Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBUATAN BRIKET BAHAN BAKAR ALTERNATIF DARI LIMBAH SEKAM PADI DI DESA BILA RIASE KABUPATEN SIDRAP Arafah, Muhammad; Upe, Ambo; Aminah, Sitti; Hardianti Rosadi, Sri; Nurcaya, Nurcaya; Trywulan Syah, Uswah; Rijal, Syamsu; Detti Uleng, Andi; Hair, Miftahul; Hardianti Arafah, Eka
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.%p

Abstract

Sekam padi merupakan produk sampingan dari proses penggilingan padi dan sering kali dianggap sebagai limbah pertanian. Desa Bilariase Kabupaten Sidrap, merupakan salah satu desa yang dikenal sebagai penghasil padi yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya dalam produksi padi. Namun menghasilkan limbah yakni sekam padi, dan limbah ini tidak dimanfaatkan padahal memiliki potensi yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat dan mendukung pertanian berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Puangrimaggalatung melakukan pelatihan kepada masyarakat terkait pengolahan sekam padi menjadi briket yang ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi. Dalam pelatihan ini meliputi pengenalan alat teknologi, praktik langsung penggunaan alat, dan cara pemasaran briket yang dihasilkan serta strategi pemasaran melalui e-commerce. Tujuan kegiatan pengabdian ini yakni untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sekam menjadi briket yang ramah lingkungan, dan pemasaran produk melalui e-commerce. Alat teknologi yang digunakan merupakan teknologi tepat guna yang dapat membantu masyarakat Desa Bila Riase dalam membuat produk briket dan kemasan yang berdaya saing. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), melibatkan beberapa tahapan yakni survey lokasi, sosialisasi program ke mitra, pelatihan dan implementasi pengolahan briket dengan menerapkan teknologi, cara pengemasan produk, serta pelatihan pemasaran produk melalui e-commerce.
PEMBUATAN BRIKET BAHAN BAKAR ALTERNATIF DARI LIMBAH SEKAM PADI DI DESA BILA RIASE KABUPATEN SIDRAP Arafah, Muhammad; Upe, Ambo; Aminah, Sitti; Hardianti Rosadi, Sri; Nurcaya, Nurcaya; Trywulan Syah, Uswah; Rijal, Syamsu; Detti Uleng, Andi; Hair, Miftahul; Hardianti Arafah, Eka
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.806-814

Abstract

Sekam padi merupakan produk sampingan dari proses penggilingan padi dan sering kali dianggap sebagai limbah pertanian. Desa Bilariase Kabupaten Sidrap, merupakan salah satu desa yang dikenal sebagai penghasil padi yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya dalam produksi padi. Namun menghasilkan limbah yakni sekam padi, dan limbah ini tidak dimanfaatkan padahal memiliki potensi yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat dan mendukung pertanian berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Puangrimaggalatung melakukan pelatihan kepada masyarakat terkait pengolahan sekam padi menjadi briket yang ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi. Dalam pelatihan ini meliputi pengenalan alat teknologi, praktik langsung penggunaan alat, dan cara pemasaran briket yang dihasilkan serta strategi pemasaran melalui e-commerce. Tujuan kegiatan pengabdian ini yakni untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sekam menjadi briket yang ramah lingkungan, dan pemasaran produk melalui e-commerce. Alat teknologi yang digunakan merupakan teknologi tepat guna yang dapat membantu masyarakat Desa Bila Riase dalam membuat produk briket dan kemasan yang berdaya saing. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), melibatkan beberapa tahapan yakni survey lokasi, sosialisasi program ke mitra, pelatihan dan implementasi pengolahan briket dengan menerapkan teknologi, cara pengemasan produk, serta pelatihan pemasaran produk melalui e-commerce.
PEMBERDAYAAN UMKM PENGRAJIN KASUR MELALUI INOVASI HIPOALERGENIK DAN STRATEGI DIGITAL MARKETING Hardianti Rosadi, Sri; Rijal, Syamsu; Surianti, Tetti; Ruslang, Ruslang; Arafah, Muhammad; Nurcaya, Nurcaya; Trywulan Syah, Uswah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi UMKM Aneka Kasur di Kelurahan Pammana, Kabupaten Wajo, melalui penerapan inovasi produk hipoalergenik dan strategi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra mencakup proses produksi manual, risiko kesehatan akibat tidak digunakannya APD, keterbatasan diversifikasi produk, serta penurunan daya saing karena pemasaran masih konvensional. Solusi yang ditawarkan mencakup penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemisah biji kapuk dan solar dryer, pelatihan diversifikasi produk, penggunaan APD, serta penguatan pemasaran berbasis e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi produksi, perbaikan kualitas produk yang lebih aman, variasi produk baru, serta jangkauan pemasaran yang lebih luas melalui marketplace. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG’s 8 (pertumbuhan ekonomi) dan 9 (industri, inovasi, dan infrastruktur).
OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN BAWANG MERAH: UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PACCIRO, KABUPATEN BONE Nurcaya, Nurcaya; Aprilia Amir, Mirdah; Arafah, Muhammad; Hardianti Rosadi, Sri; Trywulan Syah, Uswah; Adhan, Muh.; Rijal, Syamsu; Ruslang, Ruslang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Desa Pacciro di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, dikenal sebagai kampung bawang merah. Namun, hasil panen yang melimpah seringkali tidak diimbangi dengan harga jual yang stabil, terutama saat musim panen raya, sehingga berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Melihat permasalahan tersebut, diversifikasi produk olahan bawang merah ditawarkan sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas peluang pasar. Melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna, masyarakat didorong untuk mengolah bawang merah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi seperti bawang goreng dalam kemasan dan bubuk bawang merah. Penerapan inovasi ini tidak hanya mampu meningkatkan daya saing produk lokal, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. PKM ini bermitra dengan Kelompok Tani SIPURENNU Desa Pacciro dengan tujuan meningkatkan nilai tambah bawang merah melalui diversifikasi produk olahan untuk memperkuat ekonomi masyarakat Desa Pacciro. Kegiatan ini penting untuk dilakukan karena mitra belum pernah melakukan diversifikasi olahan bawang merah dengan menggunakan alat teknologi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi program bersama mitra, pelatihan serta penerapan teknologi dalam diversifikasi produk olahan bawang merah, pendampingan pembuatan produk dan teknik pengemasan yang menarik, hingga pelatihan strategi pemasaran melalui platform e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Dengan demikian, diversifikasi produk bawang merah di Desa Pacciro terbukti menjadi strategi efektif untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.