Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aspects of Islamic Education Anisa Khairani; Nazwa Azzahra Sahusilawane; Indah Permata Sari Pasaribu
Journal of Contemporary Islamic Primary Education Vol 3 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcipe.v3i1.308

Abstract

Education is very important for human because education is a very wide knowledge. So, Islamic education not only looking to one aspect, its aspects of faith, worship, and morals, but its almost a whole thing and even wider than that. This article aims to analyze the aspects of Islamic education. The method that used in this writing is the literature study method, which is the data collection method is directed at finding data and information through documents, written documents, images, and electronic documents that can support the writing process. The results of the study show that the aspects of Islamic education are interrelated and form an integrated system based on the Qur'an and Sunnah as well as the opinions of the scholars who aim to form collective piety and have a noble goal, to create good and kind humans and have quality in the spiritual-religious and intellectual.
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MENJALANKAN KONSTITUSI Manurung , Fitriani; Dea Ahunayah; Hani Octarina; Khairunnisa; Mutiya; Muhammad Fadil Azhari; Nia Anggraini; Anisa Khairani; Syabrina Hayati Siregar; Pitri Aulina Usman Lubis; Rizky Wardiyah
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.201

Abstract

Kesadaran berkonstitusi sangat ditentukan oleh pengetahuan dan pemahaman tentang isi konstitusi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pentingnya menjalankan konstitusi dalam bermasyarakat, serta membangun kesadaran masyarakat menjalankan konstitusi melalui pendidikan kewarganegaraan. Metode penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yaitu mengumpulkan data atau suatu karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian. Dari hasil penelitian masih terdapat masyarakat yang belum menjalankan konstitusi secara sadar dan bijaksana. Sehingga terdapat beberapa permasalahan hukum yang belum memberikan kepuasan bagi para pencari keadilan. Sehingga dapat disimpulkan bagaimana kesadaran masyarakat dalam membangun dan menjalankan konstitusi. Oleh karenanya penguatan kesadaran berkonstitusi diterapkan agar perlindungan dan pemenuhan hak tiap-tiap warga negara harus terlaksanakan dengan sungguh-sungguh di setiap sendi kehidupan masyarakat dan negara. Kata Kunci: Pelaksanaan Konstitusi, Kesadaran Berkonstitusi, Pendidikan Kewarganegaraan
Utilization of Digital Technology in Arabic Language Learning At MIS Ikhlasiyah Tuamang Al Fatha, Khairani; Anisa Khairani; M. Billy Kurniawan; Mutiya; Shifa Sofyan; Syahri Anggi Rezeki; Yesi Wulandari; Sapri
PEBSAS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2024): March
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pebsas.v2i1.259

Abstract

The use of technology in learning Arabic has become the main focus in efforts to increase the effectiveness and attractiveness of learning. This research discusses various approaches and technological applications that can be used to enrich the Arabic language learning experience. Online-based learning methods, use of mobile applications and interactive multimedia platforms are the main aspects explored. Evaluation of learning outcomes shows that technology integration can improve students' understanding of grammar, vocabulary and speaking competence in Arabic. The application of technology in Arabic language learning is expected to make a significant contribution to the progress of language education by utilizing the potential of modern technology. This research aims to determine the use of digital technology in Arabic language learning in class V of MIS Ikhlasiyah Tuamang. The method used is descriptive qualitative. The sample in this study was all class V students of MIS Ikhlasiyah Tuamang. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses theories from Milex and Huberman, namely reducing data, presenting data, and concluding data. The results of this research show that there is minimal use of digital technology in Arabic language learning in class V of MIS Ikhlasiyah Tuamang. This is shown from the results of interviews and observations that have been carried out, that in class V MIS Ikhlasiyah Tuamang, Arabic language learning very rarely uses digital technology, teachers more often use Arabic textbooks as a learning medium.
Pelestarian Tradisi Atik Tolak Bala Di Nagari Kampung Tanjung Koto Mambang Sungai Durian (KKS) Dalam Perspektif Teori Aksi Kolektif Aqilla Tri Septi; Malta Nelisa; Intan Pertiwi; Amelia Putri Hendrina; Lifya Aleandri; Anisa Khairani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Atik Tolak Bala merupakan salah satu tradisi masyarakat yang masih dilestarikan oleh masyarakat Nagari Kampung Tanjung Sungai Durian sebagai bentuk upaya menjaga warisan budaya dan keyakinan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelestarian tradisi Atik Tolak Bala serta mengkaji makna dan peran tradisi tersebut dalam kehidupan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui studi literatur, observasi langsung pada pelaksanaan tradisi, serta wawancara secara daring dengan dua orang pemuda sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian Tradisi Atik Tolak Bala terlihat melalui partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan, pewarisan nilai budaya dan identitas kolektif, serta keyakinan spiritual yang mendorong keberlanjutan tradisi. Selain itu, dukungan sosial berupa peran tokoh adat, perangkat nagari, serta kontribusi masyarakat dalam bentuk iuran dan kerja sama turut memperkuat keberlangsungan tradisi ini. Tradisi Atik Tolak Bala tidak hanya berfungsi sebagai ritual tolak bala, tetapi juga sebagai sarana penguatan solidaritas sosial dan identitas budaya masyarakat nagari.