Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mental Models Based on Students Thinking Style About Objects in Static Fluid Gustina; Jusman Mansyur; Wahyuni N Laratu; Rahmat Tule
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.7980

Abstract

This study aims to describe a mental models based on students' thinking styles about objects in static fluids. The type of research used is quasi-qualitative with a research design using Simple Research Design (SRD). This research was carried out at MAN Insan Cendikia, Palu City for grade XII students in the 2023 academic year, with 30 students as subjects. The instruments of this research are questionnaires, two-level test and interview guide. The data analysis technique used is the "Miles and Huberman Model" namely data reduction, data modeling and drawing conclusions. The results of data analysis showed that out of 30 students, there were 8 students with a Concrete sequential (Cs) thinking style, 12 students with an Abstract sequential (As) thinking style, 6 students with a Concrete random (Cr) thinking style, and 4 students with a Abstract random (Ar) thinking style. The group tested with abstract problem tended to have a higher average score than the group tested with concrete problem. When given abstract ploblem the Abstract sequential (As) and Sequential concrete (Cs) groups had a higher average score than the Abstract random (Ar) and Concrete random (Cr) groups.
Analysis of ChatGPT and Gemini Mental Models of Apparent Motion of the Sun and Stars Nurhikma Safitri; Jusman Mansyur; Haeruddin Haeruddin; Nurul Kami Sani; Andi Ulfah Khuzaimah
Koordinat Jurnal MIPA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Tadris Matematika dan Tadris Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/koordinat.v7i1.195

Abstract

mental models regarding the apparent motion of the Sun and stars. The method used is a qualitative approach with an exploratory descriptive study using the reflective thematic analysis method according to Braun, Clarke, and Rance (2014). The subjects of this study were ChatGPT and Gemini, who also acted as respondents. The instrument used was 10 multiple-choice questions about the apparent motion of celestial bodies. Each answer was analyzed thematically to identify reasoning patterns, conceptual structures, and conformity with scientific mental models. The results show that ChatGPT predominantly displays a scientific mental model consistent with a heliocentric understanding and scientific explanation of apparent motion, while Gemini tends to display a hybrid mental model with a mixture of scientific concepts and preconceptions. The comparison of the two shows differences in conceptual depth, consistency of reasoning, and accuracy of scientific representation. These findings contribute to the development of the study of artificial intelligence mental models and open up opportunities for their use in AI-based science learning
Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan Ulfian Ulfian; Syamsu Syamsu; Jusman Mansyur
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 1 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i1.3460

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan equivalen pretest-posttest group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan pada tahun ajaran 2021-2022. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing kelas sebanyak 21 orang. Instrumen tes kemampuan literasi sains yang di gunakan dalam bentuk pilihan ganda. Sebelum di gunakan telah divalidasi melalui validator ahli. Hasil tes kemampuan literasi sains siswa diperoleh skor rata-rata pada posttest yaitu 11,29 untuk kelas eksperimen setelah diberi perlakuan dan 9,81 pada kelas kontrol menerapkan model direct instruction. Hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh, bahwa terdapat pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan. Berdasarkan hasil analisis uji mann whitney U diperoleh nilai Asymp.Sig. (2-tailed) yaitu 0,002. Hal ini berarti nilai α (0,002) < 0,05. Hal ini berarti nilai α berada diluar daerah penerimaan H0. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti ada pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan.
Perbandingan Kapabilitas Respons Chatgpt Dan Gemini Terhadap Pertanyaan Konseptual Tentang Optik Mita Aulia Azizah; Jusman Mansyur
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 1 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i1.3510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan respons ChatGPT dan Gemini dengan pertanyaan konseptual tentang optik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus komparatif. Subjek penelitian ini adalah ChatGPT dan Gemini, yang juga bertindak sebagai responden. Instrumen yang digunakan adalah 25 pertanyaan esai tentang optik. Penilaian didasarkan pada empat kriteria utama: Kejelasan Konseptual, Akurasi Konseptual, Pemahaman Konseptual, dan Konsistensi dalam Penjelasan. Hasilnya menunjukkan bahwa ChatGPT mengungguli Gemini dalam semua kriteria yang dinilai. ChatGPT memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memberikan jawaban yang jelas, akurat, dan konsisten atas pertanyaan konseptual tentang optik dibandingkan dengan Gemini. Di sisi lain, Gemini cenderung memberikan jawaban yang kurang akurat dan kurang mendalam, dengan variasi konsistensi penjelasannya.