Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan RPP dan Modul Proyek P5 Digital Terintegrasi Kurikulum Merdeka: Upaya Mendukung Sekolah Adiwiyata Mandiri Rahayu, Ayu; Nasir, Agus; Sopiandy, Dede; Puspitasari, Serli; Fiqran, Fiqhi Al
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i4.4830

Abstract

Sustainable education is one of the main pillars in facing global challenges such as environmental degradation and climate change. The Adiwiyata program, initiated by the Indonesian government, aims to integrate environmental values into the school curriculum, helping students not only understand environmental concepts theoretically, but also apply them in everyday life. SMPN 1 Kolaka, as a community service partner, is working to achieve the Adiwiyata Mandiri award and needs strengthening in the implementation of the Adiwiyata concept, especially in the preparation of learning tools based on environmental values. The training program includes five main stages, namely the planning, implementation, technology application, mentoring, evaluation, and program sustainability stages. In the training process, teachers are invited to be more skilled in preparing Learning Implementation Plans (RPP) and Project Modules for Strengthening the Pancasila Student Profile (P5) which are integrated with environmental values. The results of this training showed a significant improvement in teachers' abilities, as evidenced by the difference in pretest and posttest scores by 20%. In addition, feedback from participants showed that this activity received positive appreciation, with a satisfaction rate of 90%. The success of this training not only improves teachers' competence in developing environment-based learning, but also strengthens teachers' capacity in developing environment-based learning.
Kualitas Pelayanan Publik Melalui Aplikasi Smart Kelurahan di Kelurahan Gununggede Kecamatan Kawalu Kotatasikmalaya Puspitasari, Serli; Rosmayudi, Arifah; Iskandar, Ade
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8489

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan hasil yang dirasakan masyarakat dari pelayanan yang diberikan oleh penyedia layanan publik. Dalam pelaksanaannya, kualitas pelayanan menjadi aspek penting untuk menilai keberhasilan kinerja suatu instansi. Oleh karena itu, pemerintah dituntut untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Salah satu bentuk inovasi pelayanan publik adalah penerapan aplikasi Smart Kelurahan di Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Aplikasi ini diterapkan sebagai upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta kemudahan pelayanan administrasi kepada masyarakat sesuai dengan Peraturan Wali Kota Nomor 64 Tahun 2014. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala yang menyebabkan kualitas pelayanan belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan publik melalui aplikasi Smart Kelurahan di Kelurahan Gunung Gede. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian mengacu pada teori hirarki kualitas pelayanan menurut Sinambela yang meliputi beberapa dimensi pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik melalui aplikasi Smart Kelurahan belum sepenuhnya optimal. Masih terdapat beberapa dimensi pelayanan yang belum terlaksana secara maksimal, seperti kurangnya pemahaman masyarakat terhadap penggunaan aplikasi serta minimnya sosialisasi mengenai perubahan sistem pelayanan berbasis digital. Dengan demikian, diperlukan peningkatan sosialisasi, edukasi, dan pengembangan pelayanan agar masyarakat dapat lebih mudah memahami serta memanfaatkan aplikasi Smart Kelurahan secara efektif dan optimal.