Pemenuhan gizi merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif.Indonesia masih menghadapi masalah gizi seperti stunting, gizi kurang, gizi lebih, serta defisiensi mikronutrien yangberdampak pada tumbuh kembang anak, daya tahan tubuh, dan produktivitas di masa dewasa. WHO menekankanpentingnya intervensi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah risiko penyakit tidak menular dangangguan perkembangan. Meskipun pemerintah telah menetapkan strategi percepatan penurunan stunting, data SurveiKesehatan Indonesia (2023) menunjukkan penurunan yang sangat kecil, sehingga diperlukan upaya intervensi yanglebih efektif dan merata. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah promosi kesehatan melalui edukasi,pemberdayaan masyarakat, advokasi, dan bina suasana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orangtua mengenai pemantauan pertumbuhan anak melalui kegiatan skrining gizi berbasis komunitas. Metode yangdigunakan meliputi pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas) sertaskrining status gizi menggunakan kurva WHO. Kegiatan dilaksanakan di Balai Kelurahan dengan melibatkan BidanKelurahan serta diikuti oleh 35 peserta. Setelah pengukuran, peserta menerima hasil status gizi, penjelasan, danedukasi terkait nutrisi. Edukasi dilakukan melalui diskusi interaktif dan pengulangan informasi oleh peserta untukmemastikan pemahaman. Acara ditutup dengan pembagian snack berupa susu dan biskuit. Hasil menunjukkanmayoritas peserta berhasil mengikuti pengukuran dan memahami edukasi yang diberikan, meskipun terdapat kendalaberupa beberapa peserta yang tidak mengikuti skrining karena keterbatasan waktu. Dari hasil pengukuran, ditemukan9 anak dengan status gizi kurang hingga buruk. Kegiatan ini menegaskan bahwa skrining gizi berbasis komunitasefektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait kesehatan anak. Ke depan, diperlukanstrategi untuk meningkatkan partisipasi dan cakupan skrining agar intervensi gizi dapat berjalan optimal.