Rawung, Maura
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBELAJARAN INOVATIF ABAD 21 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ginupit, Charles Edwin; Mamentu, Meike; Rawung, Maura
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8106

Abstract

PEMBELAJARAN INOVATIF ABAD 21 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Charles Edwin Ginupit1, Meike Mamentu2, Maura Rawung3 PENDIDIKAN PROFESI GURU UNIVERSITAS NEGERI MANADO ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah agar peserta didik dapat memaksimalkan pemerolehan pengetahuan dan ketrampilan. Pengetahuan itu meliputi pedagogi, konten, dan teknologi untuk meningkatkan kemampuan professional (Mishra & Koehler, 2012) atau TPACK. Pedagogi mengacu pada interaksi antara guru dan siswa dalam pengajaran yang keefektifannya bergantung pada strategi guru dalam pengembangan pelajaran, kemampuan peserta didik dan ketersediaan sumber daya. Pedagogi yang efektif menciptakan kegiatan otentik yang akan mengeluarkan hasil terbaik dari setiap pelajar dan membantu mereka meningkatkan pengalaman belajar mereka. Pengetahuan konten mengacu pada pengetahuan dan informasi yangdiajarkan guru dan yang dipelajari siswa dalam subjek atau area konten tertentu (The Glossary of Education Reform, 2016). Hal ini sangat penting dikuasai agar transfer pengetahuan tidak melenceng dari teori. Pengetahuan teknologi adalah pemilihan aplikasi pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Oakley (2020) menyebutkan bahwa ketiga pengetahuan ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan guna mendukung keprofesionalitasan guru dalam mengajar agar sejalan dengan pergeseran pendekatan, metode, dan strategi yang ada Kondisi dimana belum maksimalnya kompetensi TPACK guru di SMP Kristen Nafiri Manado menjadi salah satu masalah nyata yang diperlukan penyelesaiannya guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pembelajaran dan juga sumber daya manusia di era digital.Masih ada guru yang belum memiliki pembekalan pengetahuan yang cukup mengenai pemanfaatan aplikasi digital untuk pengajaran. Padahal, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, penerapan metode pembelajaran ini tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik akan tetapi juga meningkatkan softskills yang dituntut dalam kurikulum dengan kaitan relevansi antara suatu program pembelajaran dengan sasaran capaian pembelajaran atau learning outcome. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah konkrit untuk mengakomodasi permasalahan tersebut berupa penerapan penguatan TPACK melalui aplikasi GAFE atau Google Apps For Education bagi Guru dan Peserta didik. Kata Kunci: Pembelajaran Inovatif, Hasil Belajar Siswa INNOVATIVE LEARNING IN THE 21ST CENTURY TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES Charles Edwin Ginupit1, Meike Mamentu2, Maura Rawung3 MANADO STATE UNIVERSITY TEACHER PROFESSIONAL EDUCATION ABSTRACT The aim of this research is for students to maximize the acquisition of knowledge and skills. This knowledge includes pedagogy, content, and technology to enhance professional capabilities (Mishra & Koehler, 2012) or TPACK. Pedagogy refers to the interaction between teachers and students in teaching whose effectiveness depends on the teacher's strategy in developing learning, students' abilities and the availability of resources. Effective pedagogy creates authentic activities that will bring out the best in each learner and help them enhance their learning experience. Content knowledge refers to the knowledge and information that teachers teach and that students learn in a particular subject or content area (The Glossary of Education Reform, 2016). This is very important to master so that the transfer of knowledge does not deviate from theory. Technological knowledge is a choice of learning applications that can be used in learning. Oakley (2020) states that this third knowledge must continue to be developed and improved to support teacher professionalism in teaching so that it is in line with shifts in existing approaches, methods and strategies. The condition of teachers' TPACK competency not being optimal at Nafiri Christian Middle School, Manado, is a real problem that needs to be resolved in order to improve the quality and quantity of learning and human resources in the digital era. There are still teachers who do not have adequate knowledge regarding the use of digital applications for teaching. In fact, as explained above, the application of this learning method can not only improve students' cognitive, affective and psychomotor abilities but also improve the soft skills required in the curriculum by linking the relevance of a learning program to learning achievement or achievement goals. learning outcomes. Therefore, concrete steps are needed to accommodate these problems in the form of a TPACK enforcement policy through the GAFE application or Google Apps For Education for Teachers and Students. Keywords: Innovative Learning, Student Learning Outcomes
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 KABILA Ahmad, Juliana; Kawulur, Arie; Rawung, Maura; Makaliwe, Niny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8132

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilandasi dari hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kabila yang rendah. Kurangnya daya tarik siswa dalam pembelajaran merupakan salah satu yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kabila. Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain : manfaat praktis yakni dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan menjadi sarana penulis dalam mendalami teori-teori kependidikan, sedangkan manfaat teoritis menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan dan masukan bagi guru-guru Mata Pelajaran Produktif dalam rangka peningkatan kompetensi mengajar. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, pengumpulan data dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar dilakukan, sedangkan untuk menganalisis data yang di peroleh melalui perbandingan hasil yang diperoleh siswa di siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kabila sebanyak 36 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Kata Kunci : Problem Based Lerning (PBL), Hasi Belajar, IPS ABSTRACT This research is based on the low learning outcomes of social studies subjects in class VII of SMP Negeri 3 Kabila. Lack of student interest in learning is one of the causes of low student learning outcomes. The aim of this research is to determine the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model to improve the learning outcomes of class VII students at SMP Negeri 3 Kabila. The expected benefits of this research include: practical benefits, namely that it can serve as a reference for readers and become a means for writers to explore educational theories, while the theoretical benefits provide input for the Education Department and input for Productive Subject teachers in order to improve teaching competency. This research uses the Classroom Action Research Method, data collection is carried out after teaching and learning activities are carried out, while analyzing the data obtained through calculating the results obtained by students in cycle 1 and cycle 2. The population is all class VII students of SMP Negeri 3 Kabila as many as 36 students, the sample was taken from the entire population. Keywords: Problem Based Learning (PBL), Learning Results, Social Sciences
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING KELAS VIIA SMP NEGERI 3 WAMENA Pane, Serliyanti; Mamentu, Meike; Rawung, Maura
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8153

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran ekonomi di SMP Negeri 3 Wamena dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 3 Wamena yang berjumlah peserta didik. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Aktivitas peserta didik juga meningkat dalam bekerja mandiri maupun berkelompok. Peserta didik merespons positif penerapan model PBL yang dianggap menyenangkan dan memotivasi untuk belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran ekonomi di SMP Negeri 3 Wamena. Kata Kunci : Hasil Belajar, SMP Negeri 3 Wamena, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to increase the learning motivation of class VIII students in economics subjects at SMP Negeri 3 Wamena by implementing the Problem Based Learning (PBL) project-based learning model. The research method used was Classroom Action Research with the research subjects being students in class VIII at SMP Negeri 3 Wamena. The research was carried out in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing and reflecting. Data was collected through observation, interviews, field notes, and learning outcomes tests. Data was analyzed descriptively qualitatively. The research results show that the application of the PBL model can increase students' learning motivation. Student activity also increases in working independently and in groups. Students responded positively to the application of the PBL model which was considered fun and motivating to learn. Thus it can be concluded that the application of the PBL model can improve the learning outcomes of class XI students in economic subjects at SMP Negeri 3 Wamena. Keywords: Learning Outcomes, SMP Negeri 3 Wamena, Problem Based Learning
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PEAJARAN IPS EKONOMI DI SMP SATAP NEGERI 2 PARIGI BARAT ., Nurjanna; Mamentu, Meike; Rawung, Maura; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8165

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pengajaran. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain : manfaat praktis yakni dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan menjadi sarana penulis dalam memahami dan menerapkan model – model pembelajaran inovatif, sedangkan manfaat teoritis menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan dan masukan bagi guru-guru Mata Pelajaran dalam rangka peningkatan kompetensi guru dalam pengajaran dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, pengumpulan data dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar dilakukan, sedangkan untuk menganalisis data yang di peroleh melalui perbandingan hasil yang diperoleh siswa di siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas VIII SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat dengan jumlah 18 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Dari penelitian terhadap aspek-aspek tersebut, maka dapat di simpulkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning di SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat telah optimal, namun perlu adanya upaya peningkatan kualitas mengajar guru dengan terus mempelajari dan memahami serta mengaplikasikan model pembelajran inovatif dengan penguasan teori yang baik. Hal ini dapat dilakukan dengan upaya-upaya seperti pelatihan secara online mapun offline. Kata Kunci: Problem Based Learning, Hasil Belajar, Siswa ABSTRACT The purpose of this study was to determine the application of the Problem Based Learning Model can improve the learning outcomes of teaching students. The expected benefits of this research include: practical benefits, which can be a reference for readers and become a means for writers to understand and apply innovative learning models, while theoretical benefits are input for the Education Office and input for subject teachers in order to improve teacher competence in teaching and learning. This study uses Classroom Action Research Method, data collection is carried out after teaching and learning activities are carried out, while to analyze the data obtained through comparison of the results obtained by students in cycle 1 and cycle 2. The population is all students of class VIII SMP Satap Negeri 2 West Parigi with a total of 18 students, the sample is taken from the entire population. From the research on these aspects, it can be concluded that the application of the Problem Based Learning Model at SMP Satap Negeri 2 West Parigi has been optimal, but there needs to be an effort to improve the quality of teaching teachers by continuing to study and understand and apply innovative learning models with good theoretical knowledge. This can be done with efforts such as online and offline training. Keywords: ,Problem Based Learning, Learning Outcomes, Students
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS XI SMAN 1 BOLANGITANG TIMUR Suratinojo, Rahmad; Mamentu, Meike; Rawung, Maura; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8167

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalammata pelajaran ekonomi melalui model Problem Based Learning (PBL) pada kelas XI SMAN 1 Bolangitang Timur. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2022 dan 13 November 2022, di SMAN 1 Bolangitang Timur dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2022 - 2023 yang berjumlah 19 orang. Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pelajaran ekonomi kelas XI pada materi Penawaran dan Permintaan Uang. Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan terdiri dari 2 (siklus) siklus pertama terdiri dari dua observasi pembelajaran, masing- masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Penawaran dan Permintaan Uang pada sub tema Indeks Harga dan Inflansi. Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes dalam bentuk tes tertulis yang dilaksanakan pada akhir siklus 1 dan akhir siklus 2. Dan data hasil pengamatan dikumpulkan dengan teknik pengamatan (observasi). Observasi memungkinkan untuk mengetahui kesesuaian antara harapan dan kenyataan dari penelitian tindakan kelas. Observasi dilaksanakan secara komprehensif dalam kelas. Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku siswa waktu belajar, kegiatan diskusi siswa, partisipasi siswa dalam presentasi dan diskusi. Sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to describe the increase in students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) model in class XI of SMAN 1 East Bolangitang. This research was carried out in 2 cycles. Cycle 1 and cycle 2 consisted of research stages divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then continued to the next cycle. This research was carried out on October 12 2022 and November 13 2022, at SMAN 1 East Bolangitang with the research subjects being class XI students in the Economics subject for the 2022 - 2023 academic year, totaling 19 people. In this research, the teacher who acts as the author tries to apply the Problem Based Learning (PBL) learning model through class XI economics lessons on the material Supply and Demand for Money. The classroom action research that has been carried out consists of 2 (cycles). The first cycle consists of two learning observations, each cycle consisting of 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Actions in cycle I regarding the material Supply and Query of Money on the sub-theme Price Index and Inflation. The data collection technique for learning outcomes in this research was collected using test techniques in the form of written tests which were carried out at the end of cycle 1 and the end of cycle 2. And the observation data was collected using observation techniques (observation). Observation makes it possible to find out the balance between expectations and reality from classroom research actions. Observations are carried out comprehensively in class. Aspects in observation include: student behavior while studying, student discussion activities, student participation in presentations and discussions. So it can be clearly seen how students' activities are during the learning process. Keywords: Learning Motivation, Problem Based Learning
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS XI SMA N 62 MALUKU TENGAH Lessy, Sitti Hadidjah; Mamentu, Meike; Rawung, Maura
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8169

Abstract

ABSTRAKPada Penelitian tindakan kelas ini menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari Pra siklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari pra siklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5%. Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%.Kata Kunci : Minat belajar, Problem Based Learning ABSTRACTIn this classroom action research, the average value increased from pre-cycle 54.75 in cycle I to 79.25 and in cycle II to 88.25. The number of students who completed their studies also increased from the pre-cycle, there were only 3 students, in the first cycle there were 25 students and in the second cycle it increased again to 36 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, this increased to 62% and after the second lesson, students were given additional assignments at home, students who were able to master the learning material increased to 87.5%.Keywords: Interest in learning, Problem Based Learning
PEMBELAJARAN INOVATIF ABAD 21 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ginupit, Charles Edwin; Mamentu, Meike; Rawung, Maura
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8106

Abstract

PEMBELAJARAN INOVATIF ABAD 21 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Charles Edwin Ginupit1, Meike Mamentu2, Maura Rawung3 PENDIDIKAN PROFESI GURU UNIVERSITAS NEGERI MANADO ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah agar peserta didik dapat memaksimalkan pemerolehan pengetahuan dan ketrampilan. Pengetahuan itu meliputi pedagogi, konten, dan teknologi untuk meningkatkan kemampuan professional (Mishra & Koehler, 2012) atau TPACK. Pedagogi mengacu pada interaksi antara guru dan siswa dalam pengajaran yang keefektifannya bergantung pada strategi guru dalam pengembangan pelajaran, kemampuan peserta didik dan ketersediaan sumber daya. Pedagogi yang efektif menciptakan kegiatan otentik yang akan mengeluarkan hasil terbaik dari setiap pelajar dan membantu mereka meningkatkan pengalaman belajar mereka. Pengetahuan konten mengacu pada pengetahuan dan informasi yangdiajarkan guru dan yang dipelajari siswa dalam subjek atau area konten tertentu (The Glossary of Education Reform, 2016). Hal ini sangat penting dikuasai agar transfer pengetahuan tidak melenceng dari teori. Pengetahuan teknologi adalah pemilihan aplikasi pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Oakley (2020) menyebutkan bahwa ketiga pengetahuan ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan guna mendukung keprofesionalitasan guru dalam mengajar agar sejalan dengan pergeseran pendekatan, metode, dan strategi yang ada Kondisi dimana belum maksimalnya kompetensi TPACK guru di SMP Kristen Nafiri Manado menjadi salah satu masalah nyata yang diperlukan penyelesaiannya guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pembelajaran dan juga sumber daya manusia di era digital.Masih ada guru yang belum memiliki pembekalan pengetahuan yang cukup mengenai pemanfaatan aplikasi digital untuk pengajaran. Padahal, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, penerapan metode pembelajaran ini tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik akan tetapi juga meningkatkan softskills yang dituntut dalam kurikulum dengan kaitan relevansi antara suatu program pembelajaran dengan sasaran capaian pembelajaran atau learning outcome. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah konkrit untuk mengakomodasi permasalahan tersebut berupa penerapan penguatan TPACK melalui aplikasi GAFE atau Google Apps For Education bagi Guru dan Peserta didik. Kata Kunci: Pembelajaran Inovatif, Hasil Belajar Siswa INNOVATIVE LEARNING IN THE 21ST CENTURY TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES Charles Edwin Ginupit1, Meike Mamentu2, Maura Rawung3 MANADO STATE UNIVERSITY TEACHER PROFESSIONAL EDUCATION ABSTRACT The aim of this research is for students to maximize the acquisition of knowledge and skills. This knowledge includes pedagogy, content, and technology to enhance professional capabilities (Mishra & Koehler, 2012) or TPACK. Pedagogy refers to the interaction between teachers and students in teaching whose effectiveness depends on the teacher's strategy in developing learning, students' abilities and the availability of resources. Effective pedagogy creates authentic activities that will bring out the best in each learner and help them enhance their learning experience. Content knowledge refers to the knowledge and information that teachers teach and that students learn in a particular subject or content area (The Glossary of Education Reform, 2016). This is very important to master so that the transfer of knowledge does not deviate from theory. Technological knowledge is a choice of learning applications that can be used in learning. Oakley (2020) states that this third knowledge must continue to be developed and improved to support teacher professionalism in teaching so that it is in line with shifts in existing approaches, methods and strategies. The condition of teachers' TPACK competency not being optimal at Nafiri Christian Middle School, Manado, is a real problem that needs to be resolved in order to improve the quality and quantity of learning and human resources in the digital era. There are still teachers who do not have adequate knowledge regarding the use of digital applications for teaching. In fact, as explained above, the application of this learning method can not only improve students' cognitive, affective and psychomotor abilities but also improve the soft skills required in the curriculum by linking the relevance of a learning program to learning achievement or achievement goals. learning outcomes. Therefore, concrete steps are needed to accommodate these problems in the form of a TPACK enforcement policy through the GAFE application or Google Apps For Education for Teachers and Students. Keywords: Innovative Learning, Student Learning Outcomes
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 KABILA Ahmad, Juliana; Kawulur, Arie; Rawung, Maura; Makaliwe, Niny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8132

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilandasi dari hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kabila yang rendah. Kurangnya daya tarik siswa dalam pembelajaran merupakan salah satu yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kabila. Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain : manfaat praktis yakni dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan menjadi sarana penulis dalam mendalami teori-teori kependidikan, sedangkan manfaat teoritis menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan dan masukan bagi guru-guru Mata Pelajaran Produktif dalam rangka peningkatan kompetensi mengajar. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, pengumpulan data dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar dilakukan, sedangkan untuk menganalisis data yang di peroleh melalui perbandingan hasil yang diperoleh siswa di siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kabila sebanyak 36 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Kata Kunci : Problem Based Lerning (PBL), Hasi Belajar, IPS ABSTRACT This research is based on the low learning outcomes of social studies subjects in class VII of SMP Negeri 3 Kabila. Lack of student interest in learning is one of the causes of low student learning outcomes. The aim of this research is to determine the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model to improve the learning outcomes of class VII students at SMP Negeri 3 Kabila. The expected benefits of this research include: practical benefits, namely that it can serve as a reference for readers and become a means for writers to explore educational theories, while the theoretical benefits provide input for the Education Department and input for Productive Subject teachers in order to improve teaching competency. This research uses the Classroom Action Research Method, data collection is carried out after teaching and learning activities are carried out, while analyzing the data obtained through calculating the results obtained by students in cycle 1 and cycle 2. The population is all class VII students of SMP Negeri 3 Kabila as many as 36 students, the sample was taken from the entire population. Keywords: Problem Based Learning (PBL), Learning Results, Social Sciences
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING KELAS VIIA SMP NEGERI 3 WAMENA Pane, Serliyanti; Mamentu, Meike; Rawung, Maura
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8153

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran ekonomi di SMP Negeri 3 Wamena dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 3 Wamena yang berjumlah peserta didik. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Aktivitas peserta didik juga meningkat dalam bekerja mandiri maupun berkelompok. Peserta didik merespons positif penerapan model PBL yang dianggap menyenangkan dan memotivasi untuk belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran ekonomi di SMP Negeri 3 Wamena. Kata Kunci : Hasil Belajar, SMP Negeri 3 Wamena, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to increase the learning motivation of class VIII students in economics subjects at SMP Negeri 3 Wamena by implementing the Problem Based Learning (PBL) project-based learning model. The research method used was Classroom Action Research with the research subjects being students in class VIII at SMP Negeri 3 Wamena. The research was carried out in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing and reflecting. Data was collected through observation, interviews, field notes, and learning outcomes tests. Data was analyzed descriptively qualitatively. The research results show that the application of the PBL model can increase students' learning motivation. Student activity also increases in working independently and in groups. Students responded positively to the application of the PBL model which was considered fun and motivating to learn. Thus it can be concluded that the application of the PBL model can improve the learning outcomes of class XI students in economic subjects at SMP Negeri 3 Wamena. Keywords: Learning Outcomes, SMP Negeri 3 Wamena, Problem Based Learning
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PEAJARAN IPS EKONOMI DI SMP SATAP NEGERI 2 PARIGI BARAT ., Nurjanna; Mamentu, Meike; Rawung, Maura; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8165

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pengajaran. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain : manfaat praktis yakni dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan menjadi sarana penulis dalam memahami dan menerapkan model – model pembelajaran inovatif, sedangkan manfaat teoritis menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan dan masukan bagi guru-guru Mata Pelajaran dalam rangka peningkatan kompetensi guru dalam pengajaran dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, pengumpulan data dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar dilakukan, sedangkan untuk menganalisis data yang di peroleh melalui perbandingan hasil yang diperoleh siswa di siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas VIII SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat dengan jumlah 18 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Dari penelitian terhadap aspek-aspek tersebut, maka dapat di simpulkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning di SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat telah optimal, namun perlu adanya upaya peningkatan kualitas mengajar guru dengan terus mempelajari dan memahami serta mengaplikasikan model pembelajran inovatif dengan penguasan teori yang baik. Hal ini dapat dilakukan dengan upaya-upaya seperti pelatihan secara online mapun offline. Kata Kunci: Problem Based Learning, Hasil Belajar, Siswa ABSTRACT The purpose of this study was to determine the application of the Problem Based Learning Model can improve the learning outcomes of teaching students. The expected benefits of this research include: practical benefits, which can be a reference for readers and become a means for writers to understand and apply innovative learning models, while theoretical benefits are input for the Education Office and input for subject teachers in order to improve teacher competence in teaching and learning. This study uses Classroom Action Research Method, data collection is carried out after teaching and learning activities are carried out, while to analyze the data obtained through comparison of the results obtained by students in cycle 1 and cycle 2. The population is all students of class VIII SMP Satap Negeri 2 West Parigi with a total of 18 students, the sample is taken from the entire population. From the research on these aspects, it can be concluded that the application of the Problem Based Learning Model at SMP Satap Negeri 2 West Parigi has been optimal, but there needs to be an effort to improve the quality of teaching teachers by continuing to study and understand and apply innovative learning models with good theoretical knowledge. This can be done with efforts such as online and offline training. Keywords: ,Problem Based Learning, Learning Outcomes, Students