Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN ORANGTUA KRISTEN SEBAGAI PENDIDIK DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK USIA 13-15 TAHUN DI DUSUN TABIK DESA JELIMPO KECAMATAN JELIMPO KABUPATEN LANDAK Bryan Sedona; Ridolfroa S.Th. Manggoa; Felipus Nubatonis
Jurnal DIKMAS Vol. 4 No. 2 (2022): Desember : Jurnal DIKMAS
Publisher : Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/dikmas.v4i2.49

Abstract

Minat belajar merupakan hal yang sangat penting dan perlu untuk ditingkatkan dalam proses pembelajaran. Karena apabila anak tidak memiliki minat belajar atau tidak mampu meningkatkan minat belajar maka proses pembelajaran pun akan sulit untuk diterima. Oleh karena itu peran orangtua Kristen sebagai pendidik sangat penting guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Situasi sosial dalam penelitian ini yaitu Dusun Tabik yang terletak di Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Ada beberapa masalah yang ditemukan di Dusun Tabik seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menyebabkan anak lebih memilih bermain media sosial atau bermain game online ketimbang belajar, proses pembelajaran di sekolah yang kurang aktif sehingga anak merasa bosan dan tidak memahami pembelajaran, materi pembelajaran yang tidak terserap dengan baik, dan belum mampu calistung (baca, tulis, hitung). Melihat persoalan tersebut, maka peneliti ingin meneliti peran orangtua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: Menjelaskan peran orangtua Kristen sebagai pendidik; (2) Memaparkan upaya meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun; (3) Menjelaskan peran orang tua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Metodologi penelitian yang peneliti gunakan yaitu metodologi penelitian kualitatif – studi lapangan dengan pengumpulan data observasi wawancara. Hasil penelitian yang diharapkan adalah dengan terlihatnya peran orangtua Kristen sebagai pendidik dan meningkatnya minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Rumusan teori yang ditemukan yaitu minat belajar anak usia 13-15 tahun akan meningkat apabila orangtua mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan baik. Kesimpulan yang didapatkan yaitu orangtua Kristen harus mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan sikap hati yang rela berkorban demi anak guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.
PERAN GEMBALA JEMAAT DALAM MENGANTISIPASI PENGAJARAN SESAT DI GKSI JEMAAT ’’MORIA’’ EMPAONG KECAMATAN PARINDU KABUPATEN SANGGAU Galbus Sely Keba; Ridolfroa Manggoa; Daniel Marciano Kapoh
Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 1 (2020): Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/corammundo.v2i1.4

Abstract

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi. Penggunaan metode-metode ini bertujuan untuk mandapatkan informasi-informasi yang ada erat kaitannya dengan judul penelitian yang penulis angkat. Informasi-informasi yang dapat penulis ambil secara langsung melalui metode-metode di atas berupa gambar/foto, sarana prasarana sekolah maupun secara tidak langsung melalui dokumentasi yang bukan berupa gambar/foto dan komponen yang telah dilakukan oleh peneliti.
STRATEGI GURU PAK MENGATASI KEJENUHAN PROSES BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA PELITA NGABANG Nesrimawati Hulu; Ridolfroa Manggoa
Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2021): Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/corammundo.v3i1.13

Abstract

Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian, dengan menggunakan metode penelitian observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru. Penelitian ini membahas tentang “Strategi Guru PAK Mengatasi Kejenuhan Proses Belajar Peserta Didik di SMA Pelita Ngabang”.
Pentingnya Guru PAK Dalam Mengatasi Kenakalan Peserta Didik Kristen di SMP Negeri 2 Sompak Kecamatan Sompak Kabupaten Landak Agustinus Koamesak; Ina Martha; Ridolfroa S.Th Manggoa
Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 1 (2024): Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/corammundo.v6i1.292

Abstract

There has been delinquency among some students at SMP Negeri 2 Sompak. Examples of student delinquency that often occur are skipping school during class hours, smoking during class hours or outside class hours, and not having responsibility for doing school work or homework given by the teacher. Therefore, Christian religious education teachers are needed to educate, teach and guide students so that acts of delinquency do not occur again. The aim of the research is to explain the importance of PAK teachers in overcoming the delinquency of Christian students at SMP Negeri 2 Sompak so that students become role models for their family, church and the Indonesian nation they love. The author uses qualitative research methods using observation, interviews, documentation and literature techniques. The results found were that if PAK teachers were more committed and responsible in dealing with the delinquency of Christian students, then Christian students would increasingly experience changes in their lives from acts of delinquency. Conclusion: Religious Education teachers who serve at SMP Negeri 2 Sompak must be committed and responsible in overcoming the delinquency of Christian students at SMP Negeri 2 Sompak so that students are able to show commendable attitudes in family, church, national and state life now and forever.
PERAN ORANGTUA KRISTEN SEBAGAI PENDIDIK DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK USIA 13-15 TAHUN DI DUSUN TABIK DESA JELIMPO KECAMATAN JELIMPO KABUPATEN LANDAK Bryan Sedona; Ridolfroa S.Th. Manggoa; Felipus Nubatonis
Jurnal DIKMAS Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal DIKMAS
Publisher : Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/dikmas.v4i2.49

Abstract

Minat belajar merupakan hal yang sangat penting dan perlu untuk ditingkatkan dalam proses pembelajaran. Karena apabila anak tidak memiliki minat belajar atau tidak mampu meningkatkan minat belajar maka proses pembelajaran pun akan sulit untuk diterima. Oleh karena itu peran orangtua Kristen sebagai pendidik sangat penting guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Situasi sosial dalam penelitian ini yaitu Dusun Tabik yang terletak di Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Ada beberapa masalah yang ditemukan di Dusun Tabik seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menyebabkan anak lebih memilih bermain media sosial atau bermain game online ketimbang belajar, proses pembelajaran di sekolah yang kurang aktif sehingga anak merasa bosan dan tidak memahami pembelajaran, materi pembelajaran yang tidak terserap dengan baik, dan belum mampu calistung (baca, tulis, hitung). Melihat persoalan tersebut, maka peneliti ingin meneliti peran orangtua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: Menjelaskan peran orangtua Kristen sebagai pendidik; (2) Memaparkan upaya meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun; (3) Menjelaskan peran orang tua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Metodologi penelitian yang peneliti gunakan yaitu metodologi penelitian kualitatif – studi lapangan dengan pengumpulan data observasi wawancara. Hasil penelitian yang diharapkan adalah dengan terlihatnya peran orangtua Kristen sebagai pendidik dan meningkatnya minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Rumusan teori yang ditemukan yaitu minat belajar anak usia 13-15 tahun akan meningkat apabila orangtua mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan baik. Kesimpulan yang didapatkan yaitu orangtua Kristen harus mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan sikap hati yang rela berkorban demi anak guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.
The Importance of the Active Role of the Congregation Pastor in Involving God's People in Serving God's Work Sinlae, Demsi Yanto; Bulu, Dominggus Rina; Putralin, Eliantri; Manggoa, Ridolfroa S.Th; Mau, Marthen
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 3 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v3i7.10413

Abstract

In general, some of God's people do not want to be involved in serving God's work. Therefore, congregational pastors need to educate, teach, develop and guide God's people so that they are involved in serving His work. The purpose of this research is to explain the importance of the active role of congregational pastors in involving God's people to serve God's work with full loyalty and responsibility so that the service of God's work can progress. The research methodology used is descriptive qualitative research methodology with a library research approach. The results of the research are that in essence God's work in the church has been going well, but congregational pastors continue to be required to involve God's people so that God's work continues to progress towards significant progress. The implication: congregational pastors must involve God's people in serving God's work in all church organizations.