Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT RISIKO KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE DAN ZMIJEWSKI PADA PERUSAHAAN BUMN PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK Andre G S Moningka; Maryam Mangantar; Jacky S B Sumarauw
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 12 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v14i12.10909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko kebangkrutan pada PT Garuda Indonesia dengan menggunakan model Altman Springate dan Zmijewski serta melihat apakah terdapat perbedaan antara ketiga model tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Komparatif. Pengumpulan data dilakukan melalui webside resmi laporan keuangan tahunan PT Garuda Indonesia. PT Garuda Indonesia Tbk berdasarkan model Altman Zscore dan model Springate, PT Garuda Indonesia diprediksi akan bangkrut. Sementara berdasarkan perhitungan rasio dengan model Zmejewski, Garuda diprediksi tidak bangkrut atau sehat. Berdasarkan dengan uji beda yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara ketiga model yang digunakan dalam memprediksi tingkat risiko kebangkrutan pada PT Garuda Indonesia.
THE IMPLEMENTATION OF PROJECT MANAGEMENT SCHEDULING USING CRITICAL PATH METHOD (CPM) AND PROJECT EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE (PERT) IN THE HOUSE CONSTRUCTION PROJECT IN THE MALIMIMPLEMENTATION OF PROBUKAN PERMAI III HOUSING AREAS IN NORTH MINAHASA REGENCY Sukamta, Nuraini Retnaningrum; Jacky S B Sumarauw; Merlyn Mourah Karuntu; Magdalena Wullur; Ferdinand J Temewu; Shinta Jeanete Camelia Wangke
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.1830

Abstract

Previous studies have shown that the Critical Path Method (CPM) and the Project Evaluation and Review Technique (PERT) are effective in optimizing project completion time. Based on observations, the construction of a single housing unit typically requires 64 working days. This study aims to obtain an optimal scheduling result by applying CPM and PERT to the construction project of a subsidized house type-36 in Perumahan Malimbukan Permai III, North Minahasa Regency. The analysis results indicate that the project’s critical path consists of A – B – C – D – E – F – H – K – L – M – N – P – Q. Using the CPM method, the required completion time is 55 days, while the PERT method yields an estimated 55.68 days. With a deadline of 60 days, the probability of completing the project is 99.94%. This study highlights the importance of monitoring the critical path and utilizing time estimation in project planning to prevent delays and unforeseen obstacles.