Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI KEUANGAN DIGITAL BAGI MASYARAKAT NON-LITERASI TEKNOLOGI Wellie Sulistijanti; Fahry Reza; Retno Triswandari; Bahagia Bahagia; Taswati Nova Wijayaningrum
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57502

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan penggunaan aplikasi keuangan digital bertujuan untuk meningkatkan literasi, keterampilan, serta kesiapan masyarakat non-literasi teknologi dalam memanfaatkan layanan keuangan berbasis digital. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui demonstrasi langsung dan praktik berulang yang didukung oleh pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual peserta mengenai fungsi dan manfaat aplikasi keuangan digital, disertai dengan peningkatan keterampilan operasional dalam penggunaan fitur-fitur dasar secara mandiri. Dari aspek afektif, terjadi pergeseran sikap dari skeptis menjadi lebih terbuka dan adaptif terhadap teknologi digital. Secara sosial-ekonomi, program ini berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi pengelolaan keuangan rumah tangga serta membuka peluang pemanfaatan aplikasi untuk kegiatan ekonomi produktif. Peningkatan aksesibilitas terhadap layanan keuangan digital juga mendorong integrasi peserta ke dalam ekosistem keuangan modern dan memperkuat inklusi keuangan. Namun, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan capaian yang signifikan antara kondisi awal dan akhir peserta, meskipun terdapat variasi berdasarkan karakteristik individu. Secara keseluruhan, program ini berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam membangun kepercayaan diri, kesadaran, dan kesiapan masyarakat untuk beradaptasi secara berkelanjutan dalam era digital.
Penerapan metode antrian pada sistem pelayanan apotek wali sehat Ngaliyan Kota Semarang Rifda Muhana; Taswati Nova Wijayaningrum
INFOTECH : Jurnal Informatika & Teknologi Vol 6 No 1 (2025): INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/infotech.v6i1.1666

Abstract

Pelayanan farmasi yang cepat dan efisien sangat penting untuk menjamin kepuasan pasien. Namun, Apotek Wali Sehat Ngaliyan Kota Semarang menghadapi permasalahan antrean panjang dan waktu tunggu yang tinggi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Dalam periode observasi selama enam hari, tercatat sebanyak 2.845 pasien datang untuk mendapatkan layanan, yang menyebabkan ruang tunggu menjadi penuh, petugas kewalahan, dan terjadi keterlambatan pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasi langsung dan analisis model antrean untuk mengevaluasi efisiensi sistem pelayanan. Data dikumpulkan selama enam hari melalui teknik accidental sampling, mencakup waktu antar kedatangan dan waktu pelayanan pasien. Hasil uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data tidak mengikuti distribusi Poisson maupun eksponensial, sehingga digunakan model antrean G/G/3 dengan disiplin FIFO (First In First Out). Hasil analisis menunjukkan rata-rata waktu tunggu pelanggan sebesar 0,6695 jam (sekitar 40 menit), rata-rata 25 pasien dalam antrean, serta tingkat utilisasi sistem sebesar 40,65%. Meskipun utilisasi sistem masih tergolong rendah, lamanya waktu tunggu menunjukkan bahwa sistem pelayanan tergolong cukup efisien, masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi seperti pendaftaran antrean berbasis aplikasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pihak apotek untuk meningkatkan kualitas pelayanan.