Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Nurhalisa; Nurbaya; Nur Adnin
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i1.151

Abstract

Kematian ibu di Indonesia masih cukup tinggi, salah satunya disebabkan oleh komplikasi anemia, seperti pendarahan. Anemia pada ibu hamil sering terjadi akibat kekurangan zat besi, peningkatan fisiologis selama kehamilan, serta pola makan ibu hamil yang sering terganggu akibat mual & muntah. Tujuan ini untuk mengetahui hubungan status gizi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Tamalate Kota Makassar 2024. Metode ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control, di laksanakan pada bulan Oktober- November 2024, jumlah sampel penelitian ini sebanyak 30 ibu hamil di Puskesmas Tamalate Kota Makassar. Hasil menunjukkan status gizi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil ( - value 0,935 > 0,05) dan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil (p-value < 0,001). Kesimpulan tidak ada hubungan antara status gizi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil dan ada hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil.
ANALISIS HUBUNGAN KECEMASAN TERHADAP FUNGSI SEKSUAL IBU HAMIL DI PUSKESMAS KOTA BANTAENG Nur Adnin
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.195

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk Untuk : (1) menganalisis hubungankecemasan Ibu Hamil dengan fungsi seksual di Puskesmas Kota Bantaeng; (2) Untukmenganalis hubungan antara usia ibu, paritas, pekerjaan dan pengetahuan (variabelconfounding) dengan Kecemasan pada ibu Hamil di Puskesmas Kota Bantaeng; (3) Untukmenganalis hubungan antara usia ibu, paritas, pekerjaan dan pengetahuan (variabelconfounding) dengan Fungsi seksual pada ibu Hamil di Puskesmas Kota BantaengJenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desaindeskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jenis penelitian cross sectional yangdigunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional correclation yang bertujuan untukmenentukan ada tidaknya korelasi antar variabel. Populasi dalam penelitian adalah 92sampel, tekhnik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan data Primer dan sekunder,dimana pengambilan sampel yang di lakukan dengan wawancara terpimpin menggunakankuesionerHasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bahwa adanya hubungan antarakecemasan dengan Fungsi seksual, begitupun (2) pada variabel counfunding umur terdapathubungan yang signifikan antara umur dengan fungsi seksual (3) ada hubungan yangsignifikan antara pengetahuan dan fungsi seksual ibu hamil.Hal ini menunjukkan bahwah kecemasan, umur, dan pengetahuan pada ibu hamilmemiliki pengaruh pada fungsi seksual pada masa kehamilan, disarankan Diharapkan kepadamasyarakat untuk lebih mempertimbangkan dan mempersiapkan diri dari segi kondisi organreproduksi, fisik, dan mental untuk mengalami proses kehamilan dimana umur yang optimalyaitu 20 - 35 tahun, Bagi tenaga kesehatan khususnya Bidan agar lebih memperketatkonseling tentang perubahan–perubahan fisiologis dan Psikologis yang di alami pada masakehamilan yang sangat penting bagi ibu hamil khususnya yang mengalami kecemasan yangberefek pada aktivitas seksual, Perlunya ibu hamil untuk aktif dalam mencari informasi yangbenar terkait kehamilan dan perubahan fungsi seksual pada masa kehamilan
Total Flavonoid Content and Antioxidant Activity of Soursop Leaves from the Three Largest Producing Areas of South Sulawesi Province, Indonesia Faradiba, Faradiba; Amin, Asni; Sukmawati, Sukmawati; Achmad, Cindy Artikasari; Ananda, Ratu Hilda; Dicka Saputri; Nur adnin; Sinta Faradilla; Rezki Amriati Syarif
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 4 (October 2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v7i4.1385

Abstract

Soursop leaves (Annona muricata L.) have anticancer and antioxidant activities; soursop leaves contain substances with the potential as antioxidants, such as flavonoids. Antioxidant assays and total flavonoid content from the three largest producing regions in South Sulawesi Province, namely Gowa, Takalar, and Pinrang, were carried out to obtain data on the antioxidant activity and flavonoid content of soursop leaves (Annona muricata L.) three areas. Total Flavonoid content was determined by UV-Vis spectrophotometry, and antioxidant activity was measured by the DPPH (1,1-Diphenyl-2-picryl Hydrazyl) method. According to the study, soursop leaves (Annona muricata L.) from the Gowa, Takalar, and Pinrang regions have total flavonoid levels of 7,6484 mg QE/g, 3,74429 mg QE/g, and 3,3105 mg QE/g, respectively, and IC50 values of 70.509 g/mL, 102.159 g/mL, and 99.246 g/mL, respectively. The results showed that soursop leaves (Annona muricata L.) from the Gowa area had the highest flavonoid content and antioxidant activity. Gowa region could be the best source of soursop leaves for developing soursop as an herbal remedy.