p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Techno Bahari
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Baterai Estimator Pada Kendaraan Listrik Dengan Metode Fuzzy Logic Muhammad Furqon; Nofan Dwi Cahya Ramadhani; Achmad Afandi; Bayu Praharsena; A Labib Fardany; Ahmad Mustofa
Techno Bahari Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/tb.v12i1.345

Abstract

Baterai adalah komponen utama kendaraan listrik yang penting untuk kinerja optimal dan keamanan. Penelitian ini mengembangkan sistem estimasi kapasitas baterai menggunakan metode Fuzzy Logic Sugeno dengan input tegangan dan arus, serta output berupa remaining time (sisa waktu). Implementasi dilakukan pada platform Arduino dan dibandingkan dengan simulasi MATLAB. Data dari kedua platform, Arduino dan MATLAB, dianalisis untuk mengevaluasi keakuratan dan konsistensi hasil estimasi. Sistem ini juga dilengkapi dengan sensor GPS untuk mengetahui titik koordinat kendaraan listrik, meskipun data ini tidak digunakan dalam proses estimasi kapasitas baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Logic Sugeno memberikan estimasi remaining time baterai yang akurat. Perbandingan hasil estimasi antara Arduino dan simulasi MATLAB menunjukkan konsistensi, meskipun terdapat perbedaan kecil akibat perbedaan implementasi dan lingkungan eksekusi. Dengan demikian, sistem ini dapat diandalkan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional kendaraan listrik.
Alat Sortir Telur Ayam Berbasis Multisensor Achmad Afandi; Dimas Fahri; Norma Mahmudah; Apriliya Wulandari; Muhammad Furqon; Safin Annaji
Techno Bahari Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/tb.v12i1.351

Abstract

Penentuan kualitas telur secara akurat sangat penting dalam industri. Sebuah Iindustri peternakan ayam di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur masih dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia yang memiliki banyak kelemahan diantaranya adalah tingkat ketelitian yang rendah, waktu sortir yang lama serta resiko telur terjatuh atau terinjak manusia. Untuk itu penelitian ini merancang mesin sortir telur menggunakan sensor Light Dependent Resistor (LDR) dan sensor load cell. Mesin sortir telur pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observatif. Telur dikategorikan kedalam telur baik dan buruk. Sensor LDR mendeteksi intensitas cahaya untuk menilai kualitas berdasarkan transparansi cangkang, sedangkan sensor loadc ell juga digunakan mengukur berat telur yang juga menjadi parameter penting dalam proses klasifikasi. Sistem ini menggunakan mikrokontroler untuk mengolah data dari kedua sensor tersebut untuk proses sortasi menjadi kategori baik, busuk, kecil, sedang, dan besar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pembacaan sensor LDR memiliki nilai error sebesar 0,91% dan loadcell sebesar 0,01% sehingga dapat disimpulkan ketelitian proses sortasi telur pada penelitian ini memiliki akurasi yang tinggi.
Electrolysis Using Magnesium and Copper Electrodes: A Study of Voltage, Current, and Light Intensity Achmad Afandi; Ulika Trijoga Putrawardana; Amarullah; Ulil Masruroh; Yoga Kriswahyudi; Muhammad Furqon
Techno Bahari Vol. 12 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/tb.v12i2.402

Abstract

This research aims to develop a lighting system that utilizes seawater as an electrical energy source through the electrolysis process. Two metals, copper and magnesium, are used as electrodes that generate DC voltage when immersed in seawater. The output voltage from this process is relatively low, so a boost converter circuit is employed to increase the voltage level sufficiently to power a lamp. The converter circuit is designed using electronic components such as an inductor, diode, capacitor, and transistor to regulate and stabilize the output voltage. The experimental results show that the system can produce up to 5 watts of power and successfully illuminate a lamp with optimal brightness. This study demonstrates that combining seawater electrolysis with an electronic voltage-boosting circuit can serve as a simple and effective renewable energy alternative, particularly for coastal areas that are not yet connected to conventional electricity networks.