Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik: Melalui Keterampilan Kewirausahaan Lestariningsih, Titin; Mau, Daniel Pandu; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mahmudi, Mahmudi; Tarigan, Daniel Christian; Dachi, Andreas Aditama
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui pelatihan keterampilan kewirausahaan sebagai sumber penghasilan tambahan. Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, pendidik dituntut tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang akademik, tetapi juga kemampuan berwirausaha untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Kegiatan ini melibatkan serangkaian pelatihan yang mencakup materi dasar kewirausahaan, pengelolaan usaha, serta strategi pemasaran yang aplikatif. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam merintis usaha kecil, yang berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan. Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya inovasi dan kreativitas di kalangan pendidik, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan pendidikan dan masyarakat. Melalui pengabdian ini, diharapkan tenaga pendidik dapat lebih mandiri secara finansial dan termotivasi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan yang berkelanjutan.
Pelestarian kuliner tradisional melalui experiental learning pada pembuatan es cendol Mau, Daniel Pandu; Lestariningsih, Titin; Dachi, Andreas Aditama; Kusumawati, Natalia
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23421

Abstract

Di tengah arus globalisasi, kuliner tradisional Indonesia seperti Es Cendol menghadapi risiko kehilangan identitas akibat dominasi gaya hidup modern. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya dan teknik pembuatan Es Cendol menggunakan pendekatan experiential learning, yang mengedepankan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Kegiatan ini melibatkan siswa SMP-IT Al Uswah Surabaya dalam tiga tahapan: pengenalan teori dan demonstrasi pembuatan, praktik langsung dalam kelompok, serta evaluasi dan refleksi. Peserta mempelajari sejarah, filosofi, serta teknik penggunaan bahan alami seperti daun pandan dan daun suji. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai budaya Es Cendol, keterampilan teknis dalam proses pembuatan, dan apresiasi terhadap bahan alami. Metode ini efektif menanamkan kebanggaan dan tanggung jawab terhadap pelestarian kuliner tradisional. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa experiential learning merupakan pendekatan yang relevan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda. Temuan ini dapat menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pelatihan kuliner tradisional lainnya.
Pelatihan Kewirausahaan Kuliner bagi Guru Bimbingan Konseling SMA: Mengolah Zuppa Soup sebagai Peluang Usaha Pensiun Mau, Daniel Pandu; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mahmudi; Lestariningsih, Titin; Tarigan, Daniel Ch.; Dachi, Andreas Aditama
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.2618

Abstract

Pelatihan kewirausahaan kuliner bagi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Sidoarjo bertujuan untuk mempersiapkan peserta menghadapi masa pensiun melalui pengembangan keterampilan berwirausaha, khususnya dalam pembuatan Zuppa Soup. Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta dari MGBK SMA Kabupaten Sidoarjo dan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pembekalan teori terkait bisnis makanan dan minuman (F&B), pelatihan praktis pembuatan Zuppa Soup, serta evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan peserta. Sebanyak 86,7% peserta puas atau sangat puas dengan materi yang disampaikan, khususnya dalam aspek manajemen usaha, pengembangan produk, dan operasional dapur. Namun, beberapa peserta menginginkan pendalaman lebih lanjut pada materi pemasaran digital dan manajemen keuangan. Evaluasi juga menunjukkan bahwa tantangan utama peserta adalah dalam penerapan strategi digital dan pengelolaan cash flow. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan peserta, namun perlu perbaikan pada materi pemasaran digital dan manajemen keuangan untuk mendukung keberlanjutan bisnis kuliner mereka. Rekomendasi untuk pelatihan berikutnya meliputi peningkatan materi pemasaran digital, pendalaman manajemen keuangan, dan dukungan mentoring pasca pelatihan.