Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NON-PRODUKTIF DESA BANTENGAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK GORENG BERBAHAN DASAR DEDAK PADI (RICE BRAN) UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI Dyan Hatining Ayu Sudarni; Nur Ihda Farikhatin Nisa; Yudha Adi Kusuma
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v7i1.4192

Abstract

Mahalnya minyak goreng saat ini menyebabkan banyak ibu rumah tangga rela mengantri untuk membeli, sampai sampai waktu seharian habis untuk mengantri minyak. Selain mahal minyak goreng ini tergolong langka di pasaran oleh sebab itu, muncul ide pembuatan minyak goreng dengan bahan dasar selain kelapa sawit dan kelapa. Salah satu limbah yang melimpah dan banyak di temui adalah limbah padat dedak padi (bekatul). Melimpahnya jumlah limbah padat penyosohan padi yaitu dedak di Indonesia berpotensi untuk dijadikan minyak pangan. Minyak pangan berbasis dedak padi dapat djadikan sebagai alternatif pengganti minyak pangan berbasis kelapa saawit, karena minyak dedak padi mengandung senyawa fitokimia dalam jumlah tinggi, antioksidan dan beberapa jenis lemak. Minyak dedak yang dihasilkan oleh ibu ibu di desa bantengan ini berkolaborasi dengan mahasiswa Teknik Kimia UNIPMA. Dimana rendemen minyak 16%, mengandung antioksidan yang tinggi (tocorefol, tocotrienol dan oryzanol). Hasil ini termasuk dikategorikan baik. Hasil minyak dedak yang dihasillkan masih digunakan untuk perorangan atau kelompok ibu ibu PKK di Desa Bantengan sendiri. Hal ini dikarena masih banyak warga yang masih ragu dengan minyak yg telah dibuat karena belum melalui uji yang terstandarisasi sesuai BPOM. Pengembangan produk minyak deda sebagai food supplement dan minuman antioksida serta diversifikasi produk olahan padi dapat meningkatkan nilai tambah produk
Optimasi Pengaruh Waktu Kontak dan Dosis Adsorben Limbah Daun Kayu Putih (Melaleuca cajuputi) dengan Metode Isoterm Adsorpsi Langmuir Kusumaningrum, Dinar Ika Pambudi; Sudarni, Dyan Hatining Ayu; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Teknik Kimia USU Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Kimia USU
Publisher : Talenta Publisher (Universitas Sumatera Utara)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jtk.v11i2.9119

Abstract

Liquid waste from the textile industry contains harmful dyes that can damage the environment. Pollution to the environment can be minimized by processing dye waste before being discharged into rivers or sewers. The dye waste treatment process can be carried out using the adsorption method. The adsorbent used was non-activated and acid-activated eucalyptus leaf waste (HCl 2 M). The solution used as adsorbate is malachite green. This study aims to optimize the absorbance level of eucalyptus (Melaleuca cajuputi) leaf waste against malachite green dye using the Langmuir adsorption isotherm method. The variables used are the mass variation of the adsorbent, the contact time and the adsorption isotherm model. The absorption efficiency value produced by the adsorbent of eucalyptus leaf waste with 2 M HCl activation was 87.4279%. Meanwhile, the non-activated adsorbent is 86.0290%. For time variations of 10 minutes, 15 minutes and 20 minutes on 2 M HCl activated adsorbent resulted in an absorbance of 0.026; 0.022; and 0.02. Based on the graph of the relationship between Ce and Ce/Qe for the non-activated adsorbent, R2 was obtained at 0.7039 while the 2 M HCl activation was 0.966. So, the eucalyptus leaf waste can be used as an adsorbent without a carbonization process, only needs to be given activation treatment using an acid solution.
Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Media Budidaya Lalat BSF untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan Kusuma, Yudha Adi; Sudarni, Dyan Hatining Ayu; Nalurita, Bunga Trisnis
Al Mu'azarah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/almuazarah.v2i2.2130

Abstract

The implementation of organic waste management through the utilisation of black soldier fly (BSF) cultivation media has been employed in Ngraket Village, Balong District, Ponorogo Regency, with the objective of reducing environmental pollution. The community service activity spanned four weeks and included socialization, practice, and evaluation. Black soldier fly (BSF) larvae utilize organic waste as feed, producing economically valuable residue for livestock nutrition. N-Gain test results demonstrated a significant increase in partner knowledge, exceeding 76%, confirming the effectiveness of the program. BSF utilization is expected to support waste reduction, prevent pollution, and increase village income. Follow-up activities are proposed to support the sustainability of this program.
Pelatihan Produksi Roll-On Aromaterapi Minyak Kayu Putih untuk Meningkatkan Kemandirian Komunitas LMDH Tani Mulyo, Jawa Timur Sri Wahyuningsih; Dyan Hatining Ayu Sudarni; Ade Trisnawati; Agung Prasongko; Rima Nurjanah
Buletin Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini berfokus pada pelatihan pembuatan roll-on aromaterapi berbasis minyak kayu putih untuk meningkatkan kemandirian komunitas LMDH Tani Mulyo, Jawa Timur. Pelatihan ini bertujuan mengoptimalkan potensi lokal minyak kayu putih, yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk mentah, menjadi produk bernilai tambah. Dengan memperkenalkan teknik sederhana, seperti pencampuran bahan aktif (cineol) dan pengemasan roll-on, peserta pelatihan diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih praktis dan kompetitif.Metode pelatihan mencakup survei kebutuhan, transfer teknologi, dan pendampingan produksi. Selain itu, monitoring dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman, keterampilan teknis, serta antusiasme masyarakat dalam memproduksi dan memasarkan roll-on aromaterapi. Inovasi ini membantu diversifikasi pendapatan dan membuka peluang usaha berbasis produk turunan minyak kayu putih.Program ini menekankan pemberdayaan berbasis sumber daya lokal, dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan peningkatan ekonomi komunitas. Melalui pendekatan ini, petani diharapkan menjadi lebih mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MENGGAMBAR TEKNIK : MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN PEMAHAMAN MAHASISWA Yudha Adi Kusuma; Dyan Hatining Ayu Sudarni
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v11i1.11

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan bertujuan untuk meningkatkan mutu dalam proses pembelajaran bagi mahasiswa. Proses pembelajaran secara efektif dan efisien mempengaruhi kompetensi mahasiswa. Salah satu cara yang dapat digunakan melalui penggunaan modul ajar. Keberadaan modul ajar perlu adanya kajian pengembangan dengan menyesuaikan perubahan. Peran penting terhadap keberadaan modul ajar perlu adanya kajian sebagai bagian dalam proses perbaikan. Penelitian ini dibatasi terhadap pengembangan modul ajar menggambar teknik pada lingkup Fakultas Teknik, Universitas XYZ Madiun. Metode yang digunakan selama penelitian menggunakan pengembangan Model 4-D. Hasil pengembangan modul ajar menggambar teknik menunjukkan terjadi perubahan hasil belajar mahasiswa dengan perolehan ketuntasan mencapai 81,25 %. Nilai effect size dari penggunaan modul ajar diperoleh 1,89 masuk kategori tinggi sehingga berdampak signifikan terhadap capaian nilai yang diperoleh mahasiswa.