Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjawab permasalahan pendataan dan screening awal kondisi impairment atlet parasport yang belum terstandar di Sanggar Inklusi Permata Hati Wijaya Kecamatan Baki. Topik ini penting karena sistem klasifikasi atlet merupakan fondasi utama dalam menjamin keadilan, kesetaraan, dan inklusivitas dalam parasport, sementara mitra menghadapi keterbatasan akses terhadap klasifikasi resmi akibat kendala jarak, biaya, dan sumber daya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif melalui penerapan teknologi tepat guna berupa website sistem klasifikasi online berbasis web untuk screening minimal impairment. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi konsep minimal impairment, pendampingan penggunaan website, serta evaluasi kelayakan sistem menggunakan wawancara terstruktur. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa website dapat digunakan secara efektif oleh pengelola dan pendamping sanggar untuk melakukan pendataan dan screening awal kondisi impairment secara lebih sistematis dan terintegrasi. Mitra memberikan respons positif terhadap kemudahan penggunaan, kejelasan tampilan, dan kebermanfaatan fitur, meskipun masih diperlukan adaptasi awal bagi pengguna dengan literasi digital yang beragam. Secara keseluruhan, penerapan website berkontribusi pada peningkatan efisiensi kerja, perubahan sikap terhadap pemanfaatan teknologi, dan penguatan tata kelola kelembagaan sanggar, sehingga memiliki potensi sebagai solusi berkelanjutan dalam mendukung pembinaan atlet parasport yang inklusif dan berbasis teknologi.