Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Struktur Material Alami Berbasis Sustainable Development Pada Perancangan Café Benuansa Kearifan Lokal Implementation of Natural Material Structure Based on Sustainable Development in the Design of the Benuansa Local Wisdom Cafe Miswar, Khairul; Muliani, Fitri; Fazila, Noor; Mehta, Sayed Zubein
Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi Vol 9 No 1: Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi, Januari, 2025
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Al Muslim - Bireuen Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/rkt.v9i1.3186

Abstract

Maraknya perancangan café yang dirancang berlandaskan pada prinsip Sustainable Development Goals (SGD’s) di hampir seluruh penjuruh Indonesia tidak terkecuali di Aceh mampu menarik perhatian pengunjung dan masyarakat setempat untuk menjadikannya sebagai open space area kuliner. Umumnya design café bernuansa kearifan lokal sangat mendukung kompatibilitas serta integritas struktur dan konstruksi pada perancangan bentuk aristektural yang diimbangi dengan prinsip design SGD’s melalui efektivitas dan efisiensi. Beberapa studi yang telah dilakukan material alami yaitu bambu dianggap mampu mendukung eksplorasi struktur dan mewujudkan konsep design café bernuansa kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksploritasi material alami yang berupa bambu sebagai wujud design SGD’s dan mengedepankan kerifan lokal yang telah lama digunakan sebagai budaya di Indonesia sebagai material konstruksi dan penerapan sustainable development goals (SDG’s) dalam desain eksterior caffe yang berkonstribusi pada pembangunan kota berkelanjutan dengan menciptakan ruang publik yang ramah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dimana data diperoleh berdasarkan observasi lapangan serta wawancara pada pihak terkait objek penelitian yang didukung oleh penelitian sebelumnya sebagai akurasi dalam perolehan data.
SOSIALISASI KENYAMANAN TERMAL PADA RUMAH LAYAK HUNI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HUNIAN DI WILAYAH TROPIS Zuraihan, Zuraihan; Idayani, Idayani; Muliani, Fitri; Saputra, Syifa; Yanis, Muhammad; Fazila, Noor
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28588

Abstract

Abstrak: Rumah layak huni merupakan hunian yang memenuhi standar kualitas, kenyamanan, aksesibilitas, kesehatan, dan keberlanjutan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Permukiman. Namun, minimnya pemahaman masyarakat mengenai kenyamanan termal sering kali menyebabkan pembangunan rumah hanya mengacu pada desain gambar tanpa mempertimbangkan faktor lingkungan, seperti orientasi bangunan, ventilasi, dan material yang digunakan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan termal rumah layak huni melalui sosialisasi dan penerapan desain prototipe yang menyesuaikan dengan kondisi iklim setempat. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta, terdiri dari perangkat desa, anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta Pendamping Lokal Desa (PLD). Evaluasi dilakukan melalui angket pre-test dan post-test, wawancara, serta observasi langsung terhadap implementasi desain adaptif di rumah percontohan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa rumah contoh dapat dikategorikan layak huni, namun masih terdapat variabel yang memengaruhi kualitas kenyamanan termal, yaitu arah ventilasi dan bukaan, jumlah penghuni, luas rumah, serta jenis material bangunan. Sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta sebesar 60%, terutama dalam aspek perencanaan ventilasi silang dan pemilihan material isolasi termal. Selain itu, pengukuran menggunakan 5-in-1 Environment Meter menunjukkan adanya penurunan suhu ruangan rata-rata sebesar 2°C setelah dilakukan perbaikan ventilasi dan penggunaan material yang lebih sesuai. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi dan intervensi desain adaptif dapat meningkatkan kenyamanan termal dan kualitas hunian di wilayah tropis.Abstract: A habitable house is a dwelling that meets the standards of quality, comfort, accessibility, health, and sustainability, as regulated in Law No. 1 of 2011 on Housing and Settlement Areas. However, limited public understanding of thermal comfort often results in house construction that solely follows design blueprints without considering environmental factors such as building orientation, ventilation, and materials used. This community service activity aims to enhance thermal comfort in habitable houses through socialization and the implementation of a prototype design adapted to local climate conditions. The activity involved 15 participants, including village officials, members of the Family Empowerment and Welfare group (PKK), and Local Village Facilitators (PLD). Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires, interviews, and direct observation of adaptive design implementation in sample houses. The results indicate that while the examined houses can be categorized as habitable, certain factors still influence thermal comfort, including ventilation orientation and openings, number of occupants, house size, and building materials. This socialization program successfully improved participants' knowledge and skills by 60%, particularly in planning cross-ventilation and selecting thermal insulation materials. Additionally, measurements using a 5-in-1 Environment Meter recorded an average indoor temperature reduction of 2°C after ventilation improvements and the use of more suitable materials. These findings demonstrate that education and adaptive design interventions can enhance thermal comfort and overall housing quality in tropical regions.