Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NON-PRODUKTIF DESA BANTENGAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK GORENG BERBAHAN DASAR DEDAK PADI (RICE BRAN) UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI Dyan Hatining Ayu Sudarni; Nur Ihda Farikhatin Nisa; Yudha Adi Kusuma
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v7i1.4192

Abstract

Mahalnya minyak goreng saat ini menyebabkan banyak ibu rumah tangga rela mengantri untuk membeli, sampai sampai waktu seharian habis untuk mengantri minyak. Selain mahal minyak goreng ini tergolong langka di pasaran oleh sebab itu, muncul ide pembuatan minyak goreng dengan bahan dasar selain kelapa sawit dan kelapa. Salah satu limbah yang melimpah dan banyak di temui adalah limbah padat dedak padi (bekatul). Melimpahnya jumlah limbah padat penyosohan padi yaitu dedak di Indonesia berpotensi untuk dijadikan minyak pangan. Minyak pangan berbasis dedak padi dapat djadikan sebagai alternatif pengganti minyak pangan berbasis kelapa saawit, karena minyak dedak padi mengandung senyawa fitokimia dalam jumlah tinggi, antioksidan dan beberapa jenis lemak. Minyak dedak yang dihasilkan oleh ibu ibu di desa bantengan ini berkolaborasi dengan mahasiswa Teknik Kimia UNIPMA. Dimana rendemen minyak 16%, mengandung antioksidan yang tinggi (tocorefol, tocotrienol dan oryzanol). Hasil ini termasuk dikategorikan baik. Hasil minyak dedak yang dihasillkan masih digunakan untuk perorangan atau kelompok ibu ibu PKK di Desa Bantengan sendiri. Hal ini dikarena masih banyak warga yang masih ragu dengan minyak yg telah dibuat karena belum melalui uji yang terstandarisasi sesuai BPOM. Pengembangan produk minyak deda sebagai food supplement dan minuman antioksida serta diversifikasi produk olahan padi dapat meningkatkan nilai tambah produk
Optimasi Pengaruh Waktu Kontak dan Dosis Adsorben Limbah Daun Kayu Putih (Melaleuca cajuputi) dengan Metode Isoterm Adsorpsi Langmuir Kusumaningrum, Dinar Ika Pambudi; Sudarni, Dyan Hatining Ayu; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Teknik Kimia USU Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Kimia USU
Publisher : Talenta Publisher (Universitas Sumatera Utara)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jtk.v11i2.9119

Abstract

Liquid waste from the textile industry contains harmful dyes that can damage the environment. Pollution to the environment can be minimized by processing dye waste before being discharged into rivers or sewers. The dye waste treatment process can be carried out using the adsorption method. The adsorbent used was non-activated and acid-activated eucalyptus leaf waste (HCl 2 M). The solution used as adsorbate is malachite green. This study aims to optimize the absorbance level of eucalyptus (Melaleuca cajuputi) leaf waste against malachite green dye using the Langmuir adsorption isotherm method. The variables used are the mass variation of the adsorbent, the contact time and the adsorption isotherm model. The absorption efficiency value produced by the adsorbent of eucalyptus leaf waste with 2 M HCl activation was 87.4279%. Meanwhile, the non-activated adsorbent is 86.0290%. For time variations of 10 minutes, 15 minutes and 20 minutes on 2 M HCl activated adsorbent resulted in an absorbance of 0.026; 0.022; and 0.02. Based on the graph of the relationship between Ce and Ce/Qe for the non-activated adsorbent, R2 was obtained at 0.7039 while the 2 M HCl activation was 0.966. So, the eucalyptus leaf waste can be used as an adsorbent without a carbonization process, only needs to be given activation treatment using an acid solution.
Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Media Budidaya Lalat BSF untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan Kusuma, Yudha Adi; Sudarni, Dyan Hatining Ayu; Nalurita, Bunga Trisnis
Al Mu'azarah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/almuazarah.v2i2.2130

Abstract

The implementation of organic waste management through the utilisation of black soldier fly (BSF) cultivation media has been employed in Ngraket Village, Balong District, Ponorogo Regency, with the objective of reducing environmental pollution. The community service activity spanned four weeks and included socialization, practice, and evaluation. Black soldier fly (BSF) larvae utilize organic waste as feed, producing economically valuable residue for livestock nutrition. N-Gain test results demonstrated a significant increase in partner knowledge, exceeding 76%, confirming the effectiveness of the program. BSF utilization is expected to support waste reduction, prevent pollution, and increase village income. Follow-up activities are proposed to support the sustainability of this program.
Pelatihan Produksi Roll-On Aromaterapi Minyak Kayu Putih untuk Meningkatkan Kemandirian Komunitas LMDH Tani Mulyo, Jawa Timur Sri Wahyuningsih; Dyan Hatining Ayu Sudarni; Ade Trisnawati; Agung Prasongko; Rima Nurjanah
Buletin Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini berfokus pada pelatihan pembuatan roll-on aromaterapi berbasis minyak kayu putih untuk meningkatkan kemandirian komunitas LMDH Tani Mulyo, Jawa Timur. Pelatihan ini bertujuan mengoptimalkan potensi lokal minyak kayu putih, yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk mentah, menjadi produk bernilai tambah. Dengan memperkenalkan teknik sederhana, seperti pencampuran bahan aktif (cineol) dan pengemasan roll-on, peserta pelatihan diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih praktis dan kompetitif.Metode pelatihan mencakup survei kebutuhan, transfer teknologi, dan pendampingan produksi. Selain itu, monitoring dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman, keterampilan teknis, serta antusiasme masyarakat dalam memproduksi dan memasarkan roll-on aromaterapi. Inovasi ini membantu diversifikasi pendapatan dan membuka peluang usaha berbasis produk turunan minyak kayu putih.Program ini menekankan pemberdayaan berbasis sumber daya lokal, dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan peningkatan ekonomi komunitas. Melalui pendekatan ini, petani diharapkan menjadi lebih mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MENGGAMBAR TEKNIK : MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN PEMAHAMAN MAHASISWA Yudha Adi Kusuma; Dyan Hatining Ayu Sudarni
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v11i1.11

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan bertujuan untuk meningkatkan mutu dalam proses pembelajaran bagi mahasiswa. Proses pembelajaran secara efektif dan efisien mempengaruhi kompetensi mahasiswa. Salah satu cara yang dapat digunakan melalui penggunaan modul ajar. Keberadaan modul ajar perlu adanya kajian pengembangan dengan menyesuaikan perubahan. Peran penting terhadap keberadaan modul ajar perlu adanya kajian sebagai bagian dalam proses perbaikan. Penelitian ini dibatasi terhadap pengembangan modul ajar menggambar teknik pada lingkup Fakultas Teknik, Universitas XYZ Madiun. Metode yang digunakan selama penelitian menggunakan pengembangan Model 4-D. Hasil pengembangan modul ajar menggambar teknik menunjukkan terjadi perubahan hasil belajar mahasiswa dengan perolehan ketuntasan mencapai 81,25 %. Nilai effect size dari penggunaan modul ajar diperoleh 1,89 masuk kategori tinggi sehingga berdampak signifikan terhadap capaian nilai yang diperoleh mahasiswa.
Comparison of Antioxidant Activity Testing of Rosemary Leaves Using the DPPH Method Ardian, Muhammad Nur; Wahyuningsih, Sri; Sudarni, Dyan Hatining Ayu
ALCHEMY:Journal of Chemistry Vol 13, No 2 (2025): ALCHEMY: JOURNAL OF CHEMISTRY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/al.v13i2.36316

Abstract

The ability of rosemary leaf extract to scavenge free radicals was tested using the DPPH method in this research. Rosemary leaves were selected based on their natural richness in antioxidant compounds such as polyphenols and flavonoids. The test results showed that the ethanol extract, ethyl acetate fraction, and n-hexane fraction all exhibited very strong antioxidant potential, with  values below 50 ppm. The ethanol extract was the most potent with an IC₅₀ of 23.98 ppm, followed by the ethyl acetate fraction with an  of 26.60 ppm and the n-hexane fraction with an  of 27.95 ppm. The superiority of the ethanol extract is attributed to its ability as an optimal polar solvent for dissolving phenolic compounds. These compounds play a crucial role in stabilizing free radicals through hydrogen/electron donation, as well as resonance mechanisms.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Bank Sampah melalui pendekatan lingkungan Bersih dan Sehat di Desa Jatirejo, Kabupaten Madiun Hidayati, Nasrul Rofiah; Sudarni, Dyan Hatining Ayu; Sunaryantiningsih, Ina; Kiswardianta, R. Bekti
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of household waste remains a major challenge in realizing a clean and healthy environment, especially in rural areas. Jatirejo Village, Madiun Regency, faces increasing household waste generation that has not been optimally managed due to a lack of public awareness and limitations in the integrated waste management system. This activity aims to empower the community in waste bank-based household waste management through a clean and healthy environment approach. The implementation method includes socialization and education about waste sorting, waste bank management training, operational assistance, and monitoring and evaluation of community participation. The results of the activity show an increase in public knowledge and awareness of the importance of waste management, increased household participation in waste sorting, and the establishment of a waste bank system that functions as a means of managing economically valuable waste. This program also contributes to efforts to reduce the burden of waste and create a cleaner, healthier, and more sustainable environment.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Kimia Chem Bio Draw dan Hyperchem Untuk Membangun Dasar Pemahaman Visual Struktur Senyawa Kimia Kepada Mahasiswa Universitas PGRI Madiun Trisnawati, Ade; Ayu Sudarni, Dyan Hatining; Kurniawan, Ahmad Misfa; Setiawan, Mohammad Arfi; Sani, Nabila Mutiara
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 1 (2026): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i1.1885

Abstract

Materi ikatan kimia merupakan salah satu materi yang penting untuk dipelajari oleh mahasiswa Teknik Kimia. Namun, mahasiswa seringkali menghadapi kesulitan dalam memahami struktur senyawa kimia. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan dalam menggambar struktur dan reaksi kimia, serta memprediksi sifat dan reaktivitas molekul. Selain itu, kurangnya keterampilan berbasis teknologi dalam bidang ini juga menjadi masalah. Aplikasi kimia seperti Chem Bio Draw dan Hyperchem sangat penting untuk memvisualisasikan, memanipulasi, dan menganalisis struktur senyawa kimia dengan presisi tinggi, namun banyak mahasiswa belum familiar dengan penggunaannya. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman visual mahasiswa terhadap struktur senyawa kimia dan membekali mereka dengan keterampilan menggunakan aplikasi Chem Bio Draw dan Hyperchem. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan mahasiswa Teknik Kimia dan Pendidikan Fisika yang telah menempuh mata kuliah Kimia Dasar. Pelatihan ini mencakup lima tahapan utama yaitu identifikasi masalah melalui pre-test, pengumpulan data, pengumpulan bahan materi, pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, serta evaluasi dengan post-test dan monitoring. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 15,3% peserta yang memiliki pemahaman awal tentang aplikasi Chem Bio Draw dan Hyperchem. Setelah sosialisasi dan pelatihan, terjadi peningkatan signifikan pada hasil post-test, di mana 71% peserta menunjukkan pemahaman yang baik mengenai aplikasi dan cara penggunaannya untuk mengolah data serta membuat permodelan molekul. Peningkatan pemahaman sebesar 56,5% dari pre-test ke post-test ini mengindikasikan bahwa kegiatan pelatihan efektif dalam meningkatkan wawasan dan kemampuan mahasiswa dalam penggunaan aplikasi kimia tersebut. Secara keseluruhan, pelatihan ini dapat membantu mahasiswa mengatasi kesulitan dalam pemahaman struktur senyawa kimia dan meningkatkan keterampilan mereka dalam menggambar, memprediksi sifat molekul, serta memanfaatkan teknologi dalam kimia. Kegiatan ini dapat menjadi model dasar untuk kegiatan serupa di masa mendatang.
Penguatan Pengetahuan Kimia Siswa MA Sakti Ngebel Ponorogo melalui Praktikum Kimia Berbasis Fun Chemistry Learning dalam Mendukung Pendidikan Berkualitas Ade Trisnawati; Sudarni, Dyan Hatining Ayu; Prasongko, Agung; Nisa, Halisa Khoirun; Berliansyah, Victora Aulian; Mukhorobin, Achmad Zakiy Afif; Yudhistira, Yansi Ferdiana
JPMNT JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT NIAN TANA Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/jpmnt.v4i1.1199

Abstract

MA Sakti Ngebel, a secondary education institution in Ngebel District, Ponorogo Regency, has excellent potential to develop more context-based chemistry learning. MA Sakti students have previously struggled to understand fundamental chemistry concepts, particularly in relating them to everyday phenomena. Students tend to memorize formulas without understanding the meanings and applications of the concepts. Therefore, an effort is needed to implement simple, applicable, and school-specific learning innovations. One relevant approach is the implementation of Fun Chemistry Learning based chemistry practicums. The purpose of this community service (PKM) activity is to strengthen the understanding of chemistry concepts at MA Sakti Ngebel Ponorogo through FCL-based chemistry practicums. The stages of this PKM activity are program socialization, training, implementation of FCL learning innovations, mentoring, evaluation, and program sustainability. The N-gain analysis of the pretest and posttest results indicates that the increase in students’ knowledge of chemistry concepts falls in the moderate range. The results of the overall satisfaction questionnaire showed that the lowest level of satisfaction was in the aspect of time management and events during the PKM activities (45% of students considered it very satisfactory), while the highest level of satisfaction was in the aspect of motivation to learn chemistry after the PKM activities and the effectiveness of the FCL training carried out (both of which 70% of students considered it very satisfactory).