Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kepuasan Siswa Terhadap Academic Burnout Mahasiswa Sihaloho, Beta Ria; Sartika, Lely; Marbun, Icca Liona; Purba, Bintang Pinta Sihol Marito; Wirda, Mona Adria
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i1.4967

Abstract

Academic burnout adalah kondisi kelelahan emosional, sinisme, dan penurunan rasa kompetensi akibat tekanan akademis yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepuasan mahasiswa dengan tingkat academic burnout di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Medan. Penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan pendekatan survei pada 182 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepuasan mahasiswa, sedangkan variabel dependen adalah tingkat academic burnout.Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner School Burnout Inventory (SBI) dan instrumen efikasi diri. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kepuasan mahasiswa dengan tingkat academic burnout, dengan persamaan regresi Y=37.606−0.499X+eY = 37.606 - 0.499X + e. Namun, hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik (nilai t-hitung -5.903 t-tabel 1.65336, dan signifikansi 0.001 0.05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0.162 menunjukkan bahwa kepuasan mahasiswa hanya menjelaskan 16.2% variabilitas academic burnout, sementara 83.8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Kesimpulannya, kepuasan mahasiswa tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat academic burnout. Hasil penelitian ini memberikan wawasan bahwa faktor lain seperti beban akademik, dukungan sosial, dan efikasi diri mungkin memiliki peran lebih besar dalam memengaruhi academic burnout. Studi ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi yang meningkatkan kesejahteraan mahasiswa di lingkungan akademik.
Analisis Tingkat Kerentanan Bencana Banjir di Kab.Bandung Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografi Panggabean, Rina; Mustaqim Nst, Alam; Sitohang, Sri Sulastri; Sihaloho, Beta Ria; Sihotang, Romaulina Br.; Rahmad, Riki; Kaldiana, Elsa
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 2 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i2.36205

Abstract

Flood disasters are one of the hydrometeorological hazards that frequently occur in Bandung Regency and have significant impacts on the environment, as well as the social and economic conditions of the community. This study aims to analyze the level of flood vulnerability in Bandung Regency by utilizing Geographic Information Systems (GIS). The research employs a descriptive–quantitative approach by integrating several vulnerability parameters, including population density, land use, distance of settlements to rivers, slope, rainfall, and drainage infrastructure conditions. Each parameter is weighted through a scoring technique and overlaid using GIS software to produce a flood vulnerability zoning map.The analysis shows that Bandung Regency exhibits considerable variations in vulnerability levels, ranging from low, medium, to high categories. Areas with high vulnerability are generally located in lowland zones, near major river channels, have high population density, and are dominated by residential land use and urban activities. Meanwhile, areas with low vulnerability are situated in hilly regions with steeper slopes and relatively good vegetation cover. The resulting vulnerability map can be used as a basis for spatial planning, disaster mitigation, and decision-making by local authorities.This study emphasizes the importance of utilizing GIS in spatial analysis of flood vulnerability, as it provides accurate geographic visualization and information to support effective and sustainable disaster risk reduction efforts.