Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN THERAPI KOMPLEMENTER SAINTIFIKASI JAMU BERBASIS DIGITAL PADA UPTD WISATA JAMU KALIBAKUNG KAB TEGAL Woro Hapsari; Risnanto Risnanto; Umi Salamah
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v4i1.462

Abstract

Jamu terbukti khasiatnya sebagai salah satu terapi komplementer. Jamu sendiri adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia yang belakangan populer dengan sebutan herbal. Melalui pengelolaan dan langkah yang tepat, jamu yang dapat dikembangkan nilai kekayaannya mampu mendorong pengembangan ekonomi rakyat yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Sudah tentu ada keuntungan dari pemanfaatan jamu untuk kesehatan pengembangan tanaman obat menjadi jamu tersaintifikasi yang diawali dengan studi etnofarmakologi untuk mendapatkan base-line data terkait penggunaan tanaman obat secara tradisional. Selanjutnya seleksi formula jamu yang potensial untuk terapi komplementer, Literasi informasi berbasis digitalisasi sangat dibutuhkan untuk mendukung promosi dan layanan pada WKJ Kalibakung, diera digitalisasi komunikasi dan informasi dapat tersampaikan secara cepat dan mudah. Pemanfaatan teknologi yang baik mampu membantu perkembangan saintifikasi jamu menuju pasar modern dengan digitalisasi dengan tersedianya promosi dan marketing didalam marketplace e commerce, sehingga promosi akan produk dan layanan tidak terbatas pada daerah Slawi dan Sekitarnya digitalisasi menjadi sangat penting untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kepada masyarakat melalui layanan “hallo jamu”.di WKJ Jamu Kalibakung
Pengaruh Latihan Peregangan Selama Hemodialisis Dalam Mengurangi Kram Otot Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Kardinah Kota Tegal Ani Ratnaningsih; Theodora Rosaria; Woro Hapsari; Sri Hidayati; Imam Syafi’i
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53798

Abstract

Pendahuluan: Kram menjadi salah satu masalah yang dikeluhkan pasien hemodialisis di RSUD Kardinah Kota Tegal. Nyeri kram dirasakan sering kali membuat sesi hemodialisis harus dihentikan sehingga menurunkan kualitas dialisis. Penanganan kram selama ini bersifat reaktif. Penelitian sebelumnya menunjukkan latihan peregangan yang dilakukan rutin selama hemodialisis dapat dilakukan sebagai tindakan pencegahan kram. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh latihan peregangan selama hemodialisis dalam mengurangi kram otot pada pasien yang menjalani hemodialisis. Metode: Desain Quasi Experimental dengan one group pretest posttest digunakan, dengan intervensi latihan peregangan selama hemodialisis selama 5 sesi pada 20 responden di ruang HD RSUD Kardinah Tegal. Evaluasi pretest dan posttest dilakukan dengan menilai derajat kram. Uji Marginal Homogeneity dilakukan untuk menilai adanya pengaruh kedua variabel. Hasil: Kram yang dialami responden sebelum intervensi ada pada level sedang-berat sedangkan setelah intervensi level kram ada pada level tidak kram, ringan, dan sedang. Hasil uji yang dilakukan menunjukkan nilai p value (sig(2-tailed) < 0,05 (0.00). Kesimpulan: Latihan peregangan yang dilakukan selama 5 kali sesi hemodialisis dapat mempengaruhi penurunan kram otot pasien