Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Proporsi Pemberian Pakan Terhadap.Intake Protein, Laju Pertumbuhan dan Konversi Ransum Ayam Broiler Rido, Muhammad; Imanullah, Azhar Syafiq; Erni, Nurliani; Fatmarischa, Novemia
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i2.4878

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari bagaimana pengaruh proporsi pakan yang berbeda terhadap asupan protein, laju pertumbuhan dan konversi ransum ayam broiler. Pada penelitian ini, 80 ekor ayam campuran jantan dan betina strain Platinum MB 202 dari PT. Japfa Comfeed. Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan yang ditempatkan dalam 16 unit kotak yang dilengkapi dengan tempat makan, tempat minum, lampu sebagai penghangat dan pencahayaan. Penelitian menggunakan umpan BR 1 (Starter) dan BR 2 (Finisher). Perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian proporsi pakan yang berbeda waktu pagi dan sore hari yang terdiri dari A= Pemberian pakan ad libitum, B= Pemberian pakan 75% pagi, 25% sore, C= Pemberian pakan 50% pagi, 50% sore dan D= Pemberian pakan 25% pagi, 75% sore. Hasil analisis keragaman menunjukkan adanya perbedaan proporsi pemberian pakan pagi dan sore berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap asupan protein, laju pertumbuhan dan tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap konversi ransum ayam pedaging. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian pakan dalam porsi besar pada pagi hari akan meningkatkan jumlah asupan protein dan laju pertumbuhan. Hasil analisis keragaman menunjukkan adanya perbedaan proporsi pemberian pakan pagi dan sore berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap asupan protein, laju pertumbuhan dan tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap konversi ransum ayam pedaging. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian pakan dalam porsi besar pada pagi hari akan meningkatkan jumlah asupan protein dan laju pertumbuhan. Pemberian proporsi ransum 75% pagi hari dan 25% sore hari mendapatkan nilai intake protein sebesar 621,43 gram/ekor, laju pertumbuhan 0,738 dan konversi ransum 1, 86.
OPTIMALISASI ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) FERMENTASI EM4 DALAM RANSUM ITIK ALABIO (Anas platyrhynchos Borneo) Imanullah, Azhar Syafiq; Herliani, Herliani; biyatmoko, danang; rido, muhammad
AVES: Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 19 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/dtybge05

Abstract

  Water hyacinth (Eichhornia crassipes) is an abundant aquatic plant in South Kalimantan and has potential as an alternative feed, but its high crude fiber content is an obstacle to its use in poultry. Fermentation using Effective Microorganisms-4 (EM4) can improve the digestibility of this material. This study aimed to evaluate the effect of adding fermented water hyacinth to the diet on the performance of male Alabio ducks. The study used a completely randomized design with three treatments, namely P0 (0% fermented water hyacinth), P1 (20%), and P2 (30%), each with six replicates. The parameters observed included body weight gain, feed intake, and feed conversion ratio (FCR). The results showed that the control treatment produced the highest body weight gain, while feed intake increased with increasing levels of fermented water hyacinth. The best FCR value was obtained in the P0 (control) treatment, while the addition of 20–30% fermented water hyacinth increased feed intake but was not followed by an increase in feed utilization efficiency. It was concluded that the use of fermented water hyacinth in the Alabio Ducks (Anas platyrhynchos Borneo) ration needs to be limited to the optimal level in order to maintain productivity and feed efficiency.