Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KONTRIBUSI KONSENTRASI DAN KETANGKASAN DALAM OLAHRAGA BOLA VOLI TERHADAP HASIL BELAJAR PENJASKES SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 KERINCI Anggil Jufinda
EDU RESEARCH Vol 3 No 1 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.863 KB) | DOI: 10.47827/jer.v3i1.66

Abstract

Merujuk kepada undang-undang no 3 tahun 2005 pasal 27 ayat 4 penelitian ini bertujuan untuk seberapa besar kontribusi konsentrasi dan ketangkasan terhadap hasil belajar penjaskes siswa kelas VII SMP Negeri 5 Kerinci. Jenis penelitian adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 5 Kerinci sebanyak 149 orang, sedangkan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dimana dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 saja yaitu yang berjumlah 25 orang. Analisa data dilakukan dengan cara menggunakan korelasi product moment dan dilanjutkan uji kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; tidak terdapat kontribusi antarakonsentrasi terhadap hasil belajar, diperoleh sumbangan 4% dan hubungan rhit 0.20 < rtab 0.404 (hubungannya lemah)/ tidak signifikan, terdapat kontribusi antaraketangkasan terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 5 Kerinci diperoleh sumbangan 2.52% dan hubungan rhit 0.16 < rtab 0.404 (hubungannya lemah)/ tidak signifikan , dan terdapat kontribusi antarakonsentrasi dengan ketangkasan secara bersama-sama terhadap hasil belajar diperoleh sumbangan 34.81%. Di sarankan kepada guru olahraga untuk memperhatikan faktor konsentrasi dan ketangkasan tersebut.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN OLAHRAGA KELAS VIII SMP Anggil Jufinda
EDU RESEARCH Vol 3 No 2 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.629 KB) | DOI: 10.47827/jer.v3i2.68

Abstract

Olahraga adalah salah satu mata pelajaran wajib di instansi pendidikan pada umumnya, pada tingkat sekolah menengah pertama pada khususnya, proses pembelajaran olahraga dapat dilakukan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Untuk menunjang pelaksanaan proses pembelajaran olahraga dibutuhkan alat peraga. Alat peraga adalah alat bantu untuk melakukan start jongkok dalam perlombaan lari di cabang atletik khususnya olahraga. Karena terbatasnya alat yang dijual di pasar, sehingga menyebabkan kurangnya ketersediaan alat tersebut di sekolah, untuk itu dikembangkanlah alat peraga berbasis kearifan lokal sebagai media pembelajaran olahraga. Untuk menentukan alat peraga tersebut dapat digunakan atau tidak, sehingga dilakukan pengembangan. Hasil ujicoba alat peraga tersebut adalah sehingga dapat disimpulkan bahwa alat peraga dapat digunakan sebagai media pembelajaran olahraga.
Analisis Perbedaan Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Semester 1 Kelas A dan Mahasiswa Semester 1 Kelas B di STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Anggil Jufinda
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.441 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7505038

Abstract

The problem in this research is the physical fitness of STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh students. The type of research used is comparative. The population in this study were all students of STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, totaling 498 students and purposive sampling based on a consideration by the author, where there were 28 students. Based on the results of the research on the level of physical fitness of STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh students, Semester 1 Class A with students of STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Semester 1 Class B, the Sports Education Study Program used a difference test (t-test), obtained tcount (0.688) > t-table (1.684), so that Ha was rejected and H0 was accepted, so the conclusion was that there was no difference in the level of physical fitness of students of STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Semester 1 Class A with students of STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Semester 1 Class B Sports Education Study Program.
Manajemen Ekstrakurikuler Dalam Meningkatkan Karakter Tanggung Jawab Peserta Didik Marlina Andriani; Anggil Jufinda; Darsi Darsi; Joni Wilson Sitopu; Jenuri Jenuri; MS Viktor Purhanudin
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The focus of this research is the management of extracurricular activities in improving the character of students' responsibilities at SMP Negeri 7 Kerinci. The research questions are (1) how is the management of extracurricular activities in improving the character of the students' responsibilities at SMP Negeri 7 Kerinci?; (2) what are the supporting and inhibiting factors for extracurricular activities in improving the responsible character of students at SMP Negeri 7 Kerinci?; (3) what are the results of improving the character of student responsibilities at SMP Negeri 7 Kerinci through extracurricular management? The method in this thesis is qualitative with the type of field survey located at SMP Negeri 7 Kerinci. Collecting data using interviews, observation, and documentation. While the data analysis method uses three steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show: (1) the management of extracurricular activities at SMP Negeri 7 Kerinci includes: first, extracurricular activity planning is carried out at the beginning of each new school year. What is planned is teachers, students, facilities and schedule of activities; second, the implementation of extracurricular activities is grouped into two, namely, compulsory extracurricular and elective extracurricular. Extracurricular activities run every day according to the schedule that has been prepared; third, Evaluation of extracurricular activities is carried out every three months. Things that are evaluated include the targets that have been set, such as the champion target the school wants to achieve; (2) Supporting factors in the implementation of extracurricular activities, namely facilities and infrastructure, funds, students, and mentor teachers who are competent in their fields. Factors hindering it are student attendance, lack of funds, and there is also the weather factor; (3) The results of the quality of the character of responsibility after the management of extracurricular activities are good and increasing. Judging from the educational process that runs smoothly, and thanks to the good management of extracurricular activities, carrying out tasks on time, disciplined and serious SMP Negeri 7 Kerinci can achieve non-academic achievements.
Persepsi Siswa Terhadap Pemeliharaan Lingkungan Sekolah Sehat Jufinda, Anggil
EDU RESEARCH Vol 4 No 3 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i3.117

Abstract

Hasil observasi yang penulis lakukan menunjukkan adanya ketidaksesuaian atau adanya kesenjangan antara teori dengan fenomena, seharusnya dari teori yang menyatakan bahwa siswa harus selalu memelihara dan menjaga semua fasilitas yang berada di sekolah, contohnya memelihara kebersihan lingkungan sekolah , menciptakan suasana sekolah yang aman dan menyenangkan, sopan santun dalam pergaulan, (selalu memelihara lingkungan fisik maupun psikis) tetapi ini malah sebaliknya tidak memelihara lingkungan sekolah dengan baik. Diduga faktor penyebab masalah di atas adalah kurangnya perhatian kepala sekolah terhadap lingkungan sekolah, kurang perhatian komiteterhadap lingkungan sekolah, kurang perhatian dari para guru, kurang perhatian siswa terhadap lingkungan sekolah sehat, kurang perhatian pemerintah setempat dan kurang kerja sama dengan puskesmas. Merujuk dari pendapat di atas dan berdasarkan permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini, maka Penelitian ini digolongkan dalam jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian untuk memberikan uraian mengenai fenomena atau gejala sosial yang diteliti dengan mendeskripsikan tentang nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih berdasarkan indikator-indikator dari variabel yang diteliti tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan antara variabel yang diteliti guna untuk eksplorasi dan klasifikasi dengan mendeskripsikan sejumlah variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Persepsi siswa terhadap pemeliharaan lingkungan fisik dilihat dari kebersihan termasuk pada kriteria baik. (b) Persepsi siswa terhadap pemeliharaan lingkungan fisik dilihat dari keindahan termasuk pada kriteria cukup. (c) Persepsi siswa terhadap pemeliharaan lingkungan fisik dilihat dari kerapian termasuk pada kriteria baik. (d) Persepsi siswa terhadap pemeliharaan lingkungan psikis dilihat dari keamanan termasuk pada kriteria baik. (e) Persepsi siswa terhadap pemeliharaan lingkungan psikis dilihat dari ketertiban termasuk pada kriteria cukup. Persepsi siswa terhadap pemeliharaan lingkungan psikis dilihat dari kekeluargaan termasuk pada kriteria sangat baik.
ANALISIS KETERAMPILAN TEKNIK BOWLING ATLET CRICKET KABUPATEN KERINCI UNTUK PERSIAPAN PORPROV JAMBI PADA TAHUN 2023 Randi Prastio; Edo Yuliandra Pratama; Anggil Jufinda
EDU RESEARCH Vol 4 No 4 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i4.142

Abstract

This study aims to make kerinci district cricket athletes understand more about bowling techniques in cricket games and improve bowling technique skills to achieve maximum results in bowling... This research was conducted at the old local government field in Sungai Penuh city. Data collection was carried out on 22 March - 02 April 2023. This research method is to use quantitative descriptive research and the technique used is a survey in the form of a percentage of success and failure in bowling. The population and sample of this study were all cricket athletes in Kerinci district totalling 22 people consisting of 11 men and 11 women in preparation for porprov jambi in 2023. Based on the problems raised and supported by the description of the theory and conceptual framework and then analyse the data, the results of the study can be concluded as follows: kerinci district cricket athletes for fast bowling and slow bowling technique skills have mastered well, while for swing bowling and spin bowling technique skills have not mastered well, but there are still weaknesses in bowling, namely the lack of power or strength when throwing. and the placement of balls that still do not hit the target. And the placement of the ball that still does not hit the target or stump, of course, by doing maximum coaching and training, of course, it can minimise errors when bowling.
PERFORMANCE ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN KARATE DI STKIP MUHAMMADIYAH SUNGAI PENUH Jufinda, Anggil
EDU RESEARCH Vol 5 No 1 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i1.150

Abstract

Asesmen dalam pembelajaran adalah suatu proses atau upaya formal pengumpulan informasi yang berkaitan dengan variabel-variabel penting pembelajaran sebagai bahan dalam pengambilan keputusan oleh guru untuk memperbaiki proses dan hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam tentang performance assessment dan pengembangan asesmen kinerja dalam pembelajaran karate. Metode penelitian ini adalah kajian literatur. Hasil penelitian ini adalah peneliti mampu merancang task, dapat menentukan pemberian skor dari penilaian kinerja dan target yang dapat diakses dari penilaian kinerja.
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN BAHAN AJAR BERBASIS ELEKTRONIK Sahida, Desrianti; Anggil Jufinda
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.170

Abstract

Perkembangan dalam pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah dimanfaatkan dengan baik dalam dunia pendidikan. Hal ini menuntut tersedia dan terjangkaunya layanan pendidikan yang dapat memberikan kesempatan untuk belajar dimana saja, kapan saja, dan pada siapa saja, mengenai apa saja, dengan cara apa saja dan sumber apa saja yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang pengembangan dan pemanfaatan bahan ajar berbasis elektronik yang marak berkembang saat ini. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan atau studi literatur dimana peneliti mengandalkan berbagai literatur untuk memperoleh data penelitian dan menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dihasilkan berupa kata atau deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis elektronik dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam pembelajaran karena bahan ajar berbasis elektronik dapat digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.
ANALISIS PERAN WEARABLE TECHNOLOGY DALAM OLAHRAGA MENURUT PANDANGAN FILSAFAT Jufinda, Anggil
EDU RESEARCH Vol 5 No 4 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i4.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wearable technology dalam olahraga melalui perspektif filsafat dengan menggunakan metodologi literatur review. Dengan mengkaji berbagai sumber akademis dan artikel terkait, penelitian ini menggali dampak teknologi yang dapat dikenakan, seperti pelacak kebugaran dan perangkat pemantauan kesehatan, terhadap pengalaman atlet dan konteks sosial olahraga. Fokus utama analisis meliputi fenomenologi, yang menyoroti pengalaman subjektif atlet dalam memahami tubuh mereka, serta pertimbangan etis mengenai privasi dan pengawasan data. Penelitian ini juga mengeksplorasi ide transhumanisme, mengkaji bagaimana wearable technology berpotensi meningkatkan kemampuan fisik dan mental manusia. Selain itu, keterhubungan sosial yang dihasilkan dari penggunaan teknologi ini, yang menciptakan komunitas dukungan di kalangan atlet, menjadi fokus penting. Namun, kritik terhadap komersialisasi olahraga juga diangkat, menyoroti bagaimana nilai-nilai kapitalis dapat mempengaruhi esensi olahraga sebagai ekspresi diri dan kebersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wearable technology membawa dampak multidimensional yang memerlukan pemahaman reflektif untuk mengelola konsekuensi sosial dan etisnya dalam dunia olahraga.