Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN SAMPSAH YANG BAIK DI DESA DOLOK GODANG : PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN SAMPSAH YANG BAIK DI DESA DOLOK GODANG Napitupulu, Natar Fitri; Napitupulu, Mastiur; Adli Simamora , Asnil; Suryani Sagala, Nanda; Mario Harahap, Eky; Sujoko, Edy; Insan, Hafni Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Dolok Godang merupakan salah satu desa di kecamatan Angkola Selatan dengan pengelolaan sampah yang kurang baik. Tidak tersedianya tempat pembuangan sampah serta kurangnya pemahaman masyarakat terkait Pengelolaan sampah yang tepat. Hal tersebut terlihat dari kebiasaan Masyarakat di lingkungan desa Dolok Godang membuang sampah belum pada tempat yang tepat bahkan belum ada tempat pembuangan sampah yang tersedia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk memberikan pengetahuan dan informasi serta pendampingan terhadap pentingnya tidak membuang sampah sembarangan dan sanitasi di lingkungan rumah tangga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dan sosialisasi terkait pembuangan sampah yang di rancang dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan jumlah peserta adalah 25 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat dalam pengolaan sampan rumah tangga, tersedianya tempat pembuangan sampah sehingga Masyarakat tidak membuang sampah sembarangan di lingkungan rumah tangga menjadi baik yang menciptakan lingkungan rumah tangga yang bersih dan sehat. Kata kunci : Pengelolaan sampah, Pendampingan, Masyarakat Dolok Godang
PENINGKATAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK DENGAN TERAPI SENI MEWARNAI PADA LANSIA DI PONDOK LANJUT USIA MA’ARIF MUSLIMIN PADANGSIDIMPUAN : PENINGKATAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK DENGAN TERAPI SENI MEWARNAI PADA LANSIA DI PONDOK LANJUT USIA MA’ARIF MUSLIMIN PADANGSIDIMPUAN Napitupulu, Natar Fitri; Napitupulu, Mastiur; Khoiriyah Siregar, Miftahul; Suryani Sagala, Nanda; Mario Harahap, Eky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1959

Abstract

ABSTRAK Seiring bertambahnya usia maka peningkatan prevalensi penyakit tidak menular merupakan faktor penyebab penurunan fungsi kognitif, motorik, perasaan dan sosial. Berdasarkan hal ini lansia memerlukan pendampingan untuk melatih agar kreatifitas lansia tetap terjaga, supaya perubahan kognitif, motorik dan perubahan sosoial lambat untuk dialami lansia. Intervensi yang dapat dilakukan adalah terapi aktivitas kelompok dengan pendekatan seni mewarnai. Manfaat dari terapi seni mewarnai dapat membantu lansia mengekpresikan diri, meningkatkan koping individu, mengelola stress serta memperkuat rasa percaya diri. Lansia yang tinggal di pondok Ma’arif Muslimin Padangsidimpuan beberapa menyatakan mengalami kecemasan, rasa bosan dan stress akibat penyakit yang diderita seperti hipertensi yang membuat lansia harus mentaati pengobatan dan pengelolaan makan yang bisa menyebakan peningkatan tekanan darah. Metode yang digunakan dalam pemecahan masalah yang dialami oleh lansia yaitu dengan mengadakan pelatihan pendampingan terapi aktivitas kelompok dengan terapi seni mewarnai di pondok Ma’arif. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat 29 Desember 2024 dengan 25 lansia. Hasil dari kegiatan pendampingan terapi aktivitas kelompok terapi seni menggambar dan mewarnai menunjukkan para lansia terlihat bergembira, bahagia serta mampu mengekpresikan perasan saat menceritakan hasil menggambar dan mewarnai kepada teman dalam kelompok. Kata kunci : Terapi Aktivitas Kelompok, Seni Mewarnai, Lansia
PUSKESMAS PIJORKOLING SEBAGAI PELAKSANA STUDI KUALITATIF PERAN TOKOH AGAMA DALAM LITERASI ASI EKSKLUSIF DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PADANGSIDEMPUAN: PUSKESMAS PIJORKOLING SEBAGAI PELAKSANA STUDI KUALITATIF PERAN TOKOH AGAMA DALAM LITERASI ASI EKSKLUSIF DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PADANGSIDEMPUAN Napitupulu, Natar Fitri; Royani Siregar , Hotma; Tua Siregar, Ganti; Harahap, Herawati; Adelina Harahap, Mei; Efendi Hasibuan, Zainal; Pandia, Ruslayni; Mario Harahap, Eky; Sari , Elpiana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2330

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Salah satu upaya pencegahan yang terbukti efektif adalah pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, rendahnya literasi kesehatan, faktor sosial budaya, serta keterbatasan dukungan keluarga menjadi kendala dalam penerapan ASI eksklusif. Dalam konteks ini, keterlibatan tokoh agama penting karena memiliki pengaruh besar dalam memberikan edukasi berbasis nilai keagamaan yang mudah diterima masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilaksanakan oleh Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan dengan tujuan mengeksplorasi peran tokoh agama dalam literasi ASI eksklusif dan pencegahan stunting. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tokoh agama Islam Dan Nasrani, serta tenaga kesehatan. Jumlah partisipan dalam penelitian ini delapan orang. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan Dan di sajikan dalam bentuk narasi. Hasil: Penelitian menghasilkan Lima tema yaitu:1) Peran Puskesmas sebagai pelaksana program kesehatan; 2) Kontribusi Tokoh Agama dalam Literasi kesehatan; 3) Literasi ASI eksklusif pada calon ibu; 4) Pencegahan stunting berbasis komunitas; 5) Percepatan penurunan stunting di Kota Padangsidempuan. Kesimpulan: keterlibatan tokoh agama merupakan strategi efektif yang dapat dimanfaatkan oleh Puskesmas dalam memperkuat literasi kesehatan masyarakat. Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan tokoh agama perlu ditingkatkan untuk mempercepat pencapaian target pencegahan stunting melalui penguatan praktik ASI eksklusif. Kata kunci : Puskesmas; Tokoh agama; ASI eksklusif; stunting; literasi kesehatan