Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Initiative to Increase the Relevance of Islamic Religious Education in the Digital Era Isnda yaa Dila; Juliani; Ade Lylyana; Calvin Apriando Ginting; Kati Zinger Wan Ranto
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 3 No 3 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v3i3.289

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) faces significant challenges in the rapidly evolving digital era. Information and communication technology not only influences students' mindsets and behaviors but also demands transformation in teaching approaches. This study aims to explore program initiatives that can enhance the relevance of IRE in the digital era through technology-based and pedagogical innovations. The research employs a qualitative approach using case study techniques conducted in several secondary schools in Indonesia. The findings reveal that the integration of technology into the curriculum, digital-based teacher training, and the development of interactive learning materials are strategic steps to address the challenges of the digital era. These findings provide practical guidance for educators and policymakers in designing relevant and effective IRE programs.
Mengatasi Ketakutan Statistik: Pengalaman Mahasiswa yang Berjuang Menguasai Statistik Akbar Al Fadhillah; Kati Zinger Wan Ranto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Statistik sering dianggap sebagai mata kuliah yang menakutkan oleh banyak mahasiswa, terutama yang tidak memiliki latar belakang matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman mahasiswa dalam mengatasi ketakutan terhadap statistik dan strategi yang mereka gunakan untuk menguasainya. Melalui wawancara mendalam dengan 15 mahasiswa dari berbagai program studi, ditemukan bahwa ketakutan mereka berakar pada rasa tidak percaya diri, kesulitan memahami konsep dasar, dan anggapan bahwa statistik itu rumit. Untuk mengatasi hal ini, mahasiswa mengandalkan bantuan dosen, teman, bimbingan belajar, dan latihan soal secara mandiri. Mereka juga merasa bahwa pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan dengan bidang studi mereka membantu mengurangi kecemasan. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengajar untuk merancang metode pengajaran yang lebih mendukung dan mengurangi ketakutan mahasiswa terhadap statistik.