Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Pembelajaran IPAS Materi Perubahan Wujud Zat pada Siswa Kelas IV di SDN 83 Bengkulu Selatan Sugianto, Nopiar; Muktadir, Abdul; Widi Winarni, Endang
Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kapedas.v5i1.48686

Abstract

This study aims to develop a Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) based Student Worksheet (LKPD) to improve students' creative thinking skills in science learning on the Changes of State of Matter material in grade IV of elementary school. The type of research used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of the study were students of grades IV and IV of SD Negeri 83 Bengkulu Selatan. The validation results show that the STEM-based LKPD developed has a very good level of feasibility, with very valid validation results. Teachers' and students' responses to the product show a very positive category, with the assessment that the LKPD is easy to use, interesting, and encourages students to think creatively and actively in learning. The results of the effectiveness test show a significant increase in students' creative thinking skills with an N-Gain value of 0.63 which is included in the effective category. Based on these results, it can be concluded that the STEM-based LKPD is feasible, practical, and effective for use in science learning to improve the creative thinking skills of elementary school students.
Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka Kelas IV Utama, Tara Dika; Qumariah, Afifah; Alwis, Joni; Oktiara, Yuvela; Pramawati, Titi Selvia; Sugianto, Nopiar; Badeni, Badeni
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.13375

Abstract

Kesulitan belajar adalah suatu kondisi di mana peserta didik tidak dapat berhasil belajar karena mengalami ancaman, hambatan, atau gangguan lain dalam belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS dalam kurikulum merdeka, memperjelas penyebabnya, dan mengetahui upaya apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik dan guru dalam memecahkan masalah agar diperoleh hasil belajar yang optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan format deskriptif kualitatif melalui penelitian lapangan. Penelitian ini memperoleh data melalui observasi dan wawancara terhadap 10 peserta didik dan satu guru di Bengkulu Selatan. Kesulitan belajar peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain karakteristik seperti gaya belajar, motivasi belajar, dan minat belajar. Peserta didik yang kesulitan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi cenderung tidak dapat berkonsentrasi pada proses pembelajaran di kelas karena kurangnya minat belajar. Upaya guru untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar pada peserta didik tersebut antara lain dengan melakukan diversifikasi pembelajaran terutama melalui permainan dan sesi tanya jawab, serta pemberian hadiah kepada peserta didik yang menjawab pertanyaan dengan baik. Hal ini terbukti dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik. Kata Kunci: Kesulitan belajar, IPAS, Kurikulum Merdeka.