Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MEDIA SWISHMAX TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK MEMOTIVASI BELAJAR SISWA Baun, Hanna Mariana; Bansoma, Meinahen Budi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41602

Abstract

Keberhasilan suatu proses pembelajaran  dilihat dari penguasaan materi  pelajaran yang disampaikan. Penggunaan media dan  model pembelajaran merupakan salah satu cara guru untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran agar menarik peserta didik pada proses pembelajaran. Keberadaan  model pembelajaran creative problem solving berbantuan media swishmax bertujuan untuk mengatasi masalah kurangnya  motivasi dan antusiasme siswa dalam proses pemebelajaran. Penelitian ini   Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving berbantuan media Swishmax terhadap kemampuan pemecahan masalah untuk memotivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitattif dengan metode eksperimen. Dimana kelas eksperimen diberikan pre-test sebelum diterapkan media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan penggunaan media swishmax untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika Nilai koefisien korelasi lebih besar dari r tabel yaitu 1,000 > 0,432 dan signifikasi nilai lebih kecil dari  nilai signifikansi yang telah ditetapkan yaitu 0,00 < 0,05. Jadi disimpulkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar siswa dengan penggunaan model pembelajaran creative problem solving berbantuan media swishmax pada mata pelajaran matematika di kelas V SD.
DETEKSI DAN KLASIFIKASI MANFAAT MORINGA OLIEVERA UNTUK KESEHATAN MENGGUNAKAN TEKNIK MACHINE LEARNING DAN IMAGE PROCESSING Bansoma, Meinahen Budi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5371

Abstract

Abstract: Moringa Olivera (MO) is a plant that offers numerous health benefits. In recent years, the leaves, seeds, and flowers of Moringa have been traditionally used in medicine. The leaves of Moringa Olivera contain various nutrients such as vitamins, minerals, amino acids, beta carotene, antioxidants, and other beneficial compounds. These compounds have the potential to help treat a range of diseases. Therefore, there is limited research available that classifies the specific content of these compounds in Moringa leaves. In this study, the traditional benefits of MO for treating diseases will be classified using Machine Learning (ML) techniques. Before classification, image processing steps such as preprocessing, segmentation, and feature extraction are performed to create an image dataset. As a result, 381 images of Moringa Olivera are categorized into two groups: 167 dry MO images and 214 wet MO images. The dataset is then organized based on the compound content and the diseases that can be treated. The next step involves using the SVM model to classify the images based on the benefit label, with 15 different disease categories. The SVM model achieves a training accuracy of 0.9078947368421053 and a testing accuracy of 0.8026315789473685, which are higher than those achieved by a regression classification model. Keywords: Detection, Classification, Moringa Olievera, Machine Learning, Image Procesing. Abstrak: Moringa Olivera (MO) merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi dunia Kesehatan. Dalam beberapa dekade terakhir daun, biji, dan bunga MO telah banyak dimanfaatkan secara tradisional dalam melakukan pengobatan. Bagian daun MO mengandung Vitamin, Mineral, Asam Amino, Beta Karoten, Antioksidan, dan masih banyak lagi. Kandungan senyawa ini yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun, masih minim penelitian yang dilakukan untuk melakukan klasfikasi kandungan senyawa dari daun kelor. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan klasifikasi manfaat MO untuk mengobati penyakit secara tradisional menggunakan Teknik Machine Learning (ML). Pada penelitian ini sebelum dilakukan klasifikasi maka akan dilakukan pengolahan citra seperti preprocessing, segmentasi, dan ekstraksi untuk mendapatkan dataset citra. Hasilnya 381 citra MO dapat dibentuk menjadi suatu dataset berdasarkan dua kaegori yaitu 167 MO kering dan 214 MO basah. Dataset yang telah terbentuk kemudian dikumpulkan berdasarkan kandungan senyawa yang dimiliki dan penyakit yang dapat diobati. Tahapan selanjutnya menggunakan model SVM untuk melakukan klasifikasi berdasarkan label manfaat dengan 15 kelas penyakit. Hasilnya akurasi model pelatihan SVM sebesar 0,9078947368421053 dan pengujian sebesar 0,8026315789473685 lebih baik dari model klasifikasi regresi. Kata kunci: Deteksi, Klasifikasi, Moringa Olievera, Machine Learning, Image Procesing.