Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Variasi Daging Buah Pisang Pada Pembuatan Tahu Maulana, Angga Prasetya; Alus, Yuliana Jurita; Rukmelia, Rukmelia; Khabisa, Andi Ahmad Fajri
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v6i2.11025

Abstract

Tahu adalah salah satu produk olahan dari kacang kedelai yang kaya akan kandungan gizi. Sebagai sumber protein nabati, tahu tidak hanya bergizi tinggi tetapi juga memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan produk hewani, sehingga sering dijadikan alternatif dalam pola makan sehat.untuk membuat tahu pencucian, perendaman pengupasan penyortiran, penghalusan, perebusan, pengeringan, pencampuran, pencetakan, fermentasi.setelah itu ditambahkan dengan cuka tahu untuk fermentasi.dengan penambahan pisang kapok, pisang Raja, dan pisang Mas. Penelitian ini menggunakan metode rancangan lengkap(RAL).A0 = Kedelai 70 gram dan pisang 0 gram, A1 = kedelai 70 gram dan pisang kapok 70 gram, A2 = 70 gram dan pisang raja 50 gram, A3 = kedelai 70 gram dan pisang raja 50 gram.
Karakteristik Organoleptik Roti Tawar Dengan Substitusi Tepung Sorghum (Sorgum Bicolor L. Moench): Organoleptic Characteristics of White Bread with Sorghum Flour Substitution (Sorghum bicolor L. Moench) Khabisa, Andi Ahmad Fajri; Rukmelia, Rukmelia; Muhanniah, Muhanniah
Jurnal : Agricultural Review Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/j50rdn58

Abstract

Substitusi tepung sorgum pada roti tawar merupakan salah satu upaya diversifikasi pangan berbasis bahan lokal, namun dapat memengaruhi mutu sensori produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung sorgum terhadap tingkat kesukaan panelis pada atribut warna, rasa, aroma, dan tekstur roti tawar. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan, yaitu substitusi tepung sorgum 0% (kontrol), 5%, 10%, dan 15%. Uji organoleptik dilakukan dengan metode hedonik menggunakan skala penilaian mengacu pada Soekarto (2002) dan melibatkan 25 panelis tidak terlatih. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung sorgum hingga 10% masih menghasilkan tingkat kesukaan panelis pada kategori netral dan dapat diterima pada seluruh atribut sensori, sedangkan substitusi 15% menyebabkan penurunan tingkat kesukaan, terutama pada atribut rasa, aroma, dan tekstur. Dapat disimpulkan bahwa substitusi tepung sorgum pada roti tawar tanpa penambahan aditif masih layak diterapkan hingga tingkat 10% tanpa menurunkan penerimaan konsumen secara signifikan.