Disa Fide Kasoa
Universitas Mahaputra Muhammad Yamin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Biologis pada Perusahaan Perkebunan: Tinjauan Keselarasan Antara PSAK 69 dan Konsep Dasar Teori Akuntansi Witra Maison; Etsa Fahimah; Winda Yanti; Elvina Indriati; Disa Fide Kasoa
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2026): FEBRUARI-JULI
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/djxrqx85

Abstract

The implementation of PSAK 69, which is based on fair value, has introduced a new paradigm in the reporting of biological assets in Indonesia’s plantation sector; however, this has sparked in-depth discussion from the perspective of conceptual accounting theory. This study aims to analyze the accounting treatment of biological assets at Indonesian oil palm plantation companies and to evaluate the alignment of these practices with the structure and fundamental concepts of accounting theory. This study employs a descriptive qualitative method using a literature review approach and an analysis of the annual reports of PT Astra Agro Lestari Tbk and PT Salim Ivomas Pratama Tbk for the fiscal year 2025. The results show that both companies have applied fair value measurement for agricultural products in accordance with PSAK 69, using the discounted cash flow (DCF) model with discount rates ranging from 8.86% to 9.71% in SIMP. However, the objectivity of these estimates is challenged by the volatility of global commodity prices. In conclusion, the practice of recognizing and measuring biological assets based on fair value is highly relevant in reflecting current economic realities; however, it theoretically conflicts with the principles of historical cost and conservatism in basic accounting theory, as it results in significant volatility in non-cash earnings.
Analisis Rasio Keuangan Daerah dalam Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Solok, Kota Padang, dan Kota Payakumbuh Tahun 2023–2024 Siska Yulia Defitri; Elsa Febri Almina; Aulia Nanda Putri; Disa Fide Kasoa; Chintia Devina Hamdi; Lili Wahyuni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja keuangan pemerintah daerah merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kemampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya keuangan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Penilaian tersebut dapat dilakukan melalui analisis rasio keuangan yang bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) sehingga mampu menggambarkan kondisi keuangan daerah dan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Pemerintah Kota Solok, Kota Padang, dan Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2023–2024 menggunakan rasio kemandirian, rasio efektivitas, dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran yang diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan pemerintah daerah terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing pemerintah daerah memiliki tingkat kinerja keuangan yang berbeda pada setiap rasio, yang mencerminkan adanya perbedaan kemampuan dalam mengelola pendapatan dan belanja daerah. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan serta mengalokasikan belanja secara efektif dan efisien. Dengan demikian, analisis rasio keuangan dapat digunakan sebagai alat evaluasi untuk menilai kinerja keuangan pemerintah daerah sekaligus menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah pada periode berikutnya.