Sastra lisan merupakan bagian dari warisan budaya yang berasal dari suatu peradaban yang menggunakan bahasa sebaga media utamanya, diterima dari masyarakat zaman dahulu yang tidak dikenal, dan disebut sastra kuno atau sastra daerah salah satu sastra lisan adalah mantra. Kojagete merupakan salah satu daerah yang memiliki sastra lisan yaitu mantra. Mantra itu sering diutarakan saat ritual. Ritual-ritual ini melibatkan penggunaan sastra lisan seperti mantra- mantra khusus yang diyakini memiliki kekuatan penyembuhan. Urgensi penelitian ini yaitu memberi pemahaman pelestarian warisan budaya mantra pengobatan tradisional tentang khazanah budaya lisan yang kaya dan perlu dilestarikan. Dengan menganalisis, kita dapat memahami nilai-nilai dan pengetahuan yang terkandung didalamnya, serta menjaga kelestarian warisan budaya tersebut. Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui fungsi sastra lisan mantra pengobatan di Desa Kojagete dan mengetahui struktur fisik mantra pengobatan di Desa Kojagete. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualiatif. Data dalam penelitian ini berupa larik-larik dalam mantra pengobatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah tua adat atau penutur mantra pengobatan masyarakat Desa Kojagete. Penelitian ini dilakukan di Desa Kojagete berdasarkan hasil penelitian, ditemukan fungsi diantaranya 1) Fungsi Religius. Struktur fisik dianataranya 1) Diksi, 2) Rima, 3) Imaji, 4) Majas, 5) Kata kongkret, 6) Tiporafi