Wananda, Yosa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Seni Hadroh Al-Habsyi di Desa Ketenger, Baturraden, Banyumas Wananda, Yosa
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shalawat merupakan pujian yang dihaturkan kepada Nabi Muhammad SAW yang di dalamnyaterdapat berbagai cara untuk mengungkapkan pujian kepada Nabi. Salah satu yang cukup familiar di Indonesia adalah dengan menggunakan seni musik hadroh Al-Habsyi. Seni hadroh, sebagaisalah satu bentuk kesenian Islam tradisional yang menggabungkan pembacaan shalawat denganiringan rebana, memiliki potensi besar untuk menjadi media pemberdayaan ibu-ibu dalam konteks keagamaan. Di masyarakat sekitar telah terjadi penurunan semangat keagamaan khususnya pada ibu-ibu. Kurangnya wadah menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya semangatkeagamaan ibu-ibu. Untuk mengurai masalah tersebut diperlukan adanya pemberdayaan ibu-ibusecara terstruktur dengan menggunakan metode partisipatory action research dimulai dari tahapan membangun komunikasi dengan takmir masjid, tokoh agama, dan masyarakat. Kemudiandilanjutkan dengan kegiatan pelatihan seni hadroh Al-Habsyi secara rutin. Hasilnya para ibu-ibucukup antusias dalam mengikuti program pelatihan ini. Bahkan kini ibu-ibu tidak hanya berfokuspada latihan hadroh, tetapi sudah mulai memperdalam ilmu agama dengan mengkaji kitab kuning.
Jaringan Sosial, Relasi Kuasa, dan Reproduksi Ketimpangan Pendidikan: Analisis Sosiologis Pendidikan di Sekolah Wananda, Yosa; Ningsih, Tutuk; Yahya, M. Slamet
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana jaringan sosial dan relasi kuasa mereproduksi ketimpangan pendidikan di sekolah melalui tinjauan pustaka bertipe systematic-narrative review (studi 2022–2025). Temuan utama menunjukkan bahwa ketimpangan tidak semata akibat sumber daya atau kebijakan makro, tetapi juga dibentuk oleh mekanisme mikro: (1) informational gatekeeping, kontrol atas aliran informasi penting; (2) alokasi sumber daya yang berpihak; (3) labeling dan tracking, penempatan akademik yang memperkuat stereotip; dan (4) peran broker yang menahan atau menyalurkan akses. Teori modal sosial (Bourdieu, Coleman), konsep relasi lemah (Granovetter), serta teori kekuasaan Foucault dan Lukes digunakan untuk menjelaskan bagaimana jaringan dan praktik pengawasan menciptakan dan meneguhkan privilese. Perbedaan konteks perkotaan dan pedesaan menegaskan peran jaringan lokal dan akses ke sumber daya formal. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis mikro (praktik jaringan dan relasi kuasa) dengan perspektif struktural makro untuk menawarkan kerangka konseptual terpadu tentang reproduksi ketimpangan Pendidikan. Secara praktis penelitian ini merekomendasikan kebijakan menekankan transparansi distribusi informasi, program mentoring terstruktur, serta reformasi aturan dan budaya institusi untuk merombak struktur kekuasaan agar akses pendidikan menjadi lebih adil dan berkelanjutan.