Oviani, Mila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bridging Educational Reform and Faith: Evaluating Kurikulum Merdeka's Compatibility with Islamic Values in Madrasahs Amalia, Eka Rizki; Dwi Bhakti Indri M; Khoiriyati, Salis; Ummah, Nahdiyatul; Oviani, Mila; Kusumawardhani, Jihan; Umayyah, Ummu
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 4 (2024): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v5i4.1413

Abstract

This study explored the implementation of Kurikulum Merdeka (KM) in Indonesian Islamic schools (Madrasahs) by analyzing the compatibility of its implementation with Islamic educational values and its challenges and opportunities. The primary aims are to determine the alignment between KM principles and Islamic education, examine obstacles and recommend ways to effectively implement it in Madrasahs. This research synthesizes several academic articles, government policy documents, historical texts, and literature on curriculum development based on library research methods. Content analysis is used to uncover underlying themes, comparative analysis is used to assess compatibility with the curriculum, and critical evaluation is used to assess KM's impact on Islamic education. One key finding revealed is that the features of KM, such as student-centred learning, critical thinking and the development of student character, correspond well with the holistic goals of Islamic education. Nevertheless, major obstacles exist, such as a lack of teacher preparation, resource gaps, and tensions between KM's flexible approaches and Madrasah's traditional frameworks. Despite these challenges, KM presents opportunities for integrating secular and religious education, fostering inclusivity, and promoting innovative teaching practices. KM holds transformative potential in Madrasahs as it can integrate national education reforms with basic Islamic concepts. That would necessitate personalized teacher training, collaborative policy development and tailoring of curriculum for local contexts. Future research has the potential to yield a longitudinal insight into adoption across diverse demographics in different Islamic educational contexts.
Pendampingan Pemanfaatan Sampah Menjadi Loose Part Sebagai Media Pembelajaran Diferensiasi Anak Usia Dini Ummah, Nahdiyatul; Oviani, Mila; Wardhani, Jihan Kusuma
Bale Pengabdian: Journal Of Community Service (BPJCS) Vol. 1 No. 1 (2025): Bale Pengabdian: Journal Of Community Service (BPJCS)
Publisher : At Taawun Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65798/bpjcs.v1i1.25

Abstract

Program pendampingan edukasi pemanfaatan sampah sebagai loose part dalam pembelajaran diferensiasi anak usia dini di RA Miftakhul Hikmah Mojosari. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya kreatifitas guru dalam proses pembelajaran yang berdiferensiasi dikarenakan terkendala oleh media yang terbatas begitu juga rendahnya pemanfaatan sampah anorganik yang ada yang hanya langsung diberikan ke bank sampah, padahal dengan potensi sambah anorganik yang bisa di ambil manfaatnya berpotensi menjadi media edukatif yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam pemanfaatan loosepart yang murah dan ramah lingkungan. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan dengan metode service learning dengan tipe direct service. Direct Service (Pelayanan Langsung) dimana guru langsung berkegiatan di RA Miftakhul Hikmah didampingi oleh dosen pendamping Service-Learning dan melakukan program kegiatan belajar mengajar secara langsung . Strategi service learning terdiri dari tiga tahapan mulai dari tahap persiapan dengan observasi, wawancara,penyusunan materi kurikulum, menentukan strategi pembelajaran. Selanjutnya adalah pelaksanaan pemanfaatan barang bekas untuk alat permainan edukatif  dan berikutnya Evaluasi yakni kegiatan pengukuran hasil Pendampingan pemanfaatan sampah menjadi loosepart sebagai media pembelajaran diferensiasi di RA Miftakhul Hikmah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa loose part dari sampah plastik, botol, kardus, dan tutup botol dapat dimanfaatkan sebagai media permainan konstruktif, sensori, dan numerasi. Anak-anak lebih antusias belajar menggunakan media ini, sementara guru lebih kreatif dalam menyusun pembelajaran diferensiasi. Kesimpulannya, pemanfaatan sampah sebagai loose part efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesadaran lingkungan anak usia dini.