentang Quizizz agar mutu lulusan semakin meningkat sekaligus memperkuat literasi digital siswa. Quizizz bisa dikatakan baru bagi guru, pelatihan yang mereka dapatkan juga masih minim sehingga tim pengabdian berinisiatif untuk mengadakan pelatihan Quizizz untuk meningkatkan kecakapan guru dalam menjalankan aplikasi Quizizz. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi dan praktik Quizizz. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan Quizizz, guru merasa terbantu dengan pelatihan ini, respon positif sesudah pelatihan juga tampak dari hasil Focus Group Discussion, mereka antusias setelah dibekali dengan pelatihan yang bermanfaat dalam pembelajaran dan berharap pelatihan Quizizz tetap diadakan di lain waktu.      
Tantangan Guru Bahasa Indonesia Di Era Tranformasi Digital Dan Teknologi Berkelanjutan Dalam Mewujudkan Peserta Didik Yang Berkarakter Kuat Positif Dwi Syukriady; Debi Febianto; Samuel Mamonto; Muh. Safar; Nur Indah Sari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4339

Abstract

Penulisan ini mempunyai tujuan untuk mengeksplorasi bagaimana guru pendidikan bahasa Indonesia dalam era transformasi digital menghadapi tantangan dalam membentuk karakter positif peserta didik. Penelitian ini berlandaskan pada studi pustaka, serta dalam proses pengumpulan data, penulis akan menyelidiki tantangan yang dihadapi guru pendidikan bahasa Indonesia dalam menciptakan karakter yang kuat dan positif pada peserta didik. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini memiliki dampak signifikan pada perilaku siswa. Oleh karenanya, penting untuk menyeimbangkan akses informasi digital dengan penggunaan media yang etis dan bijak sebagai tantangan bagi pendidik di era transformasi digital. Dalam konteks ini, pendidik, keluarga, serta masyarakat perlu bersatu untuk membekali anak-anak dengan pemahaman tentang kecerdasan emosional dan karakter yang baik, sehingga mereka bisa mengatasi pengaruh negatif dari lingkungan sekitarnya. Pendidikan yang paling mendasar adalah tanggung jawab bersama keluarga dan sekolah. Oleh karenanya, keluarga dan sekolah harus mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai toleransi, kebijaksanaan, etika, serta tata krama dalam berinteraksi di media sosial. Jika siswa telah memiliki karakter yang kuat dalam hal moral, tata krama, serta etika, maka kemajuan teknologi tidak akan bisa mengubah sikap dan perilaku mereka, karena fondasi karakter positif telah terbentuk dalam diri mereka. Berbagai tantangan dalam dunia pendidikan saat ini harus dianggap sebagai dorongan bagi pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi.
UPAYA MENINGKATKAN ANTUSIAS DAN KINERJA BELAJAR BAHASA INDONESIA DALAM MATERI TEKS DESKRIPSI DI KELAS VII MTs YASPI SAMBUNG JAWA MAKASSAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING Dwi Syukriady
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 8: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i8.2276

Abstract

Penelitian ini membahas antusias dan kinerja belajar Bahasa Indonesia pada Materi Teks Deskripsi di Kelas VII di MTs Yaspi Sambung Jawa Kota Makassar melalui model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan antusias dan kinerja belajar Bahasa Indonesia pada Materi Teks Deskripsi di Kelas VII di MTs YaspiSambung Jawa Kota Makassar melalui model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di MTs Yaspi Sambung Jawa Kota Makassar dengan pendekatan discovery learning. Subjek penelitian adalah kelas VII dengan jumlah 32 peserta didik yang dilaksanakan pada Semester Ganjil, Tahun Pelajaran 2021-2022. Data bersumber pada guru dan siswa sebagai data utama diserta pula hasil tes belajar dari siswa. Pengumpulan data digunakan melalui lembar observasi, wawancara, dokumentasi berupa hasil tes belajar siswa pada materi teks deskripsi dan penerapan metode discovery learning oleh guru. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatan antusias dan hasil belajar siswa pada materi teks deskripsi. Peningkatan ini dilihat dari persentase ketuntasan tiap siklus. Siswa yang dinyatakan tuntas pada siklus I berdasarkan hasil tes ada 23 siswa (55,50%) sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 32 siswa (82,50%). Jadi, Antusias dan kinerja belajar siswa pada Mapel Bahasa Indonesia dalam Teks Deskripsi melalui pendekatan Discovery Learning dikatagorikan sangat baik atau sangat memuaskan.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK KELAS XII JURUSAN BAHASA SMA NEGERI 3 PALU DALAM MENENTUKAN KARAKTER TOKOH NOVEL "PADA SEBUAH KAPAL" KARYA N.H. DINI MELALUI METODE LATIHAN BERJENJANG Dwi Syukriady
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 4: Desember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i4.2362

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini membahas upaya meningkatkan kemampuan peserta didik kelas XII Jurusan Bahasa SMA Negeri 3 Palu dalam menentukan karakter tokoh novel Pada Sebuah Kapal karya N.H. Dini melalui metode latihan berjenjang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik kelas XII Jurusan Bahasa SMA Negeri 3 Palu menentukan karakter tokoh novel Pada Sebuah Kapal karya N.H. Dini melalui metode latihan berjenjang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Palu dengan pendekatan latihan berjenjang. Subjek penelitian adalah kelas XII dengan jumlah peserta didik 22 orang yang dilaksanakan pada Semester Ganjil, Tahun Ajaran 2021-2022. Data utama bersumber pada guru dan peserta didik. Pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, angket, wawancara, dokumentasi berupa hasil tes dan latihan belajar peserta didik dalam menentukan karakter tokoh novel Pada Sebuah Kapal karya N.H. Dini serta penerapan metode latihan berjenjang oleh guru. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam menerapkan latihan berjenjang dari perorangan ke kelompok dapat ditingkatkan. Peningkatan tersebut dilihat dari capaian persentase ketuntasan dari tahap observasi awal, siklus I, dan siklus II. Peserta didik yang dinyatakan tuntas pada siklus I dengan nilai rerata 5,95 berdasarkan pada hasil tes dan latihan terdapat 15 peserta didik yang mencapai ketuntasan (68,2%) sedangkan pada siklus II dengan nilai rerata 9,23 berdasarkan pada hasil tes dan latihan terdapat 22 peserta didik (100%). Jadi, peningkatan kemampuan dalam menentukan karakter tokoh novel Pada Sebuah Kapal melalui metode latihan berjenjang dapat ditingkatkan dengan katagori dikatagorikan sangat baik atau sangat memuaskan
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN UNTUK MAHASISWA TUNANETRA MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DENGAN AUDIO DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR Erniati Erniati; Supriadi Supriadi; Jumriati Jumriati; Dwi Syukriady4
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.23054

Abstract

Pengembangan Pembelajaran untuk Mahasiswa Tunanetra Melalui Model Project Based Learning (PjBL) dengan Audio di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Makassar Selama ini orang berkebutuhan khusus (difable) atau orang yang menyandang ketunaan (impairment) cenderung diperlakukan masyarakat sebagai “objek” perlindungan, perlakuan, dan bantuan daripada sebagai subjek pemegang hak. Perlakuan seperti ini mengakibatkan para penyandang ketunaan dipisahkan dari masyarakat umum dan disediakan tempat dan fasilitas tersendiri. Dalam bidang pendidikan, pemikiran seperti ini melahirkan praktek pendidikan segregasi yang memisahkan penyandang ketunaan dari orang pada umumnya. Mereka ditempatkan di sekolah-sekolah khusus yang dikenal dengan istilah sekolah luar biasa (SLB) dan tidak diperbolehkan belajar di sekolah biasa/reguler. Akibatnya, mereka cenderung diperlakukan sebagai orang asing di dalam masyarakatnya sendiri. Praktek pendidikan seperti ini menimbulkan diskriminasi terhadap para penyandang ketunaan khususnya tunanetra. Tujuan dalam gagasan ini adalah program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar dapat: 1) Memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa tunanetra; 2) Meningkatkan mutu layanan pembelajaran untuk mahasiswa tunanetra; 3) Meningkatkan akses, partisipasi, dan kemandirian mahasiswa tunanetra menjalankan perannya di masyarakat; 4) Berkolaborasi bersama Unit Layanan Disabilitas (ULD) Universitas Islam Makassar mengelola pendidikan bagi mahasiswa tunanetra Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode workshop. Workshop tersebut pada dasarnya dilakukan dengan pendekatan partisipatif karena melibatkan partisipasi dosen dan mahasiswa. Lokasi dalam kegiatan ini adalah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar. Subjek dalam kegiatan ini adalah dosen dan mahasiswa tunanetra Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar. Waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 3 (tiga) bulan Juli sampai Oktober tahun 2023 atau pada semester ganjil pada tahun ajaran 2023-2024. Hasil yang diperoleh dari kegiatan workshop tersebut, yaitu: 1) Telah mengembangkan RPS model Project Based Learning (PjBL) berbasis audio bagi para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra; 2) Telah mengembangkan materi ajar berbasis audio bagi para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra; 3) Telah mengembangkan media pembelajaran berbasis audio untuk para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra; 4) Telah mengembangkan evaluasi pembelajaran berbasis audio bagi para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra, dan 5) Telah mengembangkan pelaporan hasil evaluasi pembelajaran berbasis audio bagi para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra
Peningkatan Penulisan Cerita Pendek Menggunakan Metode Copy The Master Siswa Kelas IX SMP Negeri 5 Mandai Kabupaten Maros Muhammad Rezky; Badruddin Kaddas; Herawati Arief S; Syukriady, Dwi
AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research Vol. 6 No. 2 (2024): APRIL (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/aijer.v6i2.1235

Abstract

The aim of this research is the Copy The Master Method's efforts to improve short story writing for Grade 9 Students of SMP Negeri 5 Mandai, Maros Regency. The type of research used is classroom action research. The implementation procedure in this research went through 2 cycles consisting of several stages, namely the planning, implementation, observation and reflection stages. Based on the results of research conducted, the average score of students' short story writing skills from cycle I was 68.7%, then increased in cycle II, namely 73.4%. Student activity or student attitudes during learning have also increased. This can be seen from several aspects observed, namely, students who observed learning in cycle I to cycle II were 61%, students who asked questions during learning in cycle I to cycle II were 56%, students who practiced during learning in cycle I to cycle II 65%, students who understood during learning in cycle I to cycle II were 70%.
IMPROVING THE WRITING SKILLS OF COMPLEX PROCEDURAL TEXTS WITH SCRAMBLE METHOD FOR STUDENTS OF CLASS VII-A SMP NEGERI 25 MAKASSAR Reskiani Saparuddin; Jumriati; Erniati; Dwi Syukriady
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 2 No. 03 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve the quality of the learning process and the ability to write complex procedure texts using the Scramble method in class VII-A students of UPT SPF SMP Negeri 25 Makassar. This type of research is classroom action research (CAR) which is carried out in two cycles, namely cycle I and cycle II, using four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 30 class VII-A students of UPT SPF SMP Negeri 25 Makassar, 16 male students and 14 female students. Data collection techniques are test techniques and non-test techniques. Based on the results of the study, it shows that students' complex procedure text writing skills have increased, as evidenced by the average score in cycle I of (44.43%) increasing to (82.76%) in cycle II. And students experienced an increase in changes in activity and attitude when the Scramble learning media was applied in cycle I learning 70% increased in cycle II to 90%, students who paid attention to the teacher's explanation by 76.66% increased in cycle II by 83.33%, students who actively asked questions by 16.66% increased to 56.66%, students who were not noisy during learning by 40% increased to 76.66% in cycle II, and students who were calm when doing assignments by 86.66% and increased in cycle II by 90%. It can be concluded that learning the skills of writing complex procedural texts using the Scramble method has increased
Penguatan Keterampilan Mengajar Mahasiswa Disabilitas Melalui Pendampingan Magang PPL Herawati Arief; Jumriati Jumriati; Dwi Syukriady; Erniati Erniati; Supriadi Supriadi; Abu Bakar Tumpu; Musbaing Musbaing; Rusdi Room
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.780

Abstract

Keterampilan dalam praktik Magang PPL yang diselenggarakan perguruan tinggi merupakan bagian esensial dalam pembentukan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik. Keterampilan tersebut tidak hanya melibatkan pada kompetensi mengajar semata, tetapi juga berkompetensi dalam berkomunikasi, mengelola kelas, memecahkan masalah, pemanfaatan media (AI), merefleksi dan mengevaluasi, berkolaborasi, serta kreatif dan inovatif. Beberapa kompetensi tersebut akan sulit terwujud bagi seorang calon pendidik untuk bersaing dalam memeroleh lapangan kerja yang memadai jika jika tidak dibekali dengan seperangkat pengalaman dalam praktik mengajar. Esensi dari praktik Magang PPL memberikan pengalaman langsung yang sangat berharga dan memungkinkan mahasiswa sebagai calok pendidik untuk mengembangkan berbagai keterampilan, baik secara teoretis maupun praktis yang akan sangat berguna dalam pengembangan karier profesional mereka di bidang pendidikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan dalam menguatkan keterampilan dalam praktik mengajar mahasiswa secara pedagogik dan profesional di lembaga atau satuan pendidikan guna memeroleh akses dalam mengembangkan, mengkreasikan, dan menginovatifkan kompetenisnya dengan beberapa pengalaman. Hasil observasi dari kegiatan ini adalah bahwa mahaisswa magang PPL disabilitas mampu memenuhi indikator yang ditetapkan, yakni 93.66 melalui aspek penilaian: observasi, sikap, dan kedisiplinan melalui penguatan praktik magang PPL di SMA Negeri 6 Kota Makassar.
Kreativitas Mahasiswa KKNP Melalui Program Kerja Fisik Membangun Sekolah Adiwiyata Riskal Fitri; Warda Warda; Ummu Aiman; Miskiyah Miskiyah; Masita Hasan; Zarkiyah Thahir; Dwi Syukriady
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.810

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKNP) merupakan suatu kegiatan atau program yang harus dilaksanakan oleh semua mahasiswa PG-PAUD FKIPS Universitas Islam Makassar sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskrpsikan beberapa kreativitas kerja fisik mahasiswa KKNP sebagai bentuk pengabdian masyarakat di UPT SPF SD Inpres Kera-Kera Kota Makassar. Selain sebagai lembaga pendidikan yang berstatus negeri juga sebagai salah satu sekolah negeri di Kota Makassar yang menyandang sekolah Adiwiyata, di Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif dan mengedukasi masyarakat, dengan fokus pada bentuk kreativitas dan pembinaan kerja fisik sebagai implementasi program kerja mahasiswa KKNP terhadap warga sekolah UPT SPF SD Inpres Kera-Kera Kota Makassar. Kegiatan berlangsung dari 03 Juni hingga 08 Juli 2024. Hasil dari kegiatan ini meliputi peningkatan, kepedulian, kesadaran lingkungan masyarakat di sekolah melalui penataan atap kebun, wadah pembibitan tanaman greenhouse, penataan taman dan kebun sekolah adiwiyata, serta terlibat aktif dalam pengajaran melalui penilaian akhir semester (PAS) di ruang kelas. Kontribusi dari kegiatan ini adalah menciptakan kreativitas kerja secara fisik dalam pengelolaan lingkungan sekolah berbasis adiwiyata yang lebih baik dan kondusif yang peduli terhadap lingkungan hijau (greenhouse) agar proses pembelajaran lebih signifikan dan bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga memberdayakan ekonomi masyarakat dalam penataan greenhouse yang lebih ramah lingkungan dengan melibatkan partisipasi masyarakat, baik di dalam lingkungan maupun di luar sekolah sehingga dapat berkontribusi secara signifikan dalam pengelolaan dan penataan lingkungan hijau yang berbasis adiwiyata.