Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Manajemen Kurikulum Pelatihan Educourse.id Putra, Dimas Arya; Kuswandi, Dedi; Kurniawan, Citra
Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Vol 1 No 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70125/jetsar.v1i1y2024a15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum pelatihan educourse.id. Hasil yang menunjukkan bahwa nilai rata-rata pebelajar sebagai tenaga kerja berada di atas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Hal ini mengindikasikan bahwa kurikulum yang digunakan efektif dalam meningkatkan kompetensi pebelajar. Pelatihan dilakukan melalui kombinasi metode daring dan luring dengan pengawasan sistematis dan evaluasi berkala. Selain itu, penerapan Training Need Analysis (TNA) dilakukan untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan pebelajar. Penelitian ini menyarankan pentingnya soal-soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam uji pemahaman serta penyesuaian kurikulum berdasarkan analisis kebutuhan dan perkembangan zaman.Selain itu, peningkatan kualitas uji soal, penciptaan lingkingan belajar yang kondusif, peningkatan komunikasi dan kolaborasi, serta monitoring dan penjaminan mutu yang berkelanjutan. Implikasi penelitian ini dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kualitas program pelatihan dan daya saing nasional dan internasional
Persepsi Masyarakat Tentang Tradisi Takiran Sebagai Sarana Sosialisasi Nilai-Nilai Agama Islam di Desa Brajasakti Putra, Dimas Arya
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/achjmx11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi atau pandangan masyarakat Brajasakti mengenai bagaimana tradisi takiran menjadi sarana sosialisasi nilai-nilai agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan konsep fungsionalisme. Penelitian dilakukan di Desa Brajasakti 3 Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara dan penelitian kepustakaan. Peneliti memfokuskan penelitian ini pada aspek simbolik, makna, dan bagaimana tradisi takiran dapat menanamkan nilai-nilai agama Islam dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi takiran dapat menjadi wadah atau sarana sosialisasi nilai-nilai agama Islam melalui makna dan simbol yang terkandung dalam menu takiran yang meliputi nasi putih, ayam atau telur, bihun dan mie peyek serta serondeng, yang memiliki makna dalam kehidupan sebagai sudut pandang kehidupan masyarakat setempat.
The Sribasuki Community's Interpretation of the Economic Role of Women in Micro Enterprises Putra, Dimas Arya; Janani, Ilham Riyad; Arivani, Vika; Akbar Maulana Putra; Wellfarina Hamer
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/1bckrr47

Abstract

This study examines women's contribution to the family economy through micro-enterprises in Sribasuki Village and how the community perceives this economic role. In the context of a rural society that still holds strong traditional values, the urgency of this research arises because women's economic contributions are often not appreciated proportionally. The objectives of this study are to analyze the community's perception of women's role in micro-enterprises, identify the forms of their contributions, and reveal the obstacles they face. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques of in-depth interviews, participatory observation, and documentation of five key informants. The results show that women not only contribute financially through culinary and handicraft businesses, but also play a strategic role in household financial management and meeting the basic needs of the family. Involvement in microenterprises increases women's independence, self-confidence, and bargaining power in family decision-making, indicating a shift in public perception. However, women still face structural obstacles such as limited capital, market access, and business literacy. As a result, systematic empowerment programs are needed, including training, access to inclusive financing, and network strengthening to optimize women's economic contribution potential.