Suyanto, Agnes Angelita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Pasien Tuberkulosis Yang Menjalankan Terapi Obat Anti Tuberkulosis di Kabupaten Jayapura Tahun 2016-2018 Suyanto , Agnes A.; Soltief, Siti; Sinaga, Eva
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.41676

Abstract

Tuberkulosis merupakan masalah Kesehatan masyarakat dan penyakit menular mematikan kedua di dunia setelah COVID-19. Indonesia adalah negara terbesar kedua penyumbang beban TBC global dan provinsi Papua merupakan salah satu provinsi yang melaporkan persentase keberhasilan pengobatan TBC terendah tiap tahunnya. Kabupaten Jayapura adalah salah satunya yang memiliki kejadian TBC tinggi di provinsi Papua. Memahami trend dan karateristik pasien TBC yang menjalani terapi OAT merupakan hal yang penting untuk membuat intervensi yang sesuai dengan kebutuhan. Ini adalah survey regional menggunakan analisis retrospektif dengan mengolah data yang diambil dari SITB tahun 2016 sampai 2019. Hasil olah data menunjukkan bahwa total pasien TBC yang menerima terapi OAT trend nya meningkat tiap tahun dari tahun 2016 sampai tahun 2019 dengan total 3707 pasien. Proporsi pasien laki-laki sedikit lebih banyak dibandingkan Perempuan setiap tahunnya kecuali pada tahun 2017 dimana Perempuan lebih tinggi. Kebanyakan pasien berada pada usia produktif yaitu 15 -34 tahun dengan Riwayat pengobatan baru (>90%) dan diagnosa pulmonary TBC (>70%). Berdasarkan hasil pengobatan, mayoritas pasien menyelesaikan pengobatan atau sembuh dengan total sekitar 70% namun masih berada dibawah standar nasional. Pemerintah perlu membuat program yang menargetkan kelompok dengan risiko tinggi seperti anak-anak, kelompok perempuan dengan usia reproduktif, ODHA dan mereka yang memiliki hasil pengobatan putus berobat atau lost to follow up terutama program dengan pemanfaatan teknologi.
Health literacy and TB-related stigma among nurses in Jayapura, Papua: A cross-sectional study Sinaga, Eva; Batticaca, Fransisca; Suyanto, Agnes Angelita
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v8i1.658

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) remains a significant global and national health concern. In Papua, the TB treatment success rate has yet to reach national targets. One of the key barriers to achieving this goal is the stigma surrounding TB patients. Purpose: To identify the relationship between TB-related health literacy and nurse stigma at Abepura Regional Hospital. Method: A quantitative correlational study was carried out between April and June 2024, involving 125 purposively selected nurses from Abepura Regional Hospital. Data collection was conducted using a TB literacy questionnaire and a TB-Related Stigma questionnaire. The data were analyzed using univariate analysis and the Chi-square test. Results: Most respondents were female, non-Papuan, in early or late adulthood, held a bachelor's degree, and had 5-20 years of work experience. The majority were civil servants without prior TB-related training and were assigned to the Emergency and Pulmonary Rooms. While most respondents demonstrated good TB-related literacy, nearly 40% exhibited stigma toward TB patients. No significant correlation was found between TB health literacy and nurses' stigma. Conclusion: Despite possessing sufficient TB knowledge, nurses still exhibited a high level of stigma toward TB patients. Enhancing awareness and understanding among nurses and the community is essential through health promotion initiatives and strengthening the role of community and religious leaders.