Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Demoplot Aplikasi Biochar untuk Peningkatan Pertumbuhan dan Produksi Kopi Evizal, Rusdi; Utomo, Setyo Dwi; Ramires, Ryano; Sriyani, Nanik; Jannah, Husna Fii Karisma; Sugiatno, Sugiatno; Prasmatiwi, Fembriarti Erry; Pramono, Sudi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i2.9695

Abstract

Tanggamus merupakan sentra produksi kopi kedua setelah Lampung Barat, antara lain di Kecamatan Air Naningan. Permasalahan yang dihadapi petani adalah produktivitas yang masih rendah antara lain sebagai akibat dari kurangnya pemeliharaan tanaman, semakin menurunnya kesuburan tanah, serta cuaca ekstrim yaitu kemarau panjang atau curah hujan yang tinggi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani Makmur, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus dalam pemanfaatan biochar sebagai amandemen di lahan perkebunan kopi. (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani Makmur dalam membuat dan mengaplikasikan biochar di kebun kopi. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Makmur, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 bulan dengan metode: (1) Ceramah dan tatap muka, (2) Focus Group Discussion (FGD), (3) Demplot dan pendampingan, (4) Anjangsana dan anjangkarya. Hasil pengabdian ini menyimpulkan bahwa Pengabdian kepada Masyarakat berjudul “Demplot Aplikasi Biochar di Kebun Kopi untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produktivitas” sudah dilaksanakan dengan peserta dari Kelompok Tani Makmur, Desa Sidomulyo, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus melalui kegiatan penyuluhan, FGD, demplot, coaching, dan pendampingan dengan hasil tanaman kopi yang tumbuh dan berbunga dengan baik. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan dan aplikasi biochar di kebun kopi muda dengan nilai meningkat dari 47-95% menjadi 89-100% peserta mampu menjawab pertanyaan.
PENGARUH UKURAN UMBI BIBIT DAN PACLOBUTRAZOL PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL UMBI TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) Husna Fii Karisma Jannah; Agus Karyanto; Agustiansyah Agustiansyah
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 4 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, NOVEMBER 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i4.7616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami respon pertumbuhan dan produksi tanaman kentang yang ditanam di dataran tinggi terhadap perbedaan ukuran umbi, konsentrasi Paclobutrazol, dan kombinasi antara keduanya. Percobaan dilaksanakan di Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH), Sekincau, Lampung Barat. Percobaan dilaksanakan dengan rancangan percobaan strip plot dengan tiga ulangan. Petak utama berukuran benih umbi, terdiri dari umbi sedang (10,11 g) dan umbi besar (16,03 g). Anak petak adalah konsentrasi Paclobutrazol, terdiri dari tanpa 0 ppm, 50 ppm, 100 ppm, dan 150 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh ukuran bibit umbi terhadap pertumbuhan tanaman kentang yang ditanam di dataran tinggi. Paclobutazol menunjukkan perbedaan dalam penurunan berat kering tinggi tanaman, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang pada pengamatan prapanen (49 HST). Pada analisis panen kentang, tingkat konsentrasi paclobutrazol tidak berpengaruh nyata terhadap kelas umbi, jumlah umbi per tanaman dan berat umbi per tanaman. Ukuran umbi bibit membedakan jumlah umbi dan kelas umbi.
Budidaya Kopi Robinson di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Lampung Utara Evizal, Rusdi; Afriliyanti, Rizki; Sanjaya, Purba; Nurdin, Muhammad; Jannah, Husna Fii Karisma; Prasmatiwi, Fembriarti Erry
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i2.11843

Abstract

Lampung Utara merupakan sentra produksi kopi ketiga setelah Lampung Barat dan Tanggamus. Permasalahan yang dihadapi petani adalah masih rendah antara produktivitas dan kualitas kopi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Fajar Kemuning, dalam budidaya kopi sambung Robusta/Liberika dan pemilihan pohon induk kopi Liberika, (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam grafting kopi Robusta/Liberika. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Fajar Kemuning, Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini antara lain adalah (1) Anggota kelompok mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami penerapan adaptasi berkebun kopi pada cuaca ekstrim, (2) Kelompok melakukan transfer pengetahuan kepada anggota dalam upaya meningkatkan ketahanan dan produktivitas kopi pada cuaca ekstrim. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), pembuatan demplot, pendampingan penguatan kelompok, dan Anjangsana dan anjangkarya. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: (1) Pengabdian masyarakat ini sudah dilaksanakan diikuti 18 peserta anggota Kelompok Tani Fajar Kemuning, melalui kegiatan penyuluhan, FGD, demoplot, dan pendampingan; (2) Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya kopi grafting Robusta dan Liberika dengan nilai meningkat dari 78-89% menjadi 83-100% peserta mampu menjawab pertanyaan.
Herbisida organik berbasis air kelapa terfermentasi sebagai alternatif pengendalian gulma di Desa Sidodadi, Kabupaten Pesawaran Hidayat Pujisiswanto; Rani Yosilia; Husna Fii Karisma Jannah; Dimas Fahrizi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38057

Abstract

AbstrakHingga saat ini, pengendalian gulma masih didominasi oleh penggunaan herbisida kimia sintetik. Namun, penggunaan herbisida kimia secara berulang dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, memicu resistensi gulma, serta membebani petani akibat harga produk yang relatif mahal. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian gulma yang lebih ramah lingkungan, ekonomis, dan mudah diaplikasikan oleh petani.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan serta penerapan herbisida organik berbahan limbah air kelapa melalui metode fermentasi sebagai alternatif pengendalian gulma. Sasaran khusus kegiatan meliputi peningkatan pemahaman petani mengenai dampak gulma terhadap biaya dan pemeliharaan tanaman, pengenalan konsep dasar herbisida, serta penguasaan teknik pembuatan dan aplikasi herbisida organik.Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan berupa pemberian materi, pelatihan pembuatan herbisida organik berbahan limbah air kelapa, serta praktik lapang melalui demplot uji aplikasi herbisida organik. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sidodadi, Kabupaten Pesawaran, dengan melibatkan petani yang tergabung dalam kelompok tani. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pemahaman dan penguasaan materi terkait gulma, herbisida, serta teknologi pembuatan dan aplikasi herbisida organik. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan petani dalam memahami konsep pengendalian gulma serta keterampilan sebesar 30% yang diukur menggunakan pre-test dan post-test dalam memproduksi dan mengaplikasikan herbisida organik pada lahan budidaya tanaman. Kata kunci: gulma; herbisida organik; air kelapa; fermentasi; pengendalian gulma. Abstract Weeds are a major constraint in crop production as they reduce yield and quality, increase production costs due to additional labor, and serve as hosts for pests and plant diseases. Weed control in agriculture still largely depends on synthetic chemical herbicides. However, their long-term and repeated use can cause environmental degradation, induce herbicide resistance in weed populations, and increase production costs for farmers. Therefore, alternative weed management strategies that are environmentally friendly, affordable, and easily adopted by farmers are urgently needed. This community service program aimed to enhance farmers’ knowledge and skills in producing and applying organic herbicides derived from fermented coconut water waste as an alternative method for weed control. The objectives included improving farmers’ understanding of the impacts of weeds on crop management, introducing basic concepts of herbicides, and developing technical skills in the preparation and application of organic herbicides. The program was implemented through extension activities, hands-on training, and field practice using demonstration plots. It was conducted in Sidodadi Village, Pesawaran Regency, involving local farmer groups. Program evaluation focused on participants’ understanding of weed management and organic herbicide production. The result of this activity was an improvement in farmers’ ability to understand weed control concepts, as well as a 30% increase in skills measured using pre-test and post-test in producing and applying organic herbicides in cultivated fields. Keywords: weeds; organic herbicide; fermented coconut water; weed management; sustainable agriculture.
RESPONS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) VARIETAS AKAR DAN LOTANBAR TERHADAP DOSIS PUPUK NPK Galang Fairroman Sanda; Yohannes Cahya Ginting; Hidayat Pujisiswanto; Nyimas Sa’diyah; Husna Fii Karisma Jannah; Ryano Ramires; Qudus Sabha Adhinugraha; Rani Yosilia
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 25 No. 1 (2026): Jurnal Agrotropika Vol 25 No 1, Mei 2026
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v25i1.9995

Abstract

Red chili (Capsicum annum L.) is one of important horticultural crop and a leading commodity among 18 types of commercial vegetables cultivated in Indonesia. Red chili productivity is influenced by soil fertility, while chili plants in Lampung are generally planted on ultisol soil. Ultisol soil is a type of soil that is poor in the nutrients N, P, and K, and has soil acidity problems. One form of effort to improve ultisol soil is by applying fertilizer. This research aims to determine the response of growth and production of Akar and Lotanbar varieties of red chilies to the dose of NPK fertilizer applied, so that we can find out the dose of NPK fertilizer that can increase the growth and production of red chili plants. This research used a Randomized Block Design which was prepared factorial 2 x 4 with 3 repetitions. The data obtained were tested for homogeneity of variance using the Barlett test and the additivity of the data was tested using the Tukey test. If these two results meet the assumptions, the data is analyzed using analysis of variance, separating the middle value and then testing the middle value using the 5% BNT test. The research results show that the NPK fertilizer dose of 30 g/plant is the best dose that can increase the growth and production of red chili plants varieties Lotanbar and Akar, in general the response of chili plants to doses of NPK fertilizer is not influenced by plant variety or vice versa.Keywords : Red chili, ultisol, fertilizer, NPK, dose
Analisis Filogenetik dan Jarak Genetik Kopi Robusta (Coffea canephora) Berdasarkan Sekuen Internal Transcribed Spacer (ITS) Rani Yosilia; Husna Fii Karisma Jannah; Adawiah Adawiah
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 2 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.2.19948

Abstract

Kopi robusta (Coffea canephora) merupakan komoditas perkebunan penting yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan besar dalam produksi kopi dunia. Informasi mengenai keragaman genetik dan hubungan kekerabatan antar genotipe kopi robusta diperlukan untuk mendukung program pemuliaan tanaman, konservasi plasma nutfah, dan pengembangan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan filogenetik dan jarak genetik C. canephora berdasarkan sekuens Internal Transcribed Spacer (ITS). Penelitian ini menggunakan data sekuens DNA dari database GenBank NCBI. Sampel yang digunakan terdiri atas 18 aksesi C. canephora dari Brazil, Uganda, Meksiko, Sierra Leone, Filipina, dan Inggris, serta satu spesies outgroup, yaitu Psilanthus ebracteolatus. Panjang awal sekuens berkisar antara 657 dan 842 bp. Rentang ini menunjukkan bahwa data yang dianalisis merupakan fragmen ITS lengkap. Analisis filogenetik dilakukan menggunakan MEGA 12 dengan metode Maximum Likelihood, model substitusi Tamura-Nei, dan uji bootstrap 1000 replikasi. Analisis pairwise genetic distance dilakukan untuk menghitung jarak genetik antar sekuens. Hasil analisis menunjukkan bahwa aksesi C. canephora membentuk satu kelompok utama yang terbagi menjadi beberapa subclade. Sebagian besar aksesi memiliki jarak genetik rendah, yang menunjukkan kemiripan genetik tinggi. Aksesi Uganda membentuk kelompok tersendiri dan memperlihatkan jarak yang tinggi terhadap aksesi non-Uganda. Nilai jarak yang tinggi tersebut perlu ditafsirkan secara hati-hati karena dapat dipengaruhi oleh diferensiasi genetik alami populasi Afrika dan oleh faktor teknis akibat perbandingan fragmen ITS yang belum sama. Temuan ini memberi dasar awal untuk pemilihan aksesi dalam konservasi plasma nutfah dan pemuliaan kopi robusta. Kata kunci: analisis filogenetik, Coffea canephora, ITS, jarak genetik, MEGA 12