Putra, Feragi Azizun
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Implikasi terhadap Kesejahteraan Masyarakat Hartono, Rudi; Putra, Feragi Azizun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25483

Abstract

Desentralisasi dan otonomi daerah merupakan kebijakan strategis yang diterapkan di Indonesia sejak era reformasi dengan tujuan memberikan kewenangan lebih besar kepada pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya dan pelayanan publik. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk merancang kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Namun, implementasi desentralisasi tidak selalu berjalan mulus, mengingat adanya tantangan seperti ketimpangan fiskal, rendahnya kapasitas aparatur daerah, serta potensi penyalahgunaan wewenang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana desentralisasi dan otonomi daerah berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini mengolah data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta laporan dari berbagai lembaga riset dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun desentralisasi memberikan dampak positif bagi beberapa daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat, daerah dengan ketergantungan tinggi terhadap dana pusat masih menghadapi berbagai kendala dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Selain itu, masih terdapat ketimpangan antar-daerah dalam hal pertumbuhan ekonomi, akses layanan publik, dan tata kelola pemerintahan. Diperlukan kebijakan yang lebih adaptif dan sistem pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa desentralisasi benar-benar membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Peningkatan kapasitas pemerintah daerah, penguatan transparansi, serta partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan dampak positif dari kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah.