Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pertanggung Jawaban Perusahaan Dalam Kecelakaan Kerja Andina Resty; Dea Fadila; Farida Hanum fajrianti; Annisa Octavia; Khairul Ali Harahap; Aldris Mulya Putra
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1. No 2 Sept 2024 : JCISNU
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v1i2.243

Abstract

Kecelakaan kerja adalah salah satu risiko yang tidak terhindarkan di sektor industri, terutama dalam industri kelapa sawit. PT Hari Sawit Jaya menghadapi tantangan serius terkait penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini mengkaji tanggung jawab hukum perusahaan dalam menangani kecelakaan kerja sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Metode penelitian yang digunakan melibatkan wawancara dengan karyawan dan mantan karyawan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Hari Sawit Jaya telah memenuhi kewajiban hukumnya terkait keselamatan kerja dan memberikan kompensasi melalui BPJS Ketenagakerjaan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai pentingnya penerapan regulasi keselamatan kerja di sektor perkebunan kelapa sawit dan dampaknya terhadap hak-hak pekerja.
Pertanggung Jawaban Perusahaan Dalam Kecelakaan Kerja Andina Resty; Dea Fadila; Farida Hanum fajrianti; Annisa Octavia; Khairul Ali Harahap; Aldris Mulya Putra
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1. No 2 Sept 2024 : JCISNU
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v1i2.243

Abstract

Kecelakaan kerja adalah salah satu risiko yang tidak terhindarkan di sektor industri, terutama dalam industri kelapa sawit. PT Hari Sawit Jaya menghadapi tantangan serius terkait penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini mengkaji tanggung jawab hukum perusahaan dalam menangani kecelakaan kerja sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Metode penelitian yang digunakan melibatkan wawancara dengan karyawan dan mantan karyawan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Hari Sawit Jaya telah memenuhi kewajiban hukumnya terkait keselamatan kerja dan memberikan kompensasi melalui BPJS Ketenagakerjaan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai pentingnya penerapan regulasi keselamatan kerja di sektor perkebunan kelapa sawit dan dampaknya terhadap hak-hak pekerja.
Legal Analysis of the OJK's Role in Rejecting Insurance Policy Claims by Customers Sepia Walandari; Sinvani Dinda Sitepu; Daffa Akmal Manurung; Bagus Herlambang; Annisa Octavia
ISNU Nine-Star Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 2 (2025): ISNU Nine Star September 2025
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/ins9mj.v2i2.806

Abstract

Insurance is an institution that functions to mitigate various risks that may occur in the future. Therefore, insurance plays a crucial role in providing protection to policyholders. One of the challenges that frequently arise in insurance practice is the rejection of claims submitted by customers to insurance companies, which are usually accompanied by various reasons from the company. In this case, the existence of the Financial Services Authority (OJK) is very helpful for customers in resolving issues related to claim rejections. Based on Law Number 21 of 2011 concerning the Financial Services Authority, this institution not only serves as a facilitator of consumer protection and mediation, but also plays an active role in legal defense for customers. The OJK's role in resolving disputes over insurance claims rejected by insurance companies includes acting as a mediator in the deliberation process to reach a consensus between the customer and the insurance company, as well as acting as a supervisor to ensure the outcome of the agreement. However, in carrying out its functions, the OJK faces a number of non-legal obstacles, both internal and external. This research uses literature review and legal analysis to help provide results in addressing this issue. Some of these obstacles include the lack of clarity in customer complaints, incomplete supporting documents, and minimal information that can be obtained.