Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN JALAN BENDUNGAN SUTAMI, JALAN GALUNGGUNG, DAN JALAN RAYA LANGSEP KOTA MALANG Fitri Avionita Rosandi; Sutikno Sutikno; Agus Suhardono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9173

Abstract

Daerah resapan air alami seringkali berkurang dari waktu ke waktu seiring berkembangnya kawasan pada suatu daerah diakibatkan permukaan tanah yang tertutupi oleh perkerasan jalan serta bangunan yang semakin meluas. Hal ini menyebabkan meningkatnya limpasan permukaan dan berpotensi banjir pada badan jalan. Permasalahan limpasan permukaan dan banjir sering terjadi pada Jalan Bendungan Sutami, Jalan Galunggung, dan Jalan Raya Langsep Kota Malang. Untuk menangani permasalahan tersebut, maka dilakukan perencanaan ulang saluran drainase berwawasan lingkungan menggunakan sumur resapan. Dalam perencanan ulang ini digunakan data primer berupa pengukuran saluran eksisting yang diperoleh langsung dari lokasi. Selain itu, data sekunder yang digunakan dalam perencanaan ini antara lain data curah hujan harian, peta topografi, data penduduk, data tanah, dan Harga Satuan Pekerjaan Kota Malang Tahun 2022. Data diolah menggunakan metode Gumbel I, uji kesesuaian dengan metode Chi-Kuadrat dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 10 tahun, intensitas hujan dengan metode Mononobe dan debit banjir rancangan dengan metode rasional. Dari hasil perhitungan didapatkan intensitas hujan sebesar 83,601 mm/hari, debit banjir rancangan sebesar 2,052 m3/dt, sumur resapan Ø0,6 m dengan kedalaman 1 m sebagai drainase berwawasan lingkungan, saluran beton pracetak U-Ditch dan Box Culvert berdimensi 0,6 x 0,6, 0,8 x 0,8, 1,0 x 1,0 dan 1,4 x 1,4 serta biaya perencanaan terhitung sebesar Rp3.202.116.871.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE PADA JALAN RAYA TLEKUNG – JALAN RAYA JUNREJO KOTA BATU Hanni Damayanti; Winda Harsanti; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3696

Abstract

Perubahan kawasan pertanian menjadi pemukiman bahkan tempat wisata terjadi di kawasan sekitar Jalan Raya Tlekung hingga Jalan Raya Junrejo sehingga saluran drainase tidak mampu menampung debit yang ada. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengevaluasi saluran drainase yang ada, merancang saluran drainase yang baru dan bangunan penunjangnya serta menghitung biaya konstruksi. Data yang dibutuhkan yaitu data curah hujan dari 3 stasiun terdekat yaitu Ngaglik, Petungsewu, dan Pendem dari tahun 2011 sampai 2021, data jumlah penduduk, peta topografi lokasi penelitian, data dimensi eksisting, dan harga satuan pekerjaan Kota Malang tahun 2022. Data curah hujan daerah diolah menggunakan distribusi Log Pearson III dengan kala ulang perencanaan 2 tahun untuk menghitung curah hujan rancangan. Debit total diperoleh dari jumlah debit limpasan dari jalan, pemukiman, dan debit limbah yang dialirkan ke saluran drainase. Perhitungan dimensi saluran menggunakan rumus aliran seragam. Hasil evaluasi dari perhitungan, sebagian besar saluran drainase eksisting dilakukan perencanaan ulang. Dari hasil perhitungan didapatkan curah hujan rancangan dengan kala ulang 2 tahun sebesar . Debit banjir rancangan dengan kala ulang 2 tahun memiliki debit pada saluran sisi kanan sebesar m3/detik hingga m3/detik dan besaran debit pada saluran sisi kiri sebesar  m3/detik hingga  m3/detik. Dimensi rencana saluran sisi kanan sebesar  hingga  dan dimensi saluran pada sisi kiri sebesar  hingga  dengan total anggaran biaya sebesar Rp12.460.804.776,04.
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DAN PENERAPAN PANEN AIR HUJAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN GRAND ZAM-ZAM LUMAJANG Fathur Chandra Maulana; Sutikno Sutikno; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4021

Abstract

Drainase merupakan sistem penting dalam perencanaantata ruang wilayah dan perlu direncanakan sesuai kebutuhanuntuk memperoleh fungsi yang sesuai. Fenomena saat iniadalah banyak perubahan lahan menjadi area perumahan. Contohnya, di Kabupaten Lumajang banyak lahan yang berubah menjadi perumahan namun tidak disertai denganperencanaan saluran drainase berkelanjutan untuk menunjangkeberhasilan pembangunan. Hal ini karena di wilayah tersebutmasih kekurangan air. Tujuan penelitian ini adalahpemanfaatan air hujan kembali bagi penghuni. Metode yang digunakan pada perencanaan ini adalah metode rata-rata aljabar dan distribusi gumbel. Data yang digunakan terdiridari peta topografi, curah hujan 3 stasiun, site plan, dan HSPK tahun 2022. Hasil perhitungan diperoleh intensitas hujan sebesar71,6949 mm/hari. Rencana saluran drainase berbentuk persegiberbahan beton dengan ukuran minimal lebar 0,3 m dan tinggi0,1 m, ukuran maksimal lebar 0,5 m dan tinggi 0,7 m. Hasilpanen air hujan pada atap ukuran 6 m x 5 m yaitu 0,00203m3/detik, limpasan yang dihasilkan sebanyak 0,001672m3/detik. Estimasi biaya yang diperlukan untuk perencanaansaluran drainase dan panen air hujan sebesarRp2.685.340.252,00. Proyek pembangunan perumahan Grand Zam-zam dibangun di wilayah yang kurang air, untukmemenuhi kebutuhan air bagi penghuni maka dapat diatasidengan penerapan ekodrainase berupa panen air hujan.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE KAWASAN JALAN AHMAD YANI – JALAN RAYA MOJOSARI KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG Wulan Safitri; Sutikno Sutikno; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4121

Abstract

Kawasan Jl. Ahmad Yani hingga Jl. Raya Mojosari merupakan kawasan padat penduduk, dimana ketersediaan lahan kosong sebagai tempat resapan alami air banyak berkurang. Hal ini mengakibatkan terjadinya genangan air pada jalanan di kawasan ini saat hujan deras . Sehingga perlu di lakukan perencanaan ulang saluran drainase agar dapat menampung limpasan air. Data – data yang diperlukan untuk perencanaan ulang  saluran drainase ini adalah peta tografi Kecamatan Kepanjen, data curah hujan tahun 2011 – 2020 dari Stasiun terdekat Gondanglegi, Kepanjen UPTD, dan Ngajum, dan Harga Satuan Pekerjaan Kabupaten Malang Tahun 2021.  Data di proses menggunakan metode  Gumbel dengan kala ulang 5 tahun. Dari hasil perhitungan diperoleh intensitas hujan sebesar 87,813 mm/hari, untuk perencanaan saluran drainase berbentuk persegi dengan bahan batu kali, dimana ukuran minimal dimensi adalah lebar 0,5 m dan tinggi 0,5 m, ukuran dimensi maksimal adalah lebar 1,5 m dan tinggi 1 m. Penerapan drainase berwawasan lingkungan berupa pemaikaian pemanen air hujan, dengan debit 0,0039 m3/detik.  Estimasi biaya untuk perencanaan ulang dan penerapan pemanen air hujan ini sebesar Rp.10.030.411.420,78.
PERENCANAAN JARINGAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA JALAN RAYA DONOMULYO SAMPAI JALAN TRISULA KECAMATAN DONOMULYO KABUPATEN MALANG Alfian Eka Winanto; Sutikno Sutikno; Winda Harsanti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4633

Abstract

Drainase jalan diperlukan untuk mencegah genangan air, seperti pada Jalan Raya Donomulyo sampai Jalan Trisula Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Genangan air ini merupakan imbas dari pemabngunan saluran drainase yang kurang merebak sehingga mengakibatkan jalan menjadi cepat rusak dan kegiatan warga terganggu. Tujuan dari peulisan ini adalah merancang saluran drainase ramah lingkungan, menguji hidrolika saluran drainase dan bangunan, serta menghitung anggaran biaya. Data yang diperlukan diantaranya peta topografi, data curah hujantahun 2011 hingga 2020 untuk 3 stasiun terdekat:Donomulyo, Pagak, dan Poh Gajih, serta harga satuan dasar pekerjaan Kabupaten Malang 2021. Data diolah dengan metode Log Pearson III, uji kesesuaian metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov kala ulang 10 tahun, metode Mononobe untuk intensitas hujan dan metode rasional untuk debit banjir rancangan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai curah hujan rancangan 93,304 mm/hari; debit banjir rancangan 0,00092593 m3/dt; sumur resapan sebagai indikator drainase berwawasan lingkungan dengan kedalaman 2,2 meter dan dimensi 0,7 meter; dimensi terbesar sebesar 0,8 m x 1,07 m; biaya konstruksi sebesar Rp. 8.215.869.226,51
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN AIR BERSIH KECAMATAN TANGEN KABUPATEN SRAGEN Salma Aida Zulfatin; Ikrar Hanggara; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5706

Abstract

Kecamatan Tangen merupakan salah satu kecamatan pada Kabupaten Sragen dengan jumlah penduduk sebanyak 29.980 jiwa pada tahun 2023 yang tersebar di 7 desa yang ada. Tujuan perencanaan ini meliputi jaringan pipa distribusi air bersih, dimensi pipa, serta rencana anggaran biaya. Data yang diperlukan antara lain yaitu, peta topografi, data debit sumber mata air, data jumlah penduduk dan fasilitas umum yang ada, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Sragen terbaru. Data jumlah penduduk dan fasilitas umum akan digunakan untuk mencari besarnya kebutuhan debit pada tahun rencana, dan dilakukan untuk merencanakan dimensi pipa sehingga dapat dihitung rencana anggaran biaya yang diperlukan. Dari hasil perencanaan diperoleh hasil proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2038 sebanyak 34.594 jiwa, dan besarnya debit air yang diperlukan untuk 7 desa yaitu 0,04157 m3/detik. Perencanaan jaringan pipa direncanakan menggunakan pipa HDPE dengan pipa HDPE Ø200 mm sepanjang 13.096 m, pipa HDPE Ø160 mm sepanjang 15.707,3 m, pipa HDPE Ø110 mm sepanjang 11.717,6 m, pipa HDPE Ø90 mm sepanjang 4963,4 m, pipa HDPE Ø80 mm sepanjang 4.762,6 m, dan pipa HDPE Ø50 mm sepanjang 1411,5 m. Dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp 13.840.243.000 (Tiga Belas Milyar Delapan Ratus Empat Puluh Juta Dua Ratus Empat Puluh Tiga Ribu Rupiah).
ANALISIS PENJADWALAN DAN BIAYA BERBASIS BIM PADA PEKERJAAN STRUKTURAL PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT KOTA KEDIRI Muhammad Ramadhan Bagus Fahreza; Devi Zettyara; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5711

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Kota Kediri mempunyai luas bangunan sebesar ±1198,60 m2 memiliki 6 lantai dengan ketinggian total +19,50 m. Pada pelaksanaanya, ditemukan terjadinya keterlambatan pada progres mingguan sebesar -0,160% dan ketidaksesuaian dari segi biaya dalam pelaksanaanya terutama pada pekerjaan pengecoran pernah terjadi over 3 m3. Sehingga tujuan dari pembahasan ini untuk mengetahui hasil analisis penjadwalan dan biaya pekerjaan struktural Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Kota Kediri. Metode analisis menerapkan Building Information Modeling (BIM) agar perencanaan lebih efisien dan saling terhubung. Software yang digunakan dalam penerapan BIM yaitu untuk desain elemen struktural dan menginput penulangan hingga mendapatkan hasil perhitungan kuantitas menggunakan Cubicost TAS dan TRB sedangkan untuk penjadwalan menggunakan Microsoft Project dan kemudian dalam merencanakan anggaran biaya menggunakan Cubicost TBQ. Berdasarkan analisis pembahasan tersebut diperoleh hasil kuantitas galian tanah sebesar 428,00 m3, kebutuhan titik pancang sebesar 173 titik, kebutuhan beton sebesar 2.081,39 m3, kebutuhan bekisting sebesar 13.221,07 m2, kebutuhan pembesian sebesar 447.057,70 kg. Sehingga dari hasil kuantitas tersebut didapatkan durasi pekerjaan struktural selama 157 hari atau sekitar 22 minggu dengan biaya Rp. 14.063.272.382,64 (empat belas milyar enam puluh tiga juta duaratus tujuh puluh dua ribu tigaratus delapan puluh dua rupiah).
PERENCANAAN JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN BLULUK KABUPATEN LAMONGAN Yanu Tri Wulandari; Ayisya Cindy Harifa; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5760

Abstract

Kecamatan Bluluk merupakan kawasan dataran rendah yang didominasi dengan tanah kapur di beberapa daerah serta memiliki luas wilayah sebesar 55,3 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 22.898 jiwa yang tidak terlayani PDAM. Penulisan studi ini ditujukan untuk menghitung jumlah proyeksi penduduk tahun 2038, menghitung kebutuhan air masyarakat Kecamatan Bluluk, membuat desain jaringan pipa distribusi serta dimensi reservoir, dan juga memperhitungkan anggaran biaya dari pelaksanaan pekerjaan jaringan distribusi. Data yang diperlukan berupa data jumlah penduduk selama 10 tahun terakhir, data debit sumber mata air, data peta topografi, peta tata guna lahan serta jaringan jalan, dan juga data analisa harga satuan pekerjaan. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai maka data akan diolah secara manual menggunakan metode proyeksi jumlah penduduk dan Hazen-Williams serta menggunakan bantuan program Watercad V8i untuk merencanakan skema jaringan pipa distribusi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa jumlah penduduk di tahun 2038 sebanyak 29.506 jiwa, debit kebutuhan air bersih sebesar 0,0673 m3/dt, pipa yang digunakan pada perencanaan jaringan pipa distribusi air bersih adalah pipa HDPE PN 16 dengan rincian pipa 5 inch sepanjang 3267,6 m, pipa 4 inch sepanjang 16973,8 m, pipa 3 inch sepanjang 3447,5 m, pipa 2 ½ inch sepanjang 4656,4 m, pipa 1 ½ inch sepanjang 6169,1 m, pipa 1 ¼ inch sepanjang 2367,5 m, dan pipa 1 inch sepanjang 3023,6 m. Dengan dimensi reservoir utama sebesar 40,5 m3, serta menggunakan pompa dengan ukuran 100 x 80 m dan 50 x 40 m, dan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dibutuhkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp. 13.890.715.000,00 (Tiga belas milyar delapan ratus sembilan puluh juta tujuh ratus lima belas ribu rupiah).
PERENCENAAN ULANG SALURAN DRAINASE MENGGUNAKAN SUMUR INJEKSI KECAMATAN LOWOKWARU KELURAHAN MOJOLANGU KOTA MALANG Syahrul Ferdiansyah; Ikrar Hanggara; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5866

Abstract

Drainase merupakan salah satu bangunan yang penting untuk menerima limpasan air hujan yang dapat menyebabkan genangan maupun banjir pada suatu wilayah. Salah satu pemukiman di Kota Malang yang berlokasi di Jalan Candi Badut, Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru dan sekitarnya merupakan pemukiman yang padat dengan fungsi drainase yang kurang baik. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan ulang saluran drainase pada wilayah tersebut. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan yang berasal dari Satelit JAXA selama 20 tahun terakhir, peta topografi, data saluran eksisting, data harga satuan upah, alat dan bahan. Berdasarkan hasil analisis perhitungan diperoleh curah hujan rancangan sebesar 117,9 milimater per-hari. Upaya untuk mencegah banjir yaitu dengan membuat penambahan resapan area menggunakan sumur injeksi berdiameter 0,8 meter dengan kedalaman 1 meter yang berjumlah 15 unit dan ditempatkan pada beberapa titik tertentu. Berdasarkan hasil perhitungan, saluran drainase direncanakan menggunakan beton precast jenis U-Ditch dengan dimensi terkecil, yaitu lebar dasar (b) sebesar 0,4 meter dan tinggi saluran (h) sebesar 0,5 meter, dan dimensi terbesar menggunakan saluran dengan lebar dasar (b) sebesar 0,6 meter dan tinggi saluran (h) sebesar 0,7 meter. Estimasi biaya yang dibutuhkan dalam proyek ini sebesar Rp.1.927.978.000,00.
EVALUASI DAN PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN JALAN MAYJEN SUNGKONO KOTA MALANG Iqbal Miftachul Huda; Mohamad Zenurianto; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6012

Abstract

Salah satu dampak pertumbuhan penduduk di Kota Malang adalah peningkatan debit limpasan permukaan yang dapat menyebabkan banjir. Permasalahan sistem drainase di Kota Malang secara umum adalah terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas saluran drainase. Untuk melakukan evaluasi sistem drainase pada area kajian diperlukan data curah hujan dari tiga stasiun terdekat yaitu Bululawang, Sukun dan Ciliwung tahun 2011-2020, peta topografi, kondisi dan dimensi saluran serta bangunan eksisting. Perencanaan dimulai dengan penyiapan data curah hujan maksimum tahunan untuk uji konsistensi dengan kurva massa ganda, dilanjutkan analisis curah hujan daerah dengan metode rata-rata aljabar, analisis curah hujan rancangan dihitung dengan Gumbel Tipe I dengan periode 5 tahun, uji kesesuaian distribusi dengan metode Smirnov-Kolmogorov dan Chi-Square, perhitungan debit banjir rancangan, perhitungan debit limbah, perhitungan debit kumulatif dan penentuan dimensi saluran. Survei lapangan dilakukan untuk mengetahui kondisi dan dimensi saluran eksisting. Dari hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan dengan kala ulang 5 tahun sebesar 72.419 mm/hari dan debit banjir rancangan untuk saluran kiri sebesar 1.282 m³/detik dan untuk saluran kanan sebesar 1.237 m³/detik. Debit limbah yang dihasilkan dari pemukiman saluran kiri sebesar 0,1328 m³/detik dan untuk saluran kanan sebesar 0,0943 m³/detik. Hasil perencanaan ulang saluran menggunakan U-Ditch beton didapatkan dimensi 0.6 x 0.8 m, 0.8 x 0.8 m, 0.8 x 1.0 m, 1.0 x 1.0 m dan 1.0 x 1.2 m, dengan bangunan pelengkap untuk meningkatkan resapan air berupa sumur resapan sejumlah 60 unit. Estimasi biaya perencanaan ulang ini sebesar Rp 6.228.930.000.00