Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persekongkolan dalam Penunjukan Langsung Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Kota Jayapura Berd Elkiopas Pelupessy; Lena Claudia Angwarmasse; Sri Indra Yani
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 08 (2026): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i08.2286

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas bahwa persekongkolan pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan perbuatan melawan hukum dan mengetahui dampak penunjukan pengadaan langsung barang/jasa pemerintah terhadap kegiatan usaha di Kota Jayapura. Sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian maka penulisan ini lebih menekankan pada penelitian hukum empiris untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai persekongkolan dalam penunjukan langsung pengadaan barang/jasa pemerintah pada unit kerja kantor Walikota Jayapura dan kantor Badan Karantina Pertanian Kelas I Jayapura. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persekongkolan dalam penunjukan langsung pengadaan barang/jasa pemerintah adalah merupakan perbuatan melawan hukum, karena telah memenuhi unsur-unsur dari ketentuan Pasal 1365 KUHPerdata. Perbuatan hukum yang dilakukan oleh Ketua Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen yang berkonspirasi dalam penunjukan langsung pengadaan barang/jasa yang beritikad baik. Oleh sebab itu, perlu pengaturan mengenai kontrol administrasi yang melanggar hukum sebagai konsekuensi logis bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menganut paham kedaulatan hukum.
Penyuluhan Pemberdayan Koperasi Desa Bagi Masyarakat di Distrik Koya Barat Sella Petrix Pelupessy; Eddy Pelupessy; Berd Elkiopas Pelupessy; Lena Claudia Angwarmasse; Marselina Ivone Mofu; Evi Selviani; Vivilia Agnata Mudi; Dwight Nusabakan
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 5 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22337750

Abstract

The increasingly free and open trade and economic system requires Indonesian economic actors to make thorough preparations so that they will be able to compete with foreign competitors, not only in the domestic market but also in the global market. In the context of free trade, the Indonesian government has taken a firm stance by no longer relying on protectionist policies in the development of the business sector. Based on these conditions, an important question arises: is cooperative management capable of enabling cooperatives to compete in the free market? Furthermore, can cooperative management anticipate global competition characterized by a buyer's market? This study discusses the empowerment of village cooperatives in responding to the challenges of increasingly open economic competition and the need to strengthen cooperative management to improve competitiveness.