Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama Pesantren dalam setiap Modernisasi Pendidikan: Telaah Kaidah Maslahat Ushul Fiqh Anton Mukarrom; Reza Ahmad Zahid
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Maret
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana yang telah diketahui, bahwa pesantren di Indonesia memiliki akar sejarah yang panjang, pendidikan yang khas dan unik, bahkan menjadi subkultur masyarakat yang berbeda dari masyarakat umum disekitarnya. Namun lebih dari itu ada pola khas pesantren setiap menghadapi hal baru, yang merupakan bentuk nyata dari moderasi dalam beragama, pola itu adalah implementasi sebuah kaidah ushul fiqh yang berbunyi المحافظة على القديم الصالح والأخذ بالجديد الأصلح (menjaga tradisi lama yang masih layak dan sekaligus mengambil tradisi baru yang lebih baik, dengan bahasa Izzudin bin Abdissalam disebut dengan mengambil atau “mengadopsi” kebaikan (جلب المصالح). Pola ini tercermin dalam penerapan pendidikan madrasah dan pendidikan formal oleh pesantren sebagai bentuk sikap adaptif terhadap nilai kebaikan (مصلحة) dalam kemajuan sistem pendidikan, meskipun harus dengan melakukan modernisasi dalam sistem pendidikannya. Pendidikan pesantren yang di masa awal hanya berpegang pada metode pendidikan klasik yang disebut sorogan (murid mengaji dihadapan guru), dan bandongan (guru membacakan kitab dihadapan para santri), saat ini mau beradaptasi dengan sistem pendidikan modern dalam bentuk Madrasah.
PENGUATAN KELOMPOK KOMPAS ALANG BERBASIS FIKIH EKOLOGI DI KAWASAN BENCANA LERENG KELUD KEDIRI Abbas Sofwan Matlail Fajar; Reza Ahmad Zahid; Feny Tri Pujianingsih
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 02 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v3i02.6489

Abstract

The focus of this service activity is to provide religious material and use local potential to carry out programs that have been planned with the ALANG Community. PKM activities are carried out using a PAR approach with the hope of maximizing the program created. The PKM results state that ecological fiqh is the basis for community empowerment as an effort to strengthen the integration of cultural and religious values ​​in environmental management carried out by the community. This program also encourages the formation of networks and collaboration between the community, government and various related parties in managing disaster-prone areas. This synergy strengthens empowerment and disaster risk management efforts, as well as facilitating access to resources and information needed for sustainable regional development. This Community Service Program has had a significant impact in increasing the resilience, welfare and independence of the Kelud slope community, as well as preserving the environment and local wisdom.