Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan kapasitas badan usaha milik desa (BUMDes) melalui peningkatana pemasaran digital berbasis media sosial di Desa Tangkit Baru Kabupaten Muaro Jambi Pera Nurfathiyah; Fuad Nurdiansyah; Dwi Arianti; Zakiah Zakiah; Sri Utami Lestari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38905

Abstract

Abstrak BUMDes Megariona memiliki potensi ekonomi berbasis komoditas nanas dan agrowisata, namun kapasitas kelembagaan dan literasi digital pengelola masih rendah sehingga pemasaran produk terbatas pada pasar lokal. Program pengabdian dilakukan pada bulan Mei – September 2025 dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan literasi digital, manajemen akun media sosial, dan pembuatan konten promosi, serta melibatkan mahasiswa dalam pendampingan teknis dan dokumentasi. Hasilnya, kegiatan pelatihan digital marketing dilaksanakan bersama BUMDes Megariona telah berdampak positif dalam peningkatan kapasitas kelembagaan dan keterampilan promosi produk lokal berbasis media sosial dan marketplace. Keberhasilan peserta dalam mengoperasikan akun digital, memproduksi konten promosi, dan membentuk komunitas belajar digital menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran partisipatif berbasis komunitas efektif mendorong transformasi digital di tingkat desa melalui komunitas belajar berbasis media social. Selain itu Keberlanjutan jangka panjang yang dapat dilakukan oleh pemerintah desa perlu menyusun kebijakan yang mendukung pengelolaan komunitas belajar digital secara berkesinambungan, termasuk pembentukan tim khusus pengelola akun promosi desa serta kerja sama dengan perguruan tinggi atau lembaga riset untuk pendampingan dan evaluasi dampak sosial-ekonomi. Selain itu, peneliti di masa mendatang dapat melakukan kajian longitudinal mengenai efektivitas komunitas belajar digital dalam meningkatkan pendapatan desa dan memperluas pasar produk lokal, sekaligus mengembangkan kurikulum pelatihan yang adaptif terhadap tren teknologi baru.   lain. Kata kunci: agrowisata;  liteasi; pemasaran ;pemberdayaan. Abstract BUMDes Megariona in Tangkit Baru Village, Muaro Jambi Regency, plays a strategic role in strengthening the local economy based on pineapple commodities and agro-educational tourism potential. However, institutional and managerial capacity remains limited, particularly in utilizing digital technology for marketing. The lack of digital literacy and managerial skills in optimizing social media has resulted in low product competitiveness and restricted market access. This community service program aims to enhance the managerial capacity and digital literacy of BUMDes administrators through training and mentoring in social media–based digital marketing strategies. Activities include creating promotional content, managing accounts, and developing an integrated marketing system from upstream to downstream. A participatory approach is applied to ensure program effectiveness and sustainability. Expected outcomes include improved digital competence of administrators, the establishment of operational guidelines for digital marketing, increased exposure of BUMDes products, and scientific publications. The program also supports the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) policy and Key Performance Indicators (IKU) through active student involvement. Thus, this initiative is expected to serve as a model for strengthening village economies through digital transformation that can be replicated in other regions. Keywords: agrotourism; digital literacy; social media marketing; community empowerment.
Pendampingan Bisnis Resilience Melalui Sosialisasi CPPOB pada Perajin Gula Aren Semut di Desa Malapari, Muara Bulian Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi Rosyani Rosyani; Neliyati Neliyati; Rahmi Hidayati; Nurul Iqamah Elza; Dwi Arianti
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6655

Abstract

Desa Malapari merupakan salah satu lokasi agroindustri gula aren di Kecamatan Muaro Bulian, para perajin gula aren ini membuat gula cetak atau gula merah yang dicetak yang berasal dari gula aren. Di Desa Malapari terdapat 70 orang perajin gula merah. Pengrajin melakukan pengolahan air nira menjadi gula aren untuk mendapatkan nilai tambah produk. Seiring perkembangan zaman, pengrajin mengembangkan produknya menjadi gula semut. Perkembangan produk tersebut diikuti oleh permintaan pasar diluar daerah produksi yang juga meningkat. Hal tersebut menggambarkan bahwa jangkauan pasar meningkat sehingga membutuhkan spesifikasi produk yang layak termasuk dari sisi keamanan pangan. Salah satu cara penerapan keamanan pangan adalah dengan menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Sosialisasi keamanan pangan dan penerapan CPPOB perlu dilakukan agar produk pangan memiliki mutu yang baik dan aman untuk dikonsumsi. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengrajin gula aren semut tentang pentingnya menjaga keamanan pangan melalui penerapan CPPOB. Metode sosialisasi adalah pemaparan oleh pemateri yang diawali oleh BPOM Jambi, inventarisasi dan kemudian diskusi. Secara umum, kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dan perajin gula aren di Desa Malapari sudah mengerti terkait dengan pentingnya CPPOB akan tetapi tetap harus mendapatkan pendampingan dari berbagai pihak. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah pendampingan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat dalam pemenuhan dokumen persyaratan CPPOB salah satunya dokumen pedoman mutu.
FINANCIAL FEASIBILITY ANALYSIS AND PRODUCTIVITY ENHANCEMENT STRATEGIES FOR SMALLHOLDER OIL PALM PLANTATION IN MUARO JAMBI REGENCY TO SUPPORT SUSTAINABLE AGRIBUSINESS Karina Rahmah; Ulidesi Siadari; Sri Utami Lestari; Vika Indah Rahayu; Dwi Arianti
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 23, No 2 (2026): SEPTEMBER (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v23i2.111943

Abstract

This study analyzes the financial feasibility of post-replanting smallholder oil palm farming and formulates priority strategies to enhance productivity in support of sustainable agribusiness development in Muaro Jambi Regency. Primary data were collected through structured interviews with 30 smallholder farmers in Sungai Bahar District who had participated in the Oil Palm Replanting (PSR) program. Financial feasibility was evaluated using Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) and Payback Period (PP), while strategic priorities were determined using a SWOT–QSPM approach. The results show that post-replanting oil palm farming is financially feasible, with an NPV of IDR 28,450,000 per hectare, an IRR of 18.2%. The payback period is estimated at 4.4 years, indicating a relatively fast return on investment under existing conditions. The average farmer income reaches IDR 68,326,560 per year. However, income constraints remain significant during the immature crop phase (TBM), which limits short-term cash flow. The QSPM analysis identifies institutional strengthening, intercropping-based diversification, and optimization of PSR support as priority strategies to enhance productivity and ensure long-term sustainability. These findings provide empirical evidence that integrating financial feasibility with strategic planning is essential for improving the resilience of smallholder oil palm agribusiness.