Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SIKLUS KEMATIAN SAMPAI KE PEMAKAMAN DI KAMPUNG TOBAT DESA SENTUL JAYA KABUPATEN TANGERANG Millah Fithriyani; Siti Nurfadlah; Ully Arta Miladia; Ujang Jamaludin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.21007

Abstract

ABSTRAK Kematian adalah bagian integral dari siklus kehidupan manusia, yang dihormati dengan beragam ritual dan tradisi oleh masyarakat di berbagai tempat. Di Indonesia, setiap daerah memiliki cara khas dalam merayakan dan mengenang orang yang telah meninggal, salah satunya adalah masyarakat adat Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Ritual pemakaman di desa ini mengandung makna mendalam dan kaya nilai budaya, yang mencerminkan kearifan lokal serta norma-norma sosial yang dihormati oleh masyarakat setempat. Proses pemandian jenazah, pemakaian kain kafan, dan penguburan bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sebagai simbol spiritualitas dan solidaritas sosial. Pemandian jenazah mencerminkan penghormatan dan pembersihan, sementara pemakaian kain kafan mengajarkan nilai kesetaraan di hadapan Tuhan. Penguburan, sebagai tahap akhir, menjadi momen kolektif yang memperkuat ikatan sosial, serta sarana pendidikan bagi generasi muda tentang empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam makna di balik setiap tahap dalam ritual kematian di Desa Tobat, serta bagaimana ritual ini tidak hanya berfungsi sebagai prosesi, tetapi juga sebagai medium pendidikan nilai-nilai yang mendalam. Dengan memahami tradisi ini, kita dapat memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga identitas budaya dan kohesi sosial dalam masyarakat, khususnya dalam menghadapi perpisahan dengan orang yang tercinta.
ANALISIS TANTANGAN PEMBELAJARAN IPS DALAM KONSEP KAJIAN SISTEM EKONOMI GLOBAL Fithriyani, Millah; Nurfalah, Siti; Dewi, Ratna Sari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2918

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang mengintegrasikan konsep sistem ekonomi global menghadapi berbagai tantangan yang signifikan dalam konteks pendidikan saat ini. Artikel ini menganalisis tantangan-tantangan tersebut, termasuk kompleksitas konsep ekonomi global yang menyulitkan pemahaman siswa, keterbatasan sumber daya pendidikan, kurangnya pelatihan guru, dan kurikulum yang tidak terintegrasi dengan baik. Selain itu, ketidakpahaman siswa terhadap isu-isu global, keterbatasan akses teknologi, dan kurangnya keterlibatan masyarakat serta orang tua juga menjadi hambatan dalam pembelajaran IPS. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan upaya kolaboratif dari pemerintah, sekolah, dan masyarakat, termasuk pengembangan kurikulum yang lebih komprehensif, peningkatan akses terhadap sumber daya dan teknologi, serta pelatihan guru yang relevan. Dengan demikian, siswa dapat dibekali dengan pemahaman yang lebih baik tentang sistem ekonomi global dan dampaknya terhadap kehidupan mereka, sehingga mereka dapat menjadi individu yang lebih sadar dan bertanggung jawab dalam masyarakat global yang terus berkembang. Kata Kunci: Pembelejaran IPS, Sistem Ekonomi Global, Tantangan Pendidikan, Kurikulum Keterlibatan Masyarakat.
Studi Literatur: Model Pembelajaran Problem-Based Learning Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Munjiah, Ayu Uswah; Komalasari, Rena; Fithriyani, Millah
PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): November 2024: PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan
Publisher : Sumule Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Problem-Based Learning (PBL) model is an approach aimed at enhancing critical thinking and problem-solving skills in elementary school-aged children. At this developmental stage, students are capable of more logical and concrete thinking, and they begin to understand cause-and-effect concepts and connect ideas more effectively. In addition to their growing memory capabilities, students at this stage also start to learn how to plan and make decisions based on rational thinking. Therefore, the implementation of Problem-Based Learning (PBL) emphasizes active involvement of students in the learning process through the resolution of real-life problems that are relevant to their everyday lives.This research aims to analyze the influence of PBL on the cognitive development of elementary school students through a literature review method. Based on the literature study, PBL has been shown to be effective in stimulating cognitive development in students, particularly in critical, logical, and analytical thinking aspects. Through this approach, students are not only required to understand concepts but also to apply their knowledge in real-world situations. This research provides in-depth insights into the importance of PBL in enhancing the cognitive development of elementary school students.   Keywords: Problem-Based Learning, Cognitive Development, Elementary School-Aged Children
Perbedaan Penerapan Model STAD Dan PBL Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Sekolah Dasar Munjiah, Ayu Uswah; Komalasari, Rena; Fithriyani, Millah; Yuhana, Yuyu
PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): March 2026 : PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan
Publisher : Sumule Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical thinking skills are the ability of students to analyse, evaluate, and make informed decisions based on available information. These skills are essential for students to gain a deeper understanding of learning materials and to solve problems independently. One effort to develop critical thinking skills is by implementing innovative learning models. This study aims to analyse the differences in the effectiveness of the STAD (Student Teams-Achievement Divisions) and PBL (Problem-Based Learning) models, using a differentiated approach to improve the critical thinking skills of fifth-grade students in Indonesian language subjects. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation of the learning process, documentation, and literature review. The results show that both learning models have the potential to enhance students' critical thinking skills. However, there are significant differences in how each model accommodates students' diverse learning needs. The differentiated approach within the PBL model proved more effective, as it allows students to actively explore problems, collaborate, and find solutions through critical analysis. This study concludes that the PBL model with a differentiated approach has a greater impact on students' critical thinking development.